• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3035 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3008 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2984 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2990 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2986 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Bentuk Berubah Total, Revitalisasi Masjid Tertua di Pekanbaru Diprotes

Redaksi Radarpku

Senin, 22 Juni 2015 02:39:33 WIB
Cetak
Bentuk Berubah Total, Revitalisasi Masjid Tertua di Pekanbaru Diprotes
Masjid Raya Pekanbaru yang dibangun pada masa Kesultanan Siak pada abad 18

RADARPEKANBARU.COM-Masjid Raya Pekanbaru yang dibangun pada masa Kesultanan Siak pada abad 18 direvitalisasi. Bangunan lama dihilangkan. Ada yang protes, masih pantaskah masjid itu disebut bersejarah?

Masjid itu terletak di Kecamatan Senapelan, hanya berjarak sekitar 100 meter dari tepi sungai Siak. Masjid ini dibangun semasa kesultanan Siak pada raja ke-4 dan ke-5 antara tahun 1760 hingga 1866.

Dulu, masjid ini memang pernah dipugar beberapa kali. Namun tidak total. Nah, sejak sejak tahun 2011, masjid dipugar habis-habisan. Tidak menyisakan bentuk bangunan lamanya. Fisik masjid secara nyata rata dengan tanah. Tersisa hanya empat pilar berdiri di tengah bangunan masjid yang baru sekarang ini.

Empat tahun sudah berjalan. Bangunan masjid yang menjadi lantai dua ini tak kunjung selesai. Anggaran tak hanya tersedot untuk pembagunan, tapi juga ganti rugi lahan sepanjang masjid sampai ke tepi sungai Siak.

Di sebelah kanan bangunan masjid, sampai kini masih berdiri kuburan Sultan Siak ke-4 dan ke-5. Lahan pekuburan keluarga sultan itu sendiri telah lama ditetapkan menjadi cagar budaya yang seyogyanya sekaligus bangunan masjid yang lama.

"Ini yang amat kita sayangkan, mengapa bangunan masjid yang lama justru dipugar habis menjadi bangunan masjid yang baru. Ini sama saja menghilangkan bukti sejarah penting bahwa dulunya masjid tersebut merupakan masjid pertama di Pekanbaru," kata Pemerhati Cagar Budaya Riau, Dendi Gustiawan, Minggu (21/6/2015).

Jika dulunya bangunan masjid bergaya arsitektur Melayu, kini bangunan masjid jauh berbeda bentuknya.

Ketua Revitalisasi Masjid Raya Pekanbaru, Nasrun Effendi, saat dihubungi detikcom, Minggu (21/6/2015), menyebutkan, pembangunan masjid raya untuk menghidupkan kembali kejayaan masa lalu. Dana yang dibutuhkan hingga bangunan selesai dengan sarana penunjang lainnya sekitar Rp 120 miliar.

"Karena sudah lapuk makanya masjid kita bangun yang baru," kata Nasrun.

Pembangunan dimulai sejak tahun 2011 hingga 2013. Nasrun mengaku lupa jumlah yang telah digunakan. Yang jelas, proyek ditangani Dinas PU Pemprov Riau dan total dana yang dibutuhkan mencapai Rp 120 miliar.

Nasrun menyebutkan, tim revitalisasi berdasarkan SK dari Pemprov Riau. "Tim revitalisasi sejalan dengan Pemprov Riau namun tidak melibatkan pengurus masjid raya. Karena kita dengan pengurus masjid berbeda fungsi dan tugasnya," kata Nasrun.

Hingga saat ini, proses revitalisasi masih berlangsung. Nasrun belum bisa memastikan kapan proyek itu selesai.

Kata Pengurus Masjid, Turis Kecewa Masjid Raya Pekanbaru Dirombak

Masjid Raya Pekanbaru sejak dulu sudah tersohor sampai ke manca negara, terutama Malaysia dan Singapura. Namun kini, turis asing kecewa karena masjid direvitalisasi sehingga bangunan lama hilang.

Masjid Raya dikenal sebagai masjid bersejarah karena diperkirakan dibangun abad ke 18 semasa kesultanan Siak ke-4 dan ke-5. Masjid itu merupakan gotong royong warga di Kecamatan Senapelan, dulu bernama Pekanbaru.

Karena itu juga, di sebelah kanan masjid kini masih terdapat makam para sultan, panglima, dan keluarga besarnya. Kawasan makam raja ini bagian dari cagar budaya. Dan sebenarnya, Masjid Raya juga bagian dari kesatuan cagar budaya itu sendiri.

Kini, bangunan masjid tersebut tak lagi ada. Bangunan utama telah dirobohkan. Banyak masyarakat kecewa, karena bentuk masjid yang sekarang tak lagi merupakan bangunan sedia kala.

Saban tahun, turis dari kedua negara tetangga, selalu menyempatkan untuk melihat masjid bersejarah ini. Apalagi, kesultanan Siak dari raja pertama merupakan keturunan dari kerajaan Melaka, Malaysia.

Sehingga hubungan batin, jauh sebelum kemerdekaan sudah sangat dekat dengan Malaysia. Tak guna heran, turis Malaysia bila mampir sejenak ke Pekanbaru pasti akan menyempatkan untuk melihat bukti sejarah masjid tertua yang dibangun semasa kesultanan ke empat dan kelima itu.

Menurut Wakil Ketua Pengurus Masjid Raya Pekanbaru, Pangadilan Nasution (63), kini banyak turis asal Malaysia yang kecewa. Karena mereka melihat bahwa bangunan masjid yang sekarang bukanlah bangunan lama.

"Kadang turis datang ke mari bertanya dimana masjid yang dibangun sultan Siak. Saya hanya menjawab, hanya tersisa pilar yang ada di dalam bangunan masjid," kata P Nasuiton.

Setelah dijelaskan, para turis tersebut merasa kecewa. Karena yang ingin mereka lihat adalah bangunan aslinya, bukan bangunan yang sekarang.

"Kalau bangunan masjid yang baru, di tempat kami jauh lebih bagus dari masjid ini. Kami datang kemari ingin melihat aslinya bangunan masjid sultan. Itulah komentar para turis kalau datang ke sini," kata Pangadilan.

Selaku pengurus masjid, menurut Pangadilan, mereka tidak pernah dilibatkan soal revitalisasi tersebut. Sebab, urusan revitalisasi ditangani Pemprov Riau.

"Kami pengurus masjid sama sekali tak terlibat soal pembangunan masjid. Tugas kami untuk memakmurkan masjid. Banyak turis kecewa melihat kondisi Masjid Raya sekarang, karena dianggap sudah menghilangkan bukti sejarah," kata Pangadilan.

"Kami tidak tahu menahu soal revitalisasi itu," kata Pangadilan.


(cha/try/dtc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:52:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dosa yang terus-menerus dilakuk.

Dakwatuna

Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama

Senin, 20 Juli 2026 - 10:36:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Anggapan bahwa bulan.

Dakwatuna

Manusia Penghuni Surga Menurut Rasulullah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:20:33 WIB

RADARPEKANBARU..COM - Rasulullah SAW dalam berbagai .

Dakwatuna

Kunci Surga Menurut Hadits Nabi: Syahadat dan Sholat

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14:48 WIB

Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan kunci.

Dakwatuna

Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:51:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya salah satu kebutuh.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia?

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:08:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
21 Juli 2026
BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
21 Juli 2026
Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
21 Juli 2026
Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
21 Juli 2026
Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum
21 Juli 2026
Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
21 Juli 2026
Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota
20 Juli 2026
Operasi Pasar Murah Pekan Ini Hadir di Kampar, Pekanbaru dan Dumai
20 Juli 2026
Pemprov Riau Akhirnya Buka Lagi Program Penghapusan Denda PKB, Hanya Berlaku di Bulan Agustus
20 Juli 2026
Agung Nugroho Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin IMI Riau Periode Keempat
20 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 SDN 127 Pekanbaru Hanya Terima 4 Siswa Baru, DPRD Panggil Disdik Cari Penyebab
  • 2 BK DPRD Riau Mulai Usut Kisruh Banggar, Parisman dan Eet Dipanggil
  • 3 Dalam Pledoi Dani Minta Maaf kepada Masyarakat Riau, Sebut Hanya Jalankan Perintah Gubernur
  • 4 Dosa Mengeraskan Hati Hingga Hitam Pekat, Hilang Sudah Kenikmatan Beribadah
  • 5 Kejagung Harus Tangkap Febrie Adriansyah Demi Marwah Penegakan Hukum
  • 6 Harga Minyak Dunia Naik, Pasar Bertaruh pada Negosiasi Baru AS-Iran
  • 7 Tindakan Nyata Kendalikan Inflasi dan Pemenuhan kebutuhan Sembako, Bupati Kampar Buka Pasar Murah di Kecamatan Bangkinang Kota

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com