<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://radarpekanbaru.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://radarpekanbaru.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Kualitas Udara Memburuk, Disdik Riau Terapkan PJJ Bagi SMA Sederajat di Pekanbaru</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28164/kualitas-udara-memburuk-disdik-riau-terapkan-pjj-bagi-sma-sederajat-di-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa SMA atau SMK di Kota Pekanbaru. Hal tersebut mempertimbangkan kualitas udara yang tercatat berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu (16/9/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Erisman Yahya menyebutkan sistem belajar ini berlaku mulai hari ini hingga Jumat, 18 September mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Berlaku 3 hari. Mulai hari ini sampai Jumat. Jadi anak&#45;anak SMA sederajat di Pekanbaru akan kembali sekolah tatap muka pada Senin mendatang, dengan tetap melihat perkembangan kualitas udara,&quot; kata Erisman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara untuk kegiatan belajar mengajar pada kabupaten kota lainnya, dikatakan Erisman, kebijakan tersebut dapat diterapkan dengan mempertimbangkan Surat Edaran Gubernur Riau, nomor: 100.3.4/17/SETDA/2026 tanggal 24 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dijelaskan, kebijakan SMA/SMK/SLB untuk melakukan PJJ dapat disesuaikan dengan Kebijakan yang diberikan oleh Kepala Daerah kabupaten kota serta dengan mempelajari data yang diberikan oleh lembaga seperti BMKG mengenai keadaan kondisi kualitas udara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Penyesuaian yang mengikuti kebijakan kabupaten kota ini diambil dikarenakan kondisi daerah tidak selalu sama di seluruh wilayah Provinsi Riau. Sehingga kebijakan harus disesuaikan dengan kondisi kualitas udara pada lokasi daerah masing&#45;masing,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dikatakan Erisman, bagi satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB Negeri dan Swasta di Provinsi Riau yang tetap melaksanakan metode pembelajaran tatap muka agar mengimbau Peserta Didik untuk menggunakan Alat Pelindung Pernapasan seperti masker dan alat lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami juga mengimbau agar menjaga kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh dengan&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan istirahat dan mengkonsumsi air minum yang cukup. Apabila terdapat keperluan mendesak yang mengharuskan melakukan aktivitas luar ruangan agar dapat dilengkapi dengan Alat Pelindung Pernapasan seperti masker dan alat lainnya,&quot; pungkasnya.(mcr)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/17785400264-whatsapp_image_2026-09-17_at_08.jpeg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:50:17 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28164/kualitas-udara-memburuk-disdik-riau-terapkan-pjj-bagi-sma-sederajat-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Pemkab Kampar Turun ke Lokasi Sekolah Berdinding Triplek, Janjikan Ditangani di APBD&#45;P</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28163/pemkab-kampar-turun-ke-lokasi-sekolah-berdinding-triplek-janjikan-ditangani-di-apbdp</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Setelah viral di media sosial, Pemerintah Kabupaten Kampar langsung turun ke Sekolah Jarak Jauh SD Negeri 007 Tapung yang kondisinya memprihatinkan, Rabu (16/9/2029).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya viral di media sosial sebuah bangunan sekolah dasar yang memprihatinkan. Bagaimana tidak banguna sekolah ini hanya berdinding triplek, tanpa plafon dan tanpa fasilitas penunjang proses belajar mengajar yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebuah video yang beredar di media sosial itu seorang perempuan mengaku bernama Romawati, guru sekolah jauh dari SD Negeri 007 Tapung. Dalam video itu Roma menceritakan kondisi sekolahnya yang kondisinya cukup memprihatinkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari video terlihat sebuah bangunan sekolah yang sangat sederhana, terdiri dari tiga ruang belajar itu tampak hanya berdinding triplek. Di bagian dalam tidak ada plafon dan kelihatan jelas begitu sederhananya sekolah ini. Ia minta perhatian semua pihak agar sekolah ini layak dijadikan tempat menuntut ilmu bagi generasi mendatang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut informasi yang dirangkum ada Rabu (16/9/2026), sekolah ini merupakan sekolah jauh dari SDN 007 dan letaknya cukup jauh dari perkampungan yang dihuni mayoritas masyarakat Desa Sungai Ogung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekolah Jauh ini menurut informasi telah berdiri sejak 22 tahun silam. Pihak guru di sekolah itu sudah sering menyampaikan proposal usulan, tapi tak kunjung ada perhatian. Hanya ada tiga orang guru yang bertugas di sana, termasuk Romawati. Merekapun belum berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Video memang baru beredar, namun mampu menyedot perhatian publik dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kampar, khususnya di Tapung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Respon Disdikpora&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Diadikpora) Kabupaten Kampar Helmi &amp;nbsp;menjelaskan bahwa sekolah tersebut benar merupakan Sekolah Jauh SD 007 Tapung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Helmi, pihaknya telah menurunkan konsultan dinas ke sekolah tersebut pada Rabu (16/9/2026). “Insya Allah di APBD Perubahan kami tangani,” cakap Helmi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, sekolah tersebut merupakan kelas jauh di perkebunan kelapa&amp;nbsp; sawit yang jaraknya sekira 17 kilometer dari sekolah induk. Karena sekolah induknya jauh dari pemukiman mereka maka dibuatlah sekolah jauh ini. “Sekolah induknya bagus,” beber Helmi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari foto yang dikirimkan Plt Kadisdikpora Kampar, ikut dalam peninjauan ini Camat Tapung Yorin Effendi dan sejumlah pejabat Disdikpora.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/45408462416-1.jpeg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:37:23 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28163/pemkab-kampar-turun-ke-lokasi-sekolah-berdinding-triplek-janjikan-ditangani-di-apbdp</guid></item><item><title>Disdik Kota Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Pembelajaran Daring selama Udara Tak Sehat, Swasta Juga Harus Patuh!</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28162/disdik-kota-pekanbaru-tegaskan-sekolah-wajib-pembelajaran-daring-selama-udara-tak-sehat-swasta-juga-</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menegaskan seluruh sekolah tingkat PAUD hingga SMP wajib mengikuti kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kebijakan PJJ berlaku hingga 19 September 2026. Aturan tersebut tidak hanya berlaku bagi sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, meminta pihak sekolah tidak mengabaikan surat edaran yang telah diterbitkan terkait penyesuaian kegiatan pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita minta sekolah mengikuti edaran tersebut. Dalam edaran, kan sudah jelas,&quot; tegas Abdul Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Disdik masih menerima laporan adanya sekolah yang tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka meski kebijakan PJJ telah diberlakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Jamal, masyarakat dapat menyampaikan keberatan apabila masih menemukan sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka. Disdik juga terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita terus monitoring. Mana yang masih tatap muka sudah kita peringati. Kepala sekolah juga sudah kita telepon,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jamal menegaskan sekolah yang tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka akan mendapat tindakan dari Disdik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Disdik Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/35/2026 tentang penyesuaian kegiatan pembelajaran di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam surat edaran itu disebutkan PJJ diberlakukan mulai 16 hingga 19 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi sekolah yang mengalami kendala listrik maupun akses internet, pembelajaran tetap dapat dilakukan melalui modul pembelajaran dan penugasan yang dikerjakan peserta didik dari rumah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi pembelajaran jarak jauh sampai akhir pekan ini. Bagi sekolah yang terkendala akses listrik atau jaringan internet, pembelajaran dilaksanakan melalui modul pembelajaran penugasan berbasis rumah,&quot; pungkas Jamal.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/53113494016-1.jpeg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:30:39 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28162/disdik-kota-pekanbaru-tegaskan-sekolah-wajib-pembelajaran-daring-selama-udara-tak-sehat-swasta-juga-</guid></item><item><title>Yang Kita Kira Baik Belum Tentu Baik di Sisi Allah</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28161/yang-kita-kira-baik-belum-tentu-baik-di-sisi-allah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Banyak orang yang menganggap dirinya telah beriman dan boleh dikatakan telah melakukan semua rukun iman dan Islam tetapi terkadang penuh tanda tanya ketidakpuasan. Misalnya mengapa mereka yang katanya sudah benar&#45;benar melakukan segala rupa ibadah, kehidupan sehariannya masih saja miskin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mereka bandingkan dengan orang&#45;orang yang sama sekali tidak beriman bahkan di luar Muslim, jauh lebih enak hidupnya. Mereka telah berupaya sekuat tenaga juga masih saja rezeki yang baik belum mengalir. Begitu juga seseorang jatuh cinta dengan seseorang tetapi belum juga berhasil bisa hidup sebagai suami istri yang layak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Juga banyak anak didik yang beriman ternyata sering juga banyak yang gagal dalam ujian sekolah/perguruan tinggi. Banyak lagi kekecewaan yang selalu dihadapi manusia, walau seharusnya segalanya kita harus kembalikan kepada hadis: &quot;Apa yang kita anggap baik mungkin menurut Allah tidak baik. Apa yang kita anggap tidak baik mungkin menurut Allah baik.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Juga seharusnya kita merenungkan arti surat ar&#45;Rahman yang ayat&#45;ayatnya berulang kali yang artinya: &quot;Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kau dustakan?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bayangkan semua yang kecewa itu sebenarnya masih hidup, masih sehat. Mereka dengan gratis menghirup oksigen sepuasnya tanpa bayar seperti orang sakit harus membayar setiap tabung oksigen yang habis digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hati mereka baik. Ginjal mereka baik. Otak mereka sehat, tidak gila. Paru&#45;paru mereka juga baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hanya karena tidak memperoleh rezeki materiel yang lebih banyak, semisal tidak naik pangkat, tidak bisa menduduki jabatan yang dikehendakinya sejak lama dan lain&#45;lain, maka mereka kecewa. Bahkan, kekecewaan itu kadang kala dilemparkan kepada Allah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Begitu banyak surah dan ayat suci&lt;a href=&quot;https://republika.co.id/tag/alquran&quot;&gt;&lt;strong&gt; Alquran &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;yang menyinggung mengenai sabar. Jelas juga dalam ayat suci Alquran dikatakan:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(53,57,53);&quot;&gt;&quot;Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat&quot; (QS al&#45;Baqarah: 45).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(53,57,53);&quot;&gt;Oleh karena kekecewaan itu merupakan cobaan, maka layaklah kita kembali kepada Allah. Mengakui kemahakuasaan&#45;Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;(Yaitu) orang&#45;orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan &apos;Inn? lill?hi wa inn? ilaihi r?ji‘?n&apos; (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada&#45;Nya kami akan kembali)&quot; (QS al&#45;Baqarah: 156).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain apa yang diungkapkan dalam kitab suci Alquran yang begitu banyak soal sabar, juga hadis menyangkut kesabaran juga cukup banyak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seperti yang diterangkan hadis qudsi sebagaimana diriwayatkan Bukhari: &quot;Sesungguhnya Allah azza wa jalla telah berfirman: Apabila Aku menguji hamba&#45;Ku dengan dua perkara yang dicintainya, kemudian dia bersabar, maka Aku ganti keduanya itu dengan surga baginya.&apos;&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Oleh karena sabar ganjarannya surga, memang tepat jika kita berdoa:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;&apos;Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada&#45;Mu)&apos;” (QS al&#45;A&apos;raf: 126).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terkadang, apa&#45;apa yang kita anggap buruk dan mengecewakan justru merupakan jalan terbaik yang Allah pilihkan. Dan, apa&#45;apa yang kita inginkan pun belum tentu membawa kebaikan untuk ke depannya bagi kita.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tugas kita adalah yakin, sabar, dan terus berprasangka baik kepada&#45;Nya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(53,57,53);&quot;&gt;&quot;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui&quot; (QS al&#45;Baqarah: 216).(rep)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/88901971288-1.jpeg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:25:03 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28161/yang-kita-kira-baik-belum-tentu-baik-di-sisi-allah</guid></item><item><title>BGN Hentikan Sementara 1.276 SPPG Dan Usulkan 654 SPPG Ditutup Permanen</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28160/bgn-hentikan-sementara-1276-sppg-dan-usulkan-654-sppg-ditutup-permanen</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, sebanyak 654 SPPG lainnya masuk kategori kritis dan telah diusulkan kepada pimpinan BGN untuk ditutup secara permanen dalam waktu tujuh hari ke depan apabila tidak memenuhi ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan keselamatan siswa sebagai penerima manfaat menjadi prioritas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kesehatan dan keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama. Kami tidak akan berkompromi terhadap standar kebersihan dan sanitasi. SLHS bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi bagian penting untuk memastikan proses penyediaan makanan memenuhi standar higiene dan sanitasi,&quot; kata Ketut, dikutip dari &lt;a href=&quot;https://www.suara.com/news/2026/09/17/070000/1276&#45;sppg&#45;di&#45;suspend&#45;654&#45;lainnya&#45;terancam&#45;tutup&#45;permanen&#45;ada&#45;apa&#45;dengan&#45;dapur&#45;mbg&quot;&gt;Suara.com&lt;/a&gt;, Kamis, 17 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketut menuturkan, penghentian sementara tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) BGN terhadap pemenuhan persyaratan higiene dan sanitasi SPPG.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari 1.276 SPPG yang dihentikan sementara, sebanyak 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran SLHS. Kemudian, 447 SPPG telah melakukan pendaftaran tetapi tidak memenuhi syarat dan kelayakan, sedangkan 8 SPPG belum terkonfirmasi status SLHS&#45;nya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan wilayah, SPPG yang dihentikan sementara terdiri atas 239 SPPG di Wilayah I atau Sumatera, 927 SPPG di Wilayah II atau Jawa, dan 110 SPPG di Wilayah III atau wilayah di luar Sumatera dan Jawa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BGN tidak hanya menjatuhkan sanksi penghentian sementara. Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN juga telah mengusulkan penutupan permanen terhadap 654 SPPG yang masuk kategori kritis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mereka diberi waktu tujuh hari ke depan untuk memenuhi ketentuan sebelum usulan penutupan permanen tersebut dijalankan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari 654 SPPG itu, sebanyak 447 SPPG telah mendaftarkan SLHS tetapi terbukti tidak memenuhi syarat dan kelayakan. Sementara 199 SPPG belum melakukan pendaftaran SLHS dan 8 SPPG belum mengonfirmasi status pendaftarannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain suspend, BGN akan memperkuat pengawasan melalui pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) di SPPG berjalan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami juga akan melakukan pengecekan langsung (on the spot) mengenai kelayakan dan standar dapur SPPG di seluruh Indonesia. Inspeksi ini bertujuan murni untuk memastikan kelayakan, kebersihan, serta penerapan SOP dilaksanakan dengan benar tanpa toleransi kesalahan,&quot; tegas Ketut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penghentian sementara terhadap 1.276 SPPG berpotensi memengaruhi layanan pemenuhan gizi. Namun, BGN memastikan layanan MBG tetap berjalan dengan menyiapkan mekanisme pengalihan sementara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Layanan dari SPPG yang dihentikan akan dialihkan kepada SPPG terdekat yang telah memiliki SLHS dan mempunyai kapasitas yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BGN juga menyebut penghentian sementara tersebut merupakan bagian dari pembinaan. Status suspend dapat dicabut setelah SPPG memenuhi persyaratan SLHS dan kembali beroperasi sesuai mekanisme yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Penghentian sementara ini merupakan bagian dari proses mitigasi risiko dan pembinaan. Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Dinas Kesehatan setempat untuk memfasilitasi pemenuhan standar bagi SPPG yang masih memiliki itikad untuk beroperasi sesuai ketentuan. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, operasional dapat dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku,&quot; pungkasnya.(suc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/92003410746-1.jpeg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:17:48 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28160/bgn-hentikan-sementara-1276-sppg-dan-usulkan-654-sppg-ditutup-permanen</guid></item><item><title>Pasukan Israel Tutup Masjid Ibrahimi dan Setop Aktivitas SD di Hebron</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28159/pasukan-israel-tutup-masjid-ibrahimi-dan-setop-aktivitas-sd-di-hebron</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Pasukan Israel menutup Masjid Ibrahimi bagi masyarakat umum hingga Kamis (17/9/2026) malam dengan dalih untuk mengamankan perayaan hari raya Yahudi oleh para pemukim. Pasukan Zionis juga mengganggu proses kegiatan belajar&#45;mengajar di SD Putri Al&#45;Faiha’a dan menghentikan semua kegiatan di SD Putra Al&#45;Ibrahimi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Amjad Karajah, Direktur Wakaf Hebron, mengecam penutupan Masjid Ibrahimi yang dilakukan untuk mengamankan perayaan hari Yahudi, menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian situs tersebut sekaligus pelanggaran atas hak umat Islam untuk mengakses tempat ibadah mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Koresponden WAFA melaporkan pasukan penjajah Israel memperketat langkah&#45;langkah militer di sekitar Masjid Ibrahimi dan menutup pos pemeriksaan militer dan juga pintu gerbang elektronik yang menuju ke sana. Tindakan ini menghalangi siswa dan guru untuk masuk ke sekolah, sehingga menghentikan dan mengganggu kegiatan belajar di kedua sekolah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan bahwa pasukan memperkuat kehadiran mereka di pintu&#45;pintu masuk menuju Masjid Ibrahimi untuk mengamankan akses pemukim ke Hebron dan situs&#45;situs arkeologi. Mereka juga menutup beberapa gerbang menuju pasar&#45;pasar di Kota Tua.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, tindakan&#45;tindakan ini bertepatan dengan pengetatan langkah militer di pos pemeriksaan yang didirikan pasukan Israel di pintu masuk kawasan Jaber, Al&#45;Salaymeh, Ghaith, dan Wadi Al&#45;Hussein, yang lokasinya bersebelahan dengan permukiman &quot;Kiryat Arba&quot; yang dibangun di atas tanah Palestina di sebelah timur Hebron.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pasukan penjajah memanfaatkan hari raya Yahudi untuk menutup jalan dan memberlakukan pembatasan ketat terhadap pergerakan warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sederet aksi ini memperparah penderitaan warga Palestina dan semakin membatasi kebebasan beribadah dan mobilitas, sementara di saat yang sama, hak&#45;hak dan fasilitas istimewa justru diberikan kepada para pemukim.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, Kegubernuran Yerusalem Palestina memperingatkan adanya upaya Israel memaksakan &quot;realitas keagamaan Yahudi baru&quot; di sekitar Masjid Al&#45;Aqsa di Yerusalem yang diduduki. Realitas keagamaan Yahudi baru itu mencakup ritual dan ibadah Yahudi yang berulang kali dilakukan di Pemakaman Bab al&#45;Rahma, sepanjang tembok timur kompleks masjid tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Berbagai ritual yang digelar beberapa pekan terakhir melampaui ritual musiman terkait dengan hari raya Yahudi, serta telah membuka jalan untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat ibadah Yahudi,&quot; kata gubernuran tersebut dalam sebuah pernyataan pada Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak kegubernuran juga memantau unggahan &quot;Kelompok Bait Suci&quot; di media sosial, termasuk pembentukan grup WhatsApp bernama &quot;Pintu Rahmat, terbukalah bagi kami&quot;, yang mempromosikan narasi keagamaan Yahudi dengan memberikan kesucian dan arti penting khusus pada sisi timur tembok Al&#45;Aqsa, khususnya Bab al&#45;Rahma.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kelompok Bait Suci merujuk pada sejumlah organisasi dan gerakan nasionalis serta keagamaan Yahudi yang menargetkan Yerusalem, terutama Masjid Al&#45;Aqsa, serta menyerukan pembangunan kuil Yahudi yang diklaim di lokasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Narasi tersebut berupaya menggambarkan Bab al&#45;Rahma sebagai situs keagamaan Yahudi, yang dapat diakses dan digunakan untuk beribadah,&quot; kata gubernuran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Laporan tersebut menambahkan bahwa upaya tersebut telah memasuki tahap praktis melalui ajakan untuk ibadah mingguan di lokasi tersebut, dengan mengaitkan langkah&#45;langkah tersebut kepada Uri Ohayon, seorang mantan perwira tentara Israel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan pemantauan pemerintah setempat, Ohayon mulai menggalakkan gagasan tersebut pada 16 Agustus dan menyelenggarakan pertemuan pertama pada 27 Agustus, disusul dengan dua pertemuan lain pada 3 September dan 10 September. Kegiatan tersebut mencakup salat berjamaah dan ritual di samping makam&#45;makam umat Islam, demikian disebutkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Masjid Al&#45;Aqsa, dengan luas keseluruhan 35,6 hektare, merupakan tempat ibadah yang sepenuhnya diperuntukkan bagi umat Islam,&quot; tegas kegubernuran itu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Status wakafnya juga mencakup seluruh halaman, ruang salat, tembok, gerbang, dan berbagai situs. Bab al&#45;Rahma juga menjadi salah satu gerbang Masjid Al&#45;Aqsa dan terletak di dalam tembok timurnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak gubernuran juga menegaskan Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki maupun situs&#45;situs suci di sana. Israel juga tidak berhak memaksakan perubahan terhadap identitas, sifat, penggunaan, atau ciri khas masjid tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegubernuran juga memperingatkan bahwa membiarkan praktik&#45;praktik semacam itu menjadi hal yang biasa atau menganggapnya sebagai ritual keagamaan sesaat akan mendorong kelompok&#45;kelompok Bait Suci untuk memperluas aktivitas mereka dan mengubah titik&#45;titik baru di sekitar Al&#45;Aqsa menjadi tempat berkumpul, ritual, dan ibadah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada Ahad (13/9/2026), sebanyak 593 warga Israel memasuki kompleks Masjid Al&#45;Aqsa, sementara otoritas Israel memberlakukan pembatasan akses bagi jamaah Palestina selama perayaan Tahun Baru Yahudi, menurut data kegubernuran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah tersebut bertepatan dengan seruan &quot;Kelompok Bait Suci&quot; Israel untuk meningkatkan aksi masuk ke kompleks Al&#45;Aqsa selama Tahun Baru Yahudi, yang dimulai pada Jumat petang (11/9/2026) dan berakhir pada Ahad malam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejak 2003, polisi Israel mengizinkan warga Israel memasuki kompleks Al&#45;Aqsa secara sepihak. Sementara itu, Departemen Wakaf Islam di Yerusalem berulang kali menuntut penghentian aksi tersebut, tetapi tidak mendapat tanggapan dari otoritas Israel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Palestina menilai Israel selama puluhan tahun meningkatkan upaya untuk menjadi Yerusalem Timur yang diduduki &quot;Yahudi&quot;, termasuk Masjid Al&#45;Aqsa, serta menghapus identitas Arab dan Islam di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Palestina menegaskan Yerusalem Timur yang diduduki sebagai ibu kota negara yang mereka cita&#45;citakan, berdasarkan resolusi legitimasi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut sejak 1967 maupun aneksasi pada 1980.(rep)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/10153532917-1.jpeg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:12:34 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28159/pasukan-israel-tutup-masjid-ibrahimi-dan-setop-aktivitas-sd-di-hebron</guid></item><item><title>Syahrul Aidi Ingatkan Wartawan Tak Bergantung pada AI</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28158/syahrul-aidi-ingatkan-wartawan-tak-bergantung-pada-ai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; — Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dinilai dapat membantu mempercepat kerja jurnalistik. Namun, pemanfaatannya tidak boleh menggeser tanggung jawab wartawan dalam memastikan kebenaran informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., dalam webinar bertema “Jurnalisme di Era AI: Antara Kebebasan Pers, Keamanan Digital dan Regulasi”, yang digelar bekerja sama dengan BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul mengatakan, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu sejumlah pekerjaan jurnalistik, mulai dari transkripsi wawancara, penerjemahan dan peringkasan dokumen, pengolahan data, pengelolaan arsip, hingga produksi konten multimedia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, menurut dia, kemudahan tersebut tidak boleh membuat wartawan mengabaikan proses verifikasi dan konfirmasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI dapat membantu mencari informasi, tetapi wartawan harus memastikan kebenarannya. AI dapat membantu membuat tulisan, tetapi wartawan tetap bertanggung jawab terhadap isi berita,” ujar Syahrul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul mengingatkan, informasi yang dihasilkan AI dapat terlihat meyakinkan meskipun belum tentu benar. Karena itu, keputusan mengenai informasi yang layak dipublikasikan harus tetap berada di tangan manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tantangan lain muncul dari perkembangan AI generatif yang mampu menghasilkan maupun memanipulasi gambar, suara, dan video.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teknologi deepfake, misalnya, dapat membuat seseorang terlihat atau terdengar seolah&#45;olah mengatakan dan melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi tersebut, menurut Syahrul, membuat kemampuan verifikasi digital semakin penting bagi wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI dapat menghasilkan gambar, suara maupun video, tetapi media harus memastikan kepada publik apakah konten tersebut merupakan dokumentasi nyata atau hasil manipulasi teknologi,” kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah perkembangan teknologi, Syahrul mengatakan kebebasan pers tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teknologi, menurut dia, tidak semestinya menjadi alasan untuk mempersempit ruang pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan informasi kepada masyarakat, maupun mengkritisi kebijakan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, kebebasan pers juga harus berjalan bersama tanggung jawab jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wartawan tetap dituntut memastikan informasi yang dipublikasikan benar, berimbang, tidak menyesatkan, dan memiliki sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul juga menyoroti persoalan keamanan digital di lingkungan media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data wartawan, komunikasi dengan narasumber, dokumen liputan, arsip media hingga bahan investigasi berpotensi menjadi sasaran pencurian maupun penyalahgunaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, keamanan digital tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab bagian teknologi informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wartawan perlu memahami keamanan akun dan perangkat, penggunaan autentikasi dua faktor, perlindungan komunikasi, serta keamanan data narasumber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehati&#45;hatian juga diperlukan ketika menggunakan layanan berbasis AI, terutama saat berhadapan dengan dokumen atau informasi sensitif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul mengatakan perkembangan AI yang cepat juga perlu diikuti dengan tata kelola dan regulasi yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dia, regulasi diperlukan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat tanpa menghambat perkembangan inovasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI ini perkembangannya sangat cepat. Karena itu, kita tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menyiapkan aturan yang memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi masyarakat,” ujar Syahrul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan regulasi AI, lanjut dia, perlu melibatkan pemerintah, DPR, akademisi, industri teknologi, masyarakat sipil, media, serta kelompok masyarakat yang terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah persoalan yang perlu mendapatkan perhatian antara lain tanggung jawab ketika penggunaan AI menimbulkan kerugian, perlindungan data masyarakat, mekanisme pengawasan, serta hak masyarakat memperoleh informasi dan mengajukan keberatan terhadap keputusan berbasis AI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syahrul mengatakan Indonesia juga dapat mempelajari perkembangan tata kelola AI di parlemen berbagai negara, termasuk pembahasan melalui Inter&#45;Parliamentary Union (IPU).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain regulasi, Syahrul menilai literasi digital masyarakat perlu diperkuat agar mampu mengenali informasi palsu, konten manipulatif, dan berbagai risiko keamanan di ruang digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi wartawan, perkembangan tersebut menuntut peningkatan kompetensi. Kemampuan menulis perlu dilengkapi dengan pengolahan data, verifikasi digital, keamanan siber, literasi AI, serta kemampuan memahami konteks informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AI, menurut Syahrul, dapat dimanfaatkan untuk menangani sebagian pekerjaan rutin. Dengan demikian, wartawan dapat memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan manusia, seperti investigasi, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan bahwa AI seharusnya digunakan untuk memperkuat jurnalisme, bukan menggantikannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kecepatan produksi informasi tidak boleh menggeser kebenaran sebagai fondasi utama jurnalistik. Sementara itu, keputusan editorial dan tanggung jawab terhadap informasi yang dipublikasikan tetap berada pada wartawan dan media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Webinar tersebut juga menghadirkan dua narasumber lainnya. Sesi pertama diisi Ir. Woro Indah Widiastuty, MT, sedangkan sesi kedua menghadirkan Dr. Aza El Munadiyan, S.Si., MM. (Dowi)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/71301803147-file_000000009a7881fa9745c97263bce849.png"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 06:34:03 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28158/syahrul-aidi-ingatkan-wartawan-tak-bergantung-pada-ai</guid></item><item><title>Dialog Rasulullah SAW dan Para Sahabat Pemisah Kuat Antara yang Hak dan Batil Setelah Perang Uhud</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28157/dialog-rasulullah-saw-dan-para-sahabat-pemisah-kuat-antara-yang-hak-dan-batil-setelah-perang-uhud</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Dialog Abu Sufyan dengan&lt;a href=&quot;https://republika.co.id/tag/rasulullah&quot;&gt;&lt;strong&gt; Rasulullah &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;SAW dan para sahabat setelah&lt;a href=&quot;https://republika.co.id/tag/perang&#45;uhud&quot;&gt;&lt;strong&gt; Perang Uhud &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;menggambarkan salah satu episode pertarungan antara kebenaran dan kebatilan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penjelasan ini disampaikan Sekjen Persatuan Ulama Islam se&#45;Dunia, Syekh Ali Muhammad ash&#45;Shallabi, dikutip dari laman resminya, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam dialog tersebut, terlihat keteguhan dan kemuliaan sikap kaum Muslimin di tengah situasi yang sangat sulit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa itu juga mengandung pelajaran mendalam tentang kebijaksanaan dalam menghadapi suatu keadaan, kekuatan akidah, serta pengaruh kepemimpinan yang sadar dan matang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, dialog tersebut memperlihatkan dimensi psikologis dan moral dalam sebuah konfrontasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Semua itu menegaskan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan material, tetapi juga oleh iman, keyakinan, dan keteguhan hati.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Al&#45;Barra’ RA meriwayatkan: Abu Sufyan kemudian muncul dan berseru, “Apakah di antara kalian ada Muhammad?”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Jangan kalian menjawabnya.” Abu Sufyan kembali bertanya, “Apakah di antara kalian ada Ibnu Abi Quhafah”—maksudnya Abu Bakar?&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Jangan kalian menjawabnya.”Kemudian Abu Sufyan bertanya, “Apakah di antara kalian ada Ibnu al&#45;Khattab”—maksudnya Umar?&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ia lalu berkata, “Sesungguhnya mereka semua telah terbunuh. Seandainya mereka masih hidup, tentu mereka akan menjawab.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Umar RA tidak mampu menahan diri. Ia berkata, “Engkau berdusta, wahai musuh Allah! Allah masih menyisakan sesuatu yang akan membuatmu malu dan terhina.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Abu Sufyan kemudian berseru, “Maha tinggi Hubal!” Nabi SAW bersabda, “Jawablah dia.” Para sahabat bertanya, “Apa yang harus kami katakan?”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Beliau menjawab, “Katakanlah: Allah Mahatinggi dan Mahamulia.” Abu Sufyan berkata, “Kami memiliki al&#45;‘Uzza, sedangkan kalian tidak memiliki al&#45;‘Uzza.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Nabi SAW kembali bersabda, “Jawablah dia.” Para sahabat bertanya, “Apa yang harus kami katakan?”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Beliau menjawab, “Katakanlah: Allah adalah pelindung kami, sedangkan kalian tidak memiliki pelindung.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Abu Sufyan berkata, “Hari ini sebagai balasan atas Perang Badar. Peperangan itu berlangsung silih berganti. Kalian akan menemukan orang&#45;orang yang dimutilasi. Aku tidak memerintahkan hal itu dan tidak pula merasa senang dengannya.” (HR Al&#45;Bukhari no 4043, al&#45;Baihaqi dalam ad&#45;Dala’il, 3/268).&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dalam riwayat lain, Umar RA berkata, “Tidaklah sama! Orang&#45;orang kami yang terbunuh berada di surga, sedangkan orang&#45;orang kalian yang terbunuh berada di neraka.” (HR Ahmad, 1/463; Majma‘ az&#45;Zawa’id, 6/110). Lihat: al&#45;‘Umari, as&#45;Sirah an&#45;Nabawiyyah ash&#45;Shahihah, 2/392; Ibnu Hisyam, Sirah Ibnu Hisyam.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Mengapa Abu Sufyan menanyakan Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar?&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Pertanyaan Abu Sufyan tentang keberadaan Rasulullah SAW, Abu Bakar, dan Umar RA menunjukkan dengan jelas bahwa kaum musyrik memberikan perhatian khusus kepada ketiga tokoh tersebut, bukan kepada sahabat&#45;sahabat yang lain.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Mereka memahami bahwa ketiganya merupakan tokoh utama kaum Muslimin. Di tangan merekalah bangunan Islam, sendi&#45;sendi negara, dan pilar&#45;pilar sistem kehidupan umat berdiri.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Karena itu, kaum musyrik beranggapan bahwa apabila ketiganya telah terbunuh, Islam tidak akan mampu bertahan dan bangkit kembali.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Sikap diam kaum Muslimin ketika Abu Sufyan pertama kali mengajukan pertanyaan juga mengandung hikmah. Diam tersebut dimaksudkan untuk meremehkan dan mengecilkan kedudukannya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Setelah Abu Sufyan mulai merasa bangga dan dipenuhi kesombongan, barulah mereka menyampaikan kenyataan yang sebenarnya dan membalasnya dengan keberanian. Lihat: al&#45;‘Umari, as&#45;Sirah an&#45;Nabawiyyah ash&#45;Shahihah, 2/392; Ibnu Hisyam, Sirah Ibnu Hisyam.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk menjawab Abu Sufyan ketika ia membanggakan sesembahan dan kemusyrikannya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Hal itu bertujuan untuk mengagungkan tauhid, menunjukkan kemuliaan dan kekuatan Allah yang disembah kaum Muslimin, serta menegaskan bahwa Allah tidak akan dikalahkan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Kaum Muslimin adalah kelompok dan pasukan&#45;Nya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Namun, Rasulullah SAW tidak memerintahkan para sahabat menjawab ketika Abu Sufyan bertanya, “Apakah di antara kalian ada Muhammad? Apakah di antara kalian ada Ibnu Abi Quhafah? Apakah di antara kalian ada Umar?”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Bahkan, dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa beliau melarang para sahabat menjawabnya dengan bersabda, “Jangan kalian menjawabnya.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Menurut Ibnu Qayyim, saat itu luka&#45;luka kaum Muslimin belum pulih dan api kemarahan mereka masih menyala. Karena itu, ketika Abu Sufyan berkata kepada kaumnya, “Kalian telah berhasil menyingkirkan mereka,” Umar bin al&#45;Khattab RA menjadi sangat marah dan berkata, “Engkau berdusta, wahai musuh Allah!”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dalam jawaban tersebut terdapat sejumlah pesan penting: penghinaan terhadap musuh, keberanian, tidak menunjukkan kelemahan, serta pemberitahuan kepada pihak lawan bahwa kaum Muslimin masih memiliki kekuatan dan keberanian.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Jawaban Umar juga menunjukkan bahwa kaum Muslimin tidak menjadi hina atau lemah akibat peristiwa yang mereka alami.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Allah SWT masih menyisakan sesuatu yang dapat membuat Abu Sufyan dan kelompoknya merasa kecewa serta terhina.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Pemberitahuan bahwa ketiga tokoh tersebut masih hidup, setelah Abu Sufyan dan kaumnya sempat mengira bahwa mereka telah terbunuh, memiliki dampak yang besar. Hal itu dapat menimbulkan kemarahan, kekecewaan, dan melemahkan semangat musuh.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Pertanyaan Abu Sufyan tentang ketiga tokoh tersebut sebenarnya merupakan salah satu bentuk serangan dan tipu dayanya terhadap kaum Muslimin.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rasulullah SAW membiarkannya menyelesaikan seluruh rangkaian ucapannya. Setelah itu, Umar RA tampil membalas serangan tersebut dengan jawaban yang tegas.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dengan demikian, tidak menjawab pertanyaan Abu Sufyan pada awalnya merupakan sikap yang paling tepat.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Demikian pula, menjawabnya setelah ia menyampaikan kesimpulan yang keliru juga merupakan tindakan yang paling tepat.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Selain itu, tidak menjawab pertanyaannya tentang Rasulullah SAW Abu Bakar, dan Umar RA mengandung unsur penghinaan dan pengecilan terhadap dirinya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ketika Abu Sufyan mulai berharap bahwa ketiganya telah tewas dan kesombongan menguasai dirinya, jawaban Umar justru menjadi bentuk penghinaan, perendahan, dan pelemahan terhadap Abu Sufyan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Hal tersebut tidak bertentangan dengan sabda Rasulullah SAW, “Jangan kalian menjawabnya.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Larangan itu berlaku ketika Abu Sufyan bertanya, “Apakah di antara kalian ada Muhammad? Apakah di antara kalian ada si fulan?” Rasulullah SAW tidak melarang para sahabat menjawab ketika Abu Sufyan kemudian berkata, “Mereka semua telah terbunuh.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Bagaimanapun, tidak menjawab pada awalnya merupakan sikap yang paling tepat, dan menjawab setelahnya juga merupakan sikap yang paling tepat. Lihat: Ibnu Qayyim al&#45;Jauziyyah, Zad al&#45;Ma‘ad fi Hadyi Khair al&#45;‘Ibad, 3/202–203.(rep)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/92000668712-1.jpeg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:33:15 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28157/dialog-rasulullah-saw-dan-para-sahabat-pemisah-kuat-antara-yang-hak-dan-batil-setelah-perang-uhud</guid></item><item><title>Gangguan Kesehatan Dampak Karhutla Di Pekanbaru Tembus 4.566 Kasus</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28156/gangguan-kesehatan-dampak-karhutla-di-pekanbaru-tembus-4566-kasus</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menunjukkan ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat di Kota Pekanbaru. Hingga 15 September 2026, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 4.566 kasus gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendrianto, mengatakan ribuan kasus tersebut terdata sejak 25 Agustus 2026 dan dihimpun dari 50 unit fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi titik pelaporan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Total kasus masyarakat Pekanbaru yang terdampak karhutla sebanyak 4.566 kasus. Paling banyak adalah ISPA sebanyak 4.091 kasus,” kata Hazli kepada Riau Online, Selasa 15 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain ISPA, gangguan kesehatan yang ditemukan meliputi asma, iritasi kulit, konjungtivitis atau gangguan pada mata, hingga pneumonia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan data Diskes Pekanbaru, tercatat 334 kasus asma dan iritasi kulit, 117 kasus konjungtivitis, serta 24 kasus pneumonia. Data tersebut dihimpun dari 21 puskesmas dan 29 rumah sakit di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hazli menyebut lonjakan kasus cukup signifikan terjadi pada periode pemantauan. Salah satu peningkatan tertinggi tercatat pada 1 September 2026 dengan 341 kasus. Sementara pada 10 September 2026, kembali tercatat peningkatan sebanyak 299 kasus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Lonjakan paling banyak itu memang pada 1 September, sebanyak 341 kasus. Kemudian peningkatan kasus juga terjadi pada 10 September sebanyak 299 kasus,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hazli menegaskan, berdasarkan pemantauan hingga saat ini, ancaman kesehatan akibat paparan karhutla di Pekanbaru masih berada pada tingkat yang perlu diwaspadai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan paparan asap yang berlangsung secara fluktuatif namun terjadi dalam kurun waktu beberapa pekan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kesimpulan kita sampai hari ini, ancaman kesehatan akibat karhutla di Kota Pekanbaru tentu berada pada tingkat waspada tinggi, mengingat paparan berlangsung secara fluktuatif namun konstan selama beberapa minggu,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain kasus ISPA yang mendominasi, Diskes Pekanbaru juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kasus pneumonia dan asma.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ancaman serius yang membutuhkan penanganan rawat inap atau lanjutan adalah peningkatan kasus pneumonia. Per hari ini sudah ada 24 total kasus, kemudian asma 144 total kasus,” kata Hazli.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan kelompok rentan menjadi perhatian utama dalam kondisi kabut asap, terutama balita, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kelompok yang paling terdampak ini adalah balita dan lansia. Ini yang harus kita lindungi,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengantisipasi dampak kesehatan yang semakin meluas, Diskes Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum sepenuhnya membaik.&amp;nbsp;Jika aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari, masyarakat diminta menggunakan masker.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pertama, masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau memang terpaksa beraktivitas di luar ruangan, kami mengimbau wajib memakai masker,” ujar Hazli.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat juga diminta menutup rapat pintu dan ventilasi rumah agar asap dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan. Selain itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga dinilai penting untuk menjaga kondisi tubuh selama terpapar asap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Di samping itu kita tetap minta masyarakat menerapkan PHBS dan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan, banyak minum air putih dan makan sayuran,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diskes Pekanbaru juga terus melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat melalui jaringan puskesmas. Edukasi terutama diarahkan kepada kelompok rentan, termasuk anak&#45;anak usia sekolah yang saat ini mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kondisi udara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hazli meminta orang tua ikut memastikan anak&#45;anak tetap berada di rumah selama pelaksanaan PJJ dan tidak melakukan aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kepada anak&#45;anak usia sekolah, kalau memang mereka melakukan PJJ, harus betul&#45;betul berada di rumah. Kami minta orang tua bisa bekerja sama memantau anak&#45;anaknya,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain edukasi, Diskes Pekanbaru juga terus membagikan masker kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita intens melakukan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pemakaian masker. Kita juga membagikan masker kepada masyarakat setiap hari karena kita tidak tahu kondisi ini sampai kapan,” kata Hazli.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diskes Pekanbaru, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan kasus gangguan kesehatan akibat karhutla. Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan asap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita akan evaluasi lagi apa akibat dari karhutla ini terhadap kesehatan masyarakat,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/95557039646-1.jpeg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:25:59 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28156/gangguan-kesehatan-dampak-karhutla-di-pekanbaru-tembus-4566-kasus</guid></item><item><title>Hotspot Sumatra Melonjak 5.983 Titik, Karhutla di Riau Makin Meluas</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28155/hotspot-sumatra-melonjak-5983-titik-karhutla-di-riau-makin-meluas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatra meningkat dengan total mencapai 5.983 titik. Di Provinsi Riau, terdeteksi 115 titik panas, dengan 15 di antaranya berada pada tingkat kepercayaan (confidence) tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Data tersebut disampaikan Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy S. Peningkatan jumlah titik panas di Sumatra didominasi Provinsi Sumatera Selatan yang mencatat 4.169 titik, disusul Jambi sebanyak 735 titik dan Bangka Belitung sebanyak 446 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Riau berada di urutan keempat dengan 115 titik panas. Kondisi ini menunjukkan peningkatan aktivitas titik panas di Riau di tengah tingginya jumlah titik panas di wilayah Sumatra.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari total 115 titik panas yang terdeteksi di Riau, Kabupaten Indragiri Hulu mencatat jumlah terbanyak, yakni 84 titik. Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hilir dengan 16 titik dan Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 6 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berikutnya, Kabupaten Pelalawan mencatat 5 titik panas, Kabupaten Rokan Hilir 2 titik, serta Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Dumai masing&#45;masing 1 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Secara keseluruhan, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas tertinggi di Sumatra, yakni 4.169 titik. Jambi berada di posisi berikutnya dengan 735 titik, disusul Bangka Belitung sebanyak 446 titik dan Lampung 378 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Provinsi lainnya mencatat jumlah titik panas yang lebih rendah, yakni Bengkulu 74 titik, Sumatera Barat 46 titik, Sumatera Utara 14 titik, Kepulauan Riau 5 titik, dan Aceh 1 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tingginya jumlah titik panas di Sumatra, termasuk peningkatan di Riau, menjadi perhatian dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan. Namun, titik panas merupakan indikasi awal yang perlu diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan adanya kebakaran.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/9352907332-1.jpeg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:53:15 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28155/hotspot-sumatra-melonjak-5983-titik-karhutla-di-riau-makin-meluas</guid></item><item><title>Jatuh Saat Kabur, Dua Jambret Gelang Emas Tak Berkutik Dibekuk Warga</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28154/jatuh-saat-kabur-dua-jambret-gelang-emas-tak-berkutik-dibekuk-warga</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(50,50,50);&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Polisi mengamankan dua pelaku jambret yang beraksi di Jalan Eka Tunggal, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Pelaku nyaris babak belur dihajar massa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;Kedua pria tersebut berinisial RF alias IJ (27) dan IS alias I (22). Keduanya diamankan setelah merampas gelang emas milik Komsatun (49), warga Jalan Eka Tunggal, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 10.47 WIB.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan melalui Kanit Reskrim Iptu Martin Luther Munthe mengatakan, kejadian bermula ketika korban pulang berbelanja menggunakan sepeda motor.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat melintas di Jalan Eka Tunggal, korban dipepet pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BA 4718 PAB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pelaku merampas gelang emas yang dikenakan korban,&quot; kata Martin, Rabu (16/9/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban kemudian berteriak &apos;jambret&apos;. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung melakukan pengejaran hingga persimpangan empat Jalan Cipta Karya Ujung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sepeda motor yang digunakan kedua pria tersebut kemudian terjatuh. Warga yang berada di lokasi selanjutnya mengamankan keduanya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saat diamankan, warga menemukan gelang emas milik korban di saku celana salah pelaku, yakni IS,&quot; ungkap Martin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekitar 15 menit setelah korban menghubungi polisi, personel Polsek Binawidya tiba di lokasi dan membawa kedua pria tersebut beserta barang bukti ke Mapolsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kedua pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Binawidya untuk dilakukan proses lebih lanjut,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Martin menyebut, dari pemeriksaan sementara diketahui kalau kedua pelaku merupakan residivis kasus jambret.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini, polisi masih melakukan proses penyidikan untuk mendalami dugaan tindak pidana tersebut serta keterlibatan kedua pria yang telah diamankan.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/41052868246-whatsapp_image_2026-09-16_at_10.jpeg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:22:56 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28154/jatuh-saat-kabur-dua-jambret-gelang-emas-tak-berkutik-dibekuk-warga</guid></item><item><title>Pengusaha Titip Pesan ke Menkeu Suahasil: Jangan Bikin Kebijakan Mendadak</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28153/pengusaha-titip-pesan-ke-menkeu-suahasil-jangan-bikin-kebijakan-mendadak</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Dunia usaha meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjaga kesinambungan kebijakan fiskal agar pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan tidak mengganggu kepastian usaha dan kepercayaan investor.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani merespon pergantikan pucuk kepemimpinan Kementerian Keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, kontinuitas tersebut kami harapkan dapat membantu menjaga agar transisi kepemimpinan tidak menimbulkan perubahan arah kebijakan yang terlalu mendadak,” kata Shinta dalam keterangan tertulisnya, Selasa 15 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski demikian ia menilai pengalaman Suahasil dalam mengelola kebijakan fiskal nasional menjadi modal penting untuk memastikan proses transisi berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bapak Suahasil Nazara tentu bukan figur yang baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional. Pengalamannya yang panjang di Kementerian Keuangan, baik sebagai Wakil Menteri Keuangan maupun sebelumnya di Badan Kebijakan Fiskal, memberikan kontinuitas dan pemahaman institusional yang penting,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, Shinta juga mengingatkan pemerintah agar menjaga keseimbangan antara kesehatan fiskal dan kebutuhan mendorong pertumbuhan ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, APBN perlu tetap dikelola secara prudent dan berkelanjutan, serta efektif untuk menjaga daya beli, mendorong investasi, meningkatkan produktivitas, hingga memperkuat sektor riil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain kebijakan fiskal secara umum, dunia usaha, kata Shinta juga membutuhkan kepastian dalam kebijakan perpajakan, kepabeanan, insentif investasi, belanja pemerintah, hingga berbagai kebijakan yang berdampak langsung terhadap biaya dan keputusan bisnis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami berharap setiap perubahan kebijakan dilakukan secara terukur, dengan komunikasi yang baik dan ruang dialog yang memadai dengan dunia usaha, sehingga perusahaan memiliki kepastian dalam melakukan perencanaan investasi dan ekspansi,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut, ia menilai tantangan Suahasil sebagai Menteri Keuangan tidak ringan. Pemerintah harus membiayai berbagai program prioritas pembangunan sekaligus menjaga ruang fiskal dan kredibilitas APBN di tengah ketidakpastian ekonomi global.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, kualitas belanja negara, efektivitas penerimaan, disiplin fiskal, serta kemampuan menjaga kepercayaan pasar disebut penting untuk dijaga oleh pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dunia usaha juga berharap kebijakan penerimaan tidak semata&#45;mata berorientasi pada peningkatan penerimaan dalam jangka pendek, tetapi tetap mempertimbangkan daya saing dan kemampuan sektor produktif untuk tumbuh,” sambungnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi dunia usaha, Shinta menegaskan, ukuran keberhasilan transisi bukan semata&#45;mata pada pergantian figur di Kementerian Keuangan, melainkan konsistensi dan kualitas kebijakan setelah pergantian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jika pengelolaan fiskal tetap credible dan prudent, kebijakan semakin predictable, serta APBN dapat secara efektif mendukung aktivitas ekonomi dan investasi, kami optimistis kepercayaan dunia usaha dan investor dapat tetap terjaga,&quot; tandasnya.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/76818149677-1.jpeg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:40:26 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28153/pengusaha-titip-pesan-ke-menkeu-suahasil-jangan-bikin-kebijakan-mendadak</guid></item><item><title>Darurat Ekologis, Thailand Resmi Perintahkan Pembasmian Ikan Nila Hitam</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28152/darurat-ekologis-thailand-resmi-perintahkan-pembasmian-ikan-nila-hitam</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Perairan Thailand tengah menghadapi ancaman nyata dari invasi biologis yang masif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Pengadilan Administrasi Pusat Thailand secara resmi memerintahkan Departemen Perikanan untuk segera turun tangan memberantas spesies ikan nila hitam yang telah lama meresahkan masyarakat pesisir dan peternak.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Berdasarkan laporan Bangkok Post, pengadilan memutuskan bahwa departemen beserta direktorat jenderalnya memikul tanggung jawab penuh untuk menghentikan penyebaran ikan tersebut karena dinilai sudah kelewat invasif dan merusak ekosistem lokal.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Keputusan ini lahir sebagai respons atas gelombang protes dan gugatan dari para warga serta nelayan yang sudah tak tahan dengan kerugian yang mereka alami.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Kehadiran ikan nila hitam di perairan Thailand membawa dampak ekologis yang masif. Hewan asal Afrika Barat ini dikenal sangat mudah beradaptasi karena mampu bertahan hidup di perairan tawar maupun payau.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Lebih parahnya lagi, ikan ini tidak memiliki predator alami di Thailand, sehingga perkembangbiakannya sangat cepat dan melahap berbagai sumber daya makanan yang ada di ekosistem perairan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Dampak buruknya langsung menghantam mata pencaharian para nelayan dan peternak udang. Sejak pertama kali terdeteksi menyebar di Samut Songkhram pada tahun 2011, populasinya kini telah meluas setidaknya ke 19 provinsi di Thailand dan bahkan dikhawatirkan melintasi batas negara.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Para nelayan yang terdampak pun melayangkan gugatan hukum terhadap sejumlah instansi pemerintah—meliputi Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian dan Koperasi, serta Kementerian Keuangan—atas dugaan kelalaian dan kelambanan dalam mengambil tindakan hukum terhadap importir nila hitam.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Sebanyak sepuluh orang penggugat bahkan menuntut ganti rugi fantastis mencapai lebih dari 2 miliar baht.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Sebagai tindak lanjut, pengadilan juga menginstruksikan Kementerian Dalam Negeri agar mendorong pemerintah Provinsi Samut Songkhram menetapkan wilayah tersebut sebagai daerah bencana.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Penetapan status ini krusial agar pemerintah dapat segera mengalokasikan anggaran guna memberikan kompensasi yang adil bagi masyarakat yang terimbas parah oleh krisis ekologis ini. (rmL)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/10766258551-1.jpeg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 10:33:16 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28152/darurat-ekologis-thailand-resmi-perintahkan-pembasmian-ikan-nila-hitam</guid></item><item><title>Pemprov Riau Lakukan Pelebaran Ruas Jalan di Kota Pekanbaru</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28151/pemprov-riau-lakukan-pelebaran-ruas-jalan-di-kota-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi Riau, terus melakukan pembangunan di seluruh wilayah Riau, kali ini gerak cepat Plt Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, yakni menangani persoalan kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa ruas jalan yang sedang dilakukan pelebaran diantaranya, U&#45;Turn Jalan Tuanku Tambusai dan U&#45;Turn Jalan Soekarno&#45;Hatta, Kota Pekanbaru. Pelebaran tersebut untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama kota Pekanbaru itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelebaran tersebut dimaksud menindaklanjuti rencana peniadaan lampu merah (Traffic Light) simpang empat SKA Pekanbaru, yang selama ini dinilai penyebab kemacetan di perempatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beberapa ruas jakan di Kota Pekanbaru mulai kita lebarkan, ini untun mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di Kota Pekanbaru. Pekerja dari dinas PUPR sudah melakukan pengerjaan,” ujar Plt Gubri, SF Hariyantoz&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, pelebaran dan perbaikan jalan yang dilakukan oleh Pemprov Riau mendapatan dukungan dari masyarakat. Warga menilai pelebaran jalan tersebut menjadi bukti perhatian Plt Gubri SF Hariyanto terhadap persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang warga, Andri, mengaku bersyukur dengan pembenahan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno&#45;Hatta. Warga Kelurahan Tangkerang Barat itu mengatakan ruas jalan tersebut sebelumnya kerap mengalami kemacetan, terutama di kawasan depan Masjid Abu Darda dan RS Hermina, Jalan Tuanku Tambusai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian di Ruas Jalan Soekanto&#45;Hatta, Pemprov Riau melakukan pelebaran jalan di depan Mal Living World (LW), termasuk U&#45;Turn di depan Lotte Mart dan depan Perumahan Citra Land.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian yang ditunjukkan oleh Plt Gubri SF Hariyanto. Meskipun belum setahun menjadi orang nomor satu di Riau, SF Hariyanto telah mampu melihat persoalan&#45;persoalan yang ada di masyarakat, terutama Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau,&quot; ungkap Andri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kawasan Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno&#45;Hatta memiliki mobilitas tinggi karena terdapat rumah sakit, kampus, pusat perbelanjaan, permukiman, dan berbagai fasilitas pelayanan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai salah seorang yang sering melintasi tersebut, saya sangat bersyukur atas pelebaran jalan ini. Selama ini kawasan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno&#45;Hatta di jam&#45;jam tertentu sering macet,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andri menilai peningkatan kapasitas jalan penting untuk mengimbangi pertumbuhan kendaraan dan aktivitas masyarakat di Pekanbaru. Jalan yang lebih lebar, menurutnya, dapat mengurangi waktu tempuh sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi upaya Plt Gubri mendorong pembangunan di tengah keterbatasan anggaran. Pelebaran jalan di Kota Pekanbaru diharapkan tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Memang setiap pembangunan membutuhkan biaya besar, dan mungkin ini yang menjadi kendala sehingga pelebaran jalan ini belum terjadi. Tapi semua itu bisa diatasi jika pemimpinnya memang serius dalam melakukan pembangunan dan pelebaran jalan. Ini bisa dilihat dari komitmen yang ditunjukkan oleh SF Hariyanto,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andri berharap pelebaran Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekanto&#45;Hatta tidak menjadi satu&#45;satunya pembenahan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Ia mendorong agar ruas strategis lain juga dibenahi secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, persoalan kemacetan di Pekanbaru membutuhkan penanganan berkelanjutan. Pertumbuhan penduduk, meningkatnya jumlah kendaraan, serta berkembangnya pusat ekonomi harus diiringi dengan kapasitas jalan yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam keadaan minim anggaran dan dana pusat yang kurang, Plt Gubri bisa terus melakukan pembangunan secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi intinya adalah ada kemauan dan usaha, bukan cuma mengeluh dan bersedih. Untuk itu, kami sangat mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Plt Gubri SF Hariyanto,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia juga berharap sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru terus diperkuat. Sebab penanganan kemacetan dan pembangunan infrastruktur perkotaan membutuhkan kolaborasi lintas pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena Riau ini butuh pemimpin yang mampu bekerja dan berbuat bagi masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Plt Gubri SF Hariyanto,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk diketahui, selain dua ruas jalan itu, Pemprov Riau juga tengah melakukan pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru samping Masjid Raya Annur Provinsi Riau. Dalam waktu dekat, Pemprov Riau juga akan menghubungkan jalan Cut Nyak Dien ke Jalan Pepaya Pekanbaru, dalam upaya mengurai kemacetan di Ruas Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.(rmc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/11480935787-1.jpeg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:37:23 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28151/pemprov-riau-lakukan-pelebaran-ruas-jalan-di-kota-pekanbaru</guid></item><item><title>Kabut Pekat, Pesawat Citilink Sempat Berputar&#45;putar Sebelum Mendarat di Pekanbaru</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28150/kabut-pekat-pesawat-citilink-sempat-berputarputar-sebelum-mendarat-di-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (15/9/2026). Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah kawasan menurun, termasuk di sekitar Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah kondisi tersebut, pesawat Citilink QG936 dari Jakarta (CGK) sempat melakukan holding atau berputar beberapa kali sebelum mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pesawat yang dijadwalkan tiba pukul 07.30 WIB itu akhirnya mendarat pada pukul 07.45 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, membenarkan pesawat Citilink tersebut sempat berputar beberapa kali sebelum melakukan pendaratan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Barusan landing Citilink, alhamdulillah dan sempat holding (berputar&#45;putar) beberapa kali,&quot; ujar Achmad, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan meski kondisi jarak pandang di bandara saat ini rata&#45;rata sekitar 1.600 meter, aktivitas penerbangan masih berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga saat ini, kata Achmad, sudah ada empat pesawat yang berangkat dari Bandara SSK II Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah saat ini empat pesawat sudah berangkat semua,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Achmad berharap kondisi cuaca dan jarak pandang tetap mendukung sehingga penerbangan berikutnya dapat berlangsung dengan lancar dan aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Mudah&#45;mudahan pesawat selanjutnya lancar dan aman,&quot; tuturnya.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/56139309927-1.jpeg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:29:39 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28150/kabut-pekat-pesawat-citilink-sempat-berputarputar-sebelum-mendarat-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Kota Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28149/kota-pekanbaru-catat-pertumbuhan-ekonomi-739-persen-tertinggi-di-indonesia</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru mencapai 7,39 persen pada Triwulan II 2026 secara year&#45;on&#45;year (yoy). Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan kota&#45;kota lain di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Data tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah sekaligus Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026 di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan data Kemendagri, Pekanbaru berada di peringkat pertama dengan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen. Selanjutnya Batam 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen dan Palopo 6,97 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama yang berada di angka 5,29 persen secara yoy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut positif capaian tersebut. Namun, ia menilai tingginya pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,&quot; ujar Agung, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Agung, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari aktivitas masyarakat, pelaku usaha, UMKM, investor dan pemerintah dalam menggerakkan perekonomian daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejalan dengan itu, realisasi investasi di Pekanbaru juga menunjukkan peningkatan. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, investasi tercatat sekitar Rp7,35 triliun atau mencapai 156,02 persen dari target. Khusus Triwulan II, realisasi investasi mencapai sekitar Rp4,79 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung mengatakan capaian investasi tersebut menjadi indikator adanya kepercayaan dunia usaha terhadap Pekanbaru. Karena itu, pemerintah kota akan terus mendorong kemudahan berusaha dan meningkatkan kualitas pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan angka pertumbuhan 7,39 persen bukan menjadi tujuan akhir. Pemko Pekanbaru, kata Agung, akan berupaya menjaga agar pertumbuhan ekonomi terus berlangsung dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung berharap capaian tersebut dapat semakin meningkatkan kepercayaan investor dan pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan ekonominya di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang ikut mendorong aktivitas ekonomi di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Capaian ini bukan keberhasilan wali kota atau pemerintah saja. Ini keberhasilan kita bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Pekanbaru semakin maju, ekonominya kuat dan masyarakatnya semakin sejahtera,&quot; tutupnya.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/46129531075-1.jpeg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:27:04 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28149/kota-pekanbaru-catat-pertumbuhan-ekonomi-739-persen-tertinggi-di-indonesia</guid></item><item><title>Sikap Muslim yang Membuka Lebar Pintu Rezeki</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28148/sikap-muslim-yang-membuka-lebar-pintu-rezeki</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Rezeki dalam perspektif Islam tidak semata&#45;mata diukur dari banyaknya harta yang dimiliki. Rezeki juga mencakup keberkahan, kesehatan, ketenteraman hati, kesempatan berbuat baik, serta manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA, Faozan Amar saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid At&#45;Tanwir PP Muhammadiyah, Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam khutbah yang kembali dinarasikan&lt;i&gt;&lt;strong&gt; ,&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; Senin (14/9/2026), Faozan menjelaskan, terdapat tiga sikap penting yang dapat menjadi jalan bagi seorang Muslim dalam menjemput kelapangan rezeki.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketiganya adalah tekun bekerja dan berusaha, bertawakal kepada Allah SWT, serta gemar bersedekah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Faozan, Islam tidak mengajarkan umatnya hanya berdoa tanpa disertai ikhtiar. Alquran justru mendorong manusia untuk bekerja dan mencari karunia Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dia mengutip firman Allah dalam QS al&#45;Jumu’ah Ayat 10 yang memerintahkan orang&#45;orang beriman untuk bertebaran di muka bumi setelah menunaikan shalat dan mencari karunia Allah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak&#45;banyak agar kamu beruntung.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Setelah shalat, Allah memerintahkan kita untuk bertebaran di muka bumi dan mencari karunia&#45;Nya. Ini menunjukkan bahwa ibadah dan ikhtiar ekonomi tidak boleh dipisahkan,” ujar Faozan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Selain bekerja dan berusaha, seorang Muslim juga harus membangun sikap tawakal. Faozan mengingatkan bahwa tawakal tidak berarti menyerah atau berhenti berusaha.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Umar bin Khattab. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa seandainya manusia bertawakal kepada Allah dengan sebenar&#45;benarnya tawakal, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada mereka sebagaimana burung diberi rezeki.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Menurut Faozan, hadis tersebut memberikan pesan bahwa tawakal selalu berjalan bersama ikhtiar.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dari Umar bin Khattab RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah SWT sebenar tawakal kepada&#45;Nya, niscaya kalian akan diberikan rezeki sebagaimana seekor burung diberi rezeki, berangkat lapar pulang dalam kondisi kenyang.” (HR Ahmad dan Tirmidzi).&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Burung saja keluar dari sarangnya untuk mencari rezeki,” kata Faozan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Karena itu, Faozan menekankan tawakal bukan berarti berhenti berusaha. Tawakal adalah bekerja dengan sungguh&#45;sungguh, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dia menjelaskan bahwa manusia memiliki kewajiban untuk merencanakan, bekerja, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan peluang yang tersedia. Namun, hasil akhirnya tetap berada dalam ketentuan Allah SWT.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Karena itu, keberhasilan ekonomi tidak seharusnya membuat seseorang menjadi sombong. Sebaliknya, kegagalan tidak boleh membuat seorang Muslim kehilangan harapan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Ketika rezeki lapang, kita bersyukur. Ketika rezeki terasa sempit, kita tetap berikhtiar dan tidak berputus asa. Allah mengetahui waktu dan ukuran yang terbaik bagi setiap hamba&#45;Nya,” ujar Faozan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Faozan juga mengingatkan jamaah agar membangun kebiasaan berbagi melalui infak dan sedekah. Menurut dia, sedekah bukan hanya bentuk kepedulian kepada sesama, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dia mengutip QS Saba ayat 39 yang menegaskan bahwa apa saja yang diinfakkan di jalan Allah, Dia akan menggantinya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Katakanlah, &quot;Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba&#45;hamba&#45;Nya.&quot; Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Faozan juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang mengatakan &quot;M? naqa?at ?adaqatun min m?l (Sedekah tidaklah mengurangi harta)”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;Menurut Faozan, hadis tersebut tidak harus dipahami secara sempit bahwa setiap harta yang disedekahkan akan kembali dalam jumlah yang sama dan dalam waktu seketika.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;“Kelapangan rezeki tidak selalu berbentuk bertambahnya angka di rekening. Rezeki juga bisa berupa kesehatan, ketenteraman, hubungan sosial yang baik, terbukanya peluang, dan keberkahan dalam kehidupan,” tuturnya.(rep)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/36454661439-1.jpeg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:21:02 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28148/sikap-muslim-yang-membuka-lebar-pintu-rezeki</guid></item><item><title>Purbaya Dicopot dari Menkeu, Sang Anak: Gaji Kecil, Kerja Nonstop Urus Negara yang Bawahan Korup</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28147/purbaya-dicopot-dari-menkeu-sang-anak-gaji-kecil-kerja-nonstop-urus-negara-yang-bawahan-korup</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatan Menteri Keuangan dan digantikan Suahasil Nazara. Keputusan tersebut memicu reaksi putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa, yang menyindir posisi sang ayah sebagai menteri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Yudo Sadewa menyampaikan reaksinya melalui akun Instagram miliknya. Ia menyebut dirinya kini tidak lagi berstatus sebagai anak menteri sehingga merasa lebih bebas berkomentar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sekarang Yudo sudah bukan anak menteri, jadi boleh bebas asbun ya,&quot; ucap Yudo Sadewa dikutip dari akun Instagram miliknya, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia kemudian menyinggung beratnya pekerjaan yang dijalani Purbaya selama menjabat sebagai Menteri Keuangan. Menurutnya, sang ayah harus menghadapi persoalan di lingkungan kementerian sekaligus bekerja untuk membangun perekonomian negara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pensiun saja dari politik, enak jadi trader gajinya miliaran per bulan,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi menteri gaji kecil, kerjanya nonstop ngurusin negara yang bawahan korup,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Purbaya Dicopot Saat Masih Rapat&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan mengejutkan karena pada Senin (14/9/2026) pagi dia masih menjalankan tugasnya sebagai Menkeu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Purbaya mendapat kabar mengenai pencopotan tersebut setelah menerima telepon dari Presiden Prabowo Subianto ketika sedang mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam video yang beredar, Purbaya terlihat mengenakan batik hijau dan berada di luar ruangan saat menerima telepon yang diduga berasal dari Presiden Prabowo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tidak lama kemudian, isu reshuffle kabinet mencuat pada Senin siang. Salah satu nama yang disebut dicopot dari kabinet adalah Purbaya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada Senin sekitar pukul 14.45 WIB, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mendadak mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ditemui awak media, Suahasil tidak banyak memberikan keterangan. Dia hanya mengatakan mendapat telepon untuk datang ke Istana Kepresidenan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Iya, saya ditelepon,&quot; ujar Suahasil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Suahasil datang mengenakan setelan jas hitam dan dasi biru yang identik dengan pakaian pelantikan Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekitar pukul 15.30 WIB, Presiden Prabowo kemudian mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Memutuskan mengangkat Prof Suahasil Nazara PhD sebagai menteri keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024&#45;2029,&quot; jelas Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).(bsc)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/13755639853-1.jpeg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:11:12 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28147/purbaya-dicopot-dari-menkeu-sang-anak-gaji-kecil-kerja-nonstop-urus-negara-yang-bawahan-korup</guid></item><item><title>Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28146/megaproyek-northern-metropolis-ambisi-hong-kong-cetak-pusat-ekonomi-baru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Hong Kong selama ini dikenal sebagai benteng kukuh pusat keuangan global dan layanan profesional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Namun, dinamika global menuntut evolusi. Di kawasan utara yang berbatasan langsung dengan Shenzhen, sebuah panggung transformasi masif tengah dibangun: Northern Metropolis seluas 30.000 hektare.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Berdasarkan laporan AFP pada Senin (14/9/2026), nilai investasi megaproyek ini menembus angka fantastis sekitar USD28,6 miliar atau setara kisaran Rp504 triliun.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Dana tersebut digelontorkan untuk merajut ekosistem terpadu, mulai dari perumahan modern, kawasan industri, pusat teknologi tinggi, fasilitas riset mutakhir, hingga infrastruktur logistik skala raksasa.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Pemerintah mematok target penyerapan yang masif. Kawasan penyangga baru ini dirancang mampu menampung sekitar 2,5 juta jiwa serta menyulap penciptaan 650.000 lapangan kerja baru. Langkah ini memuat pernyataan strategis perombakan struktur ekonomi daerah.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;&quot;Pembangunan tersebut dirancang untuk mengubah struktur ekonomi Hong Kong,&quot; demikian arah kebijakan utama yang diusung dalam rancangan besar kawasan ini.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Kedekatan geografis dengan Shenzhen dimanfaatkan secara agresif untuk memperkuat daya saing teknologi sekaligus merajut integrasi mendalam ke dalam Greater Bay Area.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Kendati demikian, megaproyek bernilai setengah ribuan triliun rupiah ini menyisakan pekerjaan rumah yang tidak kecil. Relokasi sejumlah perkampungan warga serta ancaman pengurangan lahan pertanian hingga habitat alami menjadi bayangan nyata di balik gemerlap cetak biru.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Keberhasilan jangka panjang pada akhirnya sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menarik perusahaan, investor, dan tenaga kerja agar kapasitas ekonomi raksasa ini benar&#45;benar hidup bernyawa.(rml)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/42630618562-1.jpeg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:06:40 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28146/megaproyek-northern-metropolis-ambisi-hong-kong-cetak-pusat-ekonomi-baru</guid></item><item><title>Musibah Juga Menguji Mereka yang tak Terkena Bencana</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28145/musibah-juga-menguji-mereka-yang-tak-terkena-bencana</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Ulama muda asal Surakarta, KH Ahmad Muhamad Mustain Nasoha (Gus Mustain) mengingatkan umat Islam bahwa&lt;a href=&quot;https://republika.co.id/tag/musibah&quot;&gt;&lt;strong&gt; musibah &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;bukan hanya ujian bagi mereka yang menjadi korban bencana. Orang&#45;orang yang berada dalam kondisi aman juga sedang diuji melalui sikap mereka terhadap penderitaan sesama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Al Mustainiyyah Surakarta itu mengatakan, ketika saudara Muslim kehilangan rumah, harta, keluarga, hingga mata pencaharian, masyarakat yang tidak terdampak langsung memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Musibah sesungguhnya bukan hanya ujian bagi mereka yang menjadi korban. Musibah juga merupakan ujian bagi kita yang sedang berada dalam keadaan aman,” ujar Ketua Fatwa MUI Kota Surakarta tersebut, Ahad (13/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Gus Mustain, kepedulian terhadap korban&lt;a href=&quot;https://republika.co.id/tag/bencana&quot;&gt;&lt;strong&gt; bencana &lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;merupakan bagian dari konsekuensi keimanan. Ia mengingatkan, kesalehan individual tidak boleh berhenti pada hubungan seseorang dengan Allah SWT, tetapi harus diwujudkan dalam kesalehan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(53,57,53);&quot;&gt;Ia mengutip sabda Rasulullah SAW:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Artinya: “Perumpamaan orang&#45;orang mukmin dalam saling mencintai, menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh sakit, seluruh tubuh turut merasakan dengan tidak dapat tidur dan demam.” (HR. Muslim, ?a??? Muslim, Kit?b al&#45;Birr wa a?&#45;?ilah wa al&#45;?d?b, no. 2586).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Gus Mustain mengatakan, hadis tersebut memberikan gambaran bahwa penderitaan yang dialami sebagian umat semestinya menggugah kepedulian umat lainnya. Karena itu, dia mengajak masyarakat tidak hanya mendoakan para korban bencana, tetapi juga terlibat dalam berbagai bentuk bantuan nyata.“Jangan berhenti pada doa. Doakan mereka, tetapi juga bantu mereka,” ucap Gus Mustain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bantuan tersebut, kata dia, dapat diwujudkan sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan. Di antaranya dengan menyediakan makanan, obat&#45;obatan, ambulans, tempat pengungsian, logistik, relawan, hingga dukungan untuk proses pemulihan korban.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mendorong umat Islam memperbanyak istighfar dan doa, termasuk melaksanakan qunut nazilah atau doa bersama ketika diperlukan. Namun, ikhtiar tersebut harus berjalan beriringan dengan tindakan kemanusiaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Laksanakan qunut nazilah atau doa bersama ketika diperlukan, tetapi pada saat yang sama gerakkan relawan, siapkan ambulans, logistik, obat&#45;obatan, tempat pengungsian dan bantuan pemulihan,” kata dia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Gus Mustain, sikap tersebut merupakan bentuk nyata dari ajaran Islam yang menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian penting dari kehidupan seorang Muslim.(rep)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/71788743319-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 12:25:23 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28145/musibah-juga-menguji-mereka-yang-tak-terkena-bencana</guid></item><item><title>Pekanbaru Dikepung Asap Karhutla, Udara Tidak Sehat</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28144/pekanbaru-dikepung-asap-karhutla-udara-tidak-sehat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Setelah beberapa hari kualitas udara di Kota Pekanbaru membaik, hari ini warga Pekanbaru kembali harus berhadapan dengan kualitas udara yang mengkhawatirkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat kualitas udara di Ibu Kota Provinsi Riau berada pada kategori Tidak Sehat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pantauan IQAir pada Senin 14 September 2026 pukul 08.00 WIB mencatat Indeks Kualitas Udara (AQI? US) Pekanbaru berada di angka 170.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 83,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kondisi ini menjadi alarm bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang lebih mudah terdampak buruk oleh paparan partikel halus di udara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pantauan tersebut, IQAir menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori Tidak Sehat. Artinya, paparan udara luar ruangan perlu menjadi perhatian, khususnya ketika masyarakat melakukan aktivitas dalam waktu cukup lama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain mencatat kualitas udara, IQAir juga melaporkan kondisi cuaca Pekanbaru pada pagi hari dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius. Kecepatan angin tercatat 7 kilometer per jam, sementara kelembapan udara mencapai 78 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian karena partikel berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat yang merasakan dampak asap atau memiliki aktivitas di luar ruangan diimbau meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan masker yang sesuai dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk menjadi langkah pencegahan yang dapat dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kondisi kualitas udara Pekanbaru sendiri dapat berubah dengan cepat, tergantung perkembangan Karhutla, arah dan kecepatan angin, hujan, serta kondisi atmosfer.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat disarankan terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.(roc)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/62125129484-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 12:15:46 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28144/pekanbaru-dikepung-asap-karhutla-udara-tidak-sehat</guid></item><item><title>Sempat Terkendala Jarak Pandang, Penerbangan SSK II Pekanbaru Kembali Normal</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28143/sempat-terkendala-jarak-pandang-penerbangan-ssk-ii-pekanbaru-kembali-normal</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembali berjalan lancar, aman, dan normal, Senin (14/9/2026) pagi, setelah sehari sebelumnya sempat terkendala jarak pandang rendah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan berdasarkan kondisi terkini pada Senin pukul 09.13 WIB, jarak pandang di bandara berada pada kisaran 3.700 hingga 4.000 meter.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah kondisi normal,&quot; ujar Achmad, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan, dengan kondisi jarak pandang tersebut, operasional penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru berlangsung lancar dan aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jarak pandang (visibility) berada pada angka 3.700&#45;4.000 meter. Status operasional, aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan normal,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, pada Minggu (13/9/2026), kondisi jarak pandang di Bandara SSK II sempat menurun dan berdampak terhadap proses pendaratan pesawat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pesawat Lion Air JT292 yang hendak mendarat di Pekanbaru harus mengalihkan pendaratan (divert) ke Bandara Hang Nadim Batam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Achmad menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena jarak pandang atau visibility tidak memenuhi batas aman ketika pesawat Lion Air akan melakukan pendaratan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Info dari Tower bahwa pesawat Lion divert to BTH karena jarak pandang atau visibility rendah ketika pesawat Lion mau landing,&quot; kata Achmad, Minggu (13/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyebut kondisi jarak pandang rendah tersebut terpantau ketika pesawat sudah berada di jalur pendaratan dengan ketinggian minimum 400 kaki.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Insight the runway at minimum 400 ft,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, kondisi tersebut tidak berlanjut hingga hari ini. Dengan jarak pandang yang sudah berada di kisaran 3.700&#45;4.000 meter, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru kembali berlangsung normal.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/99215557836-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 12:11:38 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28143/sempat-terkendala-jarak-pandang-penerbangan-ssk-ii-pekanbaru-kembali-normal</guid></item><item><title>Penerima Bansos Beras 30 Kg Diduga Dipungli, Bapanas Buka Kanal Aduan</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28142/penerima-bansos-beras-30-kg-diduga-dipungli-bapanas-buka-kanal-aduan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Proses distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tengah dikebut pemerintah dengan target perampungan pada akhir September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada penyaluran tahap kedua, skema pembagian mengalami penyesuaian yang cukup signifikan. Pada periode sebelumnya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan alokasi beras sebanyak 10 kilogram pada tiap bulannya, kini jatah untuk periode Juli, Agustus, dan September disalurkan secara serentak atau dirapel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setiap rumah tangga sasaran berhak membawa pulang total 30 kilogram beras sekaligus dalam satu kali pengambilan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program jaring pengaman sosial ini membidik 33.244.408 KPM di seluruh penjuru Nusantara. Data penerima ini merujuk secara spesifik pada kelompok masyarakat desil 1 hingga 4 berdasarkan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk merealisasikan kebijakan strategis ini, negara menugaskan penyaluran beras dengan total volume mencapai 997.200 ton.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, di tengah masifnya upaya pemerataan pasokan pangan tersebut, mencuat sejumlah laporan mengenai dugaan praktik pungutan liar yang menyasar para penerima bantuan di berbagai titik daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terkait isu oknum yang merugikan masyarakat ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara. Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menekankan bahwa institusinya menutup rapat segala celah toleransi terhadap praktik pungutan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia membeberkan bahwa alasan sumbangan sukarela, biaya administrasi RT/RW, maupun dalih operasional lainnya sama sekali tidak dapat dibenarkan, mengingat seluruh rantai pembiayaan program logistik ini telah ditalangi sepenuhnya oleh keuangan negara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bantuan pangan ini hak penuh KPM dan harus diterima secara utuh volumenya serta dalam kondisi baik, tanpa potongan sepeser pun. Kami minta seluruh jajaran di daerah, mulai dari pendamping, aparat desa, hingga petugas penyalur, untuk tidak melakukan pungutan dengan alasan apa pun. Kalau ada laporan seperti ini, kami pasti tindak lanjuti bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah,&quot; kata Rachmi dalam keterangannya, dikutip dari &lt;a href=&quot;https://www.suara.com/news/2026/09/13/193618/isu&#45;pungli&#45;bansos&#45;beras&#45;30&#45;kg&#45;bapanas&#45;buka&#45;suara&quot;&gt;&lt;strong&gt;Suara.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, Senin, 14 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai tindak lanjut atas indikasi penyelewengan tersebut, Bapanas terus menggalang sinergi dengan Perum Bulog selaku operator logistik utama serta jajaran pemerintah daerah untuk melacak setiap kebenaran aduan secara komprehensif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Demi memfasilitasi transparansi, sistem pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) resmi milik kelembagaan kini dibuka seluas&#45;luasnya untuk publik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi warga maupun KPM yang mendapati praktik pungutan uang atau menerima beras dengan takaran yang disunat, aduan dapat dilayangkan langsung menuju layanan hotline di nomor 0895391606768 atau diakses melalui portal elektronik resmi ppid.badanpangan.go.id.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami terus memperkuat monitoring dan evaluasi langsung ke titik&#45;titik penyaluran untuk memastikan prosesnya tertib, transparan, dan benar&#45;benar sampai utuh ke tangan penerima. Kami imbau masyarakat tidak ragu melapor jika menemui indikasi pungutan atau penyimpangan lain di lapangan,&quot; tambah Rachmi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengambilan hak KPM di berbagai sarana prasarana distribusi, seperti kantor kepala desa, balai kelurahan, hingga titik kumpul komunitas, dijamin sepenuhnya gratis demi menopang stabilitas pangan rumah tangga sasaran. Proses pendistribusian ini akan terus dipantau melalui kegiatan evaluasi harian hingga seluruh kuota penyaluran terselesaikan pada akhir bulan ini.(roc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/56549713065-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 11:50:42 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28142/penerima-bansos-beras-30-kg-diduga-dipungli-bapanas-buka-kanal-aduan</guid></item><item><title>Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Mulai Dilakukan, Setiap Arah Akan Ada Empat Jalur</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28141/pelebaran-jalan-tuanku-tambusai-mulai-dilakukan-setiap-arah-akan-ada-empat-jalur</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai melakukan proses pelebaran Jalan Tuanku Tambusai. Pelebaran jalan tersebut merupakan bagian dari penataan lalu lintas yang lebih besar di Simpang Mal SKA.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt Kepala Dinas PUPR&#45;PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan bahwa pelebaran pada ruas Jalan Tuanku Tambusai dilakukan di sekitar Rumah Sakit Hermina. Perubahan yang direncanakan cukup besar, karena kapasitas jalan nantinya akan ditambah menjadi empat lajur pada masing&#45;masing arah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dikatakannya, setelah proses pelebaran jalan selesai, masing&#45;masing jalur Jalan Tuanku Tambusai atau yang dikenal Jalan Nangka itu akan memiliki lebar sekitar 14 meter masing&#45;masing arah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Nantinya akan tersedia empat lajur kendaraan pada setiap arah. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat delapan lajur di Jalan Tuanku Tambusai untuk melayani arus kendaraan dari dua arah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk ruas yang kita lebarkan nanti, masing&#45;masing arahnya sekitar 14 meter. Di setiap arah ada empat lajur,&quot; ungkap Fahmi, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, pelebaran jalan tersebut tidak sekadar menambah kapasitas Jalan Tuanku Tambusai. Melainkan proyek tersebut merupakan bagian dari penataan lalu lintas yang lebih besar di kawasan Simpang SKA.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dengan Jalan Soekarno&#45;Hatta selama ini menjadi salah satu titik yang kerap mengalami antrean panjang kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penumpukan terjadi pada jam&#45;jam sibuk saat kendaraan dari sejumlah arah bertemu di persimpangan tersebut. Kondisi ini akan semakin terlihat padat saat akhir pekan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, persoalan tersebut sudah menjadi perhatian pemerintah sejak lama. Karena keluhan mengenai kemacetan di kawasan Simpang SKA cukup sering disampaikan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kalau sudah masuk jam sibuk, antrean kendaraan di sana memang sering panjang. Apalagi akhir pekan, kemacetan sering terjadi dan masyarakat juga banyak yang mengeluhkan kondisi itu,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, pemerintah ingin penanganannya dilakukan lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ini juga sudah menjadi perhatian pimpinan. Kita diminta bergerak cepat supaya persoalan kemacetan di persimpangan itu bisa kita tangani,&quot; pungkasnya.(ckc)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/12663283800-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 11:42:15 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28141/pelebaran-jalan-tuanku-tambusai-mulai-dilakukan-setiap-arah-akan-ada-empat-jalur</guid></item><item><title>Prabowo Sampaikan Tiga Pesan Penting Dalam KTT BRICS India</title><link>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28140/prabowo-sampaikan-tiga-pesan-penting-dalam-ktt-brics-india</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;&lt;strong&gt;RADARPEKANBARU.COM &#45; &lt;/strong&gt;Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan tiga pesan utama Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tiga pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri sesi terbatas bertajuk “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism”.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Dalam forum tersebut, Indonesia membawa visi untuk memperkuat tata kelola global yang inklusif sekaligus mendorong negara&#45;negara berkembang menyatukan kekuatan dalam memperjuangkan kepentingan dan masa depannya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Pesan pertama Prabowo menitikberatkan pada kemandirian dan ketahanan nasional. Menurut Presiden, kekuatan suatu negara harus dibangun dari kemampuan memenuhi kebutuhan mendasar rakyatnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;“Kekuatan sebuah negara bermula dari kemampuannya memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya, pangan, energi, dan pendidikan. Dengan fondasi yang kuat, Indonesia tidak akan bergantung atau mudah didikte oleh kekuatan tertentu,” ujar Teddy.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Ketahanan pangan, energi, dan pendidikan pun menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk menentukan arah pembangunan serta kepentingan nasional secara mandiri.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Pesan kedua menyangkut pentingnya memperkuat persatuan negara&#45;negara Global South. Prabowo mengingatkan bahwa kebersamaan menjadi modal penting bagi negara&#45;negara berkembang untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus memperjuangkan posisi yang setara dalam tatanan dunia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;“Mengutip pepatah ‘Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh’, Presiden mengingatkan kembali pentingnya spirit Konferensi Asia&#45;Afrika. Negara&#45;negara Global South kini berdiri setara untuk memperjuangkan kepentingan dan masa depannya sendiri,” ungkap Seskab.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Pesan ketiga berkaitan dengan besarnya kekuatan BRICS yang mewakili separuh populasi dunia. Prabowo menilai potensi tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kolaborasi konkret yang mampu memperluas manfaat pembangunan bagi negara&#45;negara berkembang.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;“BRICS mewakili separuh populasi dunia. Kekuatan ini harus diubah menjadi kerja sama yang nyata: memperkuat ketahanan pangan dan energi, menghubungkan pasar, modal, teknologi, sumber daya, dan pengetahuan, serta membuka peluang pembangunan yang lebih besar bagi negara&#45;negara berkembang,” tutur Teddy.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mendorong penguatan tata kelola global agar lebih adil dan inklusif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;Perserikatan Bangsa&#45;Bangsa (PBB), kata Presiden, tetap harus berada di pusat sistem multilateral dunia, namun perlu diperkuat agar mampu merespons perubahan dan tantangan global secara lebih efektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(23,34,43);&quot;&gt;“PBB harus tetap menjadi pusat sistem multilateral, namun perlu diperkuat agar lebih representatif, responsif, dan mampu menghadirkan hasil konkret bagi masyarakat dunia,” lanjutnya.(rml)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://radarpekanbaru.com/assets//berita/original/81196264661-1.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 11:39:09 +0700</pubDate><guid>https://radarpekanbaru.com/news/detail/28140/prabowo-sampaikan-tiga-pesan-penting-dalam-ktt-brics-india</guid></item></channel></rss>