• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3412 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3397 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3365 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3422 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3386 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?

Redaksi Radarpku

Rabu, 12 Agustus 2026 09:56:40 WIB
Cetak
Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?

RADARPEKANBARU.COM - Islam bukanlah agama yang mengajarkan sikap keras, apalagi gemar mengkafirkan masyarakat. Sebaliknya, Islam membawa kelembutan dan kasih sayang, termasuk kepada orang-orang yang bermaksiat dan berdosa.

Kita sering menyaksikan orang-orang yang mengaku berilmu dan beriman, tetapi kemudian dengan mudah mengkafirkan para pelaku maksiat dan membuat mereka berputus asa dari rahmat Allah Ta’ala.

Menurut metode berpikir mereka, yang satu dianggap kafir, yang lain disebut ahli bidah, sementara yang lainnya lagi dinilai fasik. Akibatnya, mereka justru membuat manusia berputus asa dari rahmat Ar-Rahman Ar-Rahim dan menjauhkan mereka dari agama Rabb seluruh alam.

Salah satu akhlak Rasulullah SAW adalah kasih sayang. Beliau menyayangi orang-orang yang bermaksiat dan berdosa, serta selalu membukakan bagi mereka pintu harapan dan pintu ampunan, betapapun banyak dosa dan kesalahan yang telah dilakukan seorang hamba.

Diriwayatkan dari Abu Ath-Thuwail Syathb Al-Mamdud, ia berkata, “Aku datang menemui Rasulullah SAW lalu aku bertanya, ‘Bagaimana menurutmu tentang seseorang yang melakukan seluruh dosa, tetapi tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun?

Ia bahkan tidak meninggalkan satu kebutuhan pun melainkan dipenuhinya, dan tidak pula meninggalkan satu perkara pun melainkan diambilnya dengan tangannya. Apakah masih ada kesempatan baginya untuk bertobat?’

Beliau bertanya, ‘Apakah engkau telah masuk Islam?’ Aku menjawab, ‘Adapun aku, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah.’

Beliau bersabda, ‘Ya. Hendaknya ia melakukan berbagai kebaikan dan meninggalkan kesyirikan. Allah akan menjadikan semuanya sebagai kebaikan.’”

Allah Ta’ala berfirman:

"Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS Az-Zumar: 53).

Salah satu bentuk akhlak Rasulullah SAW adalah bersikap lembut kepada orang-orang yang bermaksiat dan berdosa.

Beliau menasihati mereka dan menjelaskan hikmah di balik larangan yang telah ditetapkan Allah terhadap berbagai perbuatan haram.

Diriwayatkan dari Abu Umamah bahwa seorang pemuda datang kepada Nabi ? dan berkata, “Wahai Rasulullah, izinkanlah aku berzina.”

Orang-orang yang berada di sana langsung meneriakinya dan berkata, “Diam! Diam!” Namun Rasulullah SAW bersabda, “Biarkan dia. Dekatkanlah dia kepadaku.”

Pemuda itu pun mendekat hingga berada di dekat Rasulullah SAW. Beliau kemudian bertanya kepadanya, “Apakah engkau rela jika zina itu dilakukan terhadap ibumu?”

Pemuda itu menjawab, “Tidak, wahai Rasulullah. Semoga Allah menjadikanku sebagai tebusan untukmu.”

Beliau bersabda, “Begitu pula manusia tidak rela jika hal itu dilakukan terhadap ibu mereka.” Beliau bertanya lagi, “Apakah engkau rela jika zina itu dilakukan terhadap putrimu?”

Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah, wahai Rasulullah. Semoga Allah menjadikanku sebagai tebusan untukmu.”

Beliau bersabda, “Begitu pula manusia tidak rela jika hal itu dilakukan terhadap putri-putri mereka.”

Beliau bertanya lagi, “Apakah engkau rela jika zina itu dilakukan terhadap saudara perempuanmu?”

Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah, wahai Rasulullah. Semoga Allah menjadikanku sebagai tebusan untukmu.”

Beliau bersabda, “Begitu pula manusia tidak rela jika hal itu dilakukan terhadap saudara perempuan mereka.”

Kemudian beliau menyebutkan hal yang sama berkaitan dengan bibi dari pihak ayah dan bibi dari pihak ibu. Setelah itu pemuda tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, doakanlah aku.”

Maka Rasulullah SAW meletakkan tangannya pada pemuda tersebut dan berdoa, “Ya Allah, ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya, dan jagalah kehormatannya.”

Setelah itu, pemuda tersebut tidak lagi menoleh kepada sesuatu pun yang berkaitan dengan perbuatan zina.

Di antara petunjuk Rasulullah SAW dalam menghadapi orang-orang yang bermaksiat adalah anjuran untuk menutup aib mereka.

Banyak sekali hadis Nabi SAW yang menganjurkan seorang Muslim untuk menutup aib saudaranya dan memperingatkan agar tidak mencari-cari kesalahan serta kekeliruannya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menutupi aib seorang Muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat.” (HR Bukhari).

Dalam Fath al-Bari Fi Syarh Shahih al-Bukhari, Ibnu Hajar menjelaskan makna sabda Nabi SAW, “Barang siapa menutupi seorang Muslim,” yaitu apabila seseorang melihat saudaranya melakukan suatu perbuatan buruk lalu tidak menyebarkannya kepada orang lain.

Namun, hal ini bukan berarti seseorang tidak boleh mengingkari perbuatan tersebut secara pribadi.

Demikianlah Rasulullah SAW sosok yang paling menjaga kehormatan manusia, mengajarkan kepada kita agar menutup aib orang-orang yang melakukan maksiat. Sebagai balasannya, Allah Ta’ala akan menutup aib kita pada hari kiamat.

Dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, beliau bersabda. “Barang siapa menutupi aib saudaranya sesama Muslim, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat. Dan barang siapa membuka aib saudaranya sesama Muslim, Allah akan membuka aibnya, bahkan Dia akan mempermalukannya karena aib tersebut di dalam rumahnya.” (HR Ibnu Majah).

Dari Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW juga bersabda, “Barang siapa mengetahui suatu keburukan dari saudaranya lalu ia menutupinya, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.” (HR Ahmad).

Perhatikan pula kisah Ma’iz radhiyallahu ‘anhu. Ketika Hazzal radhiyallahu ‘anhu datang untuk memberikan kesaksian bahwa Ma’iz telah melakukan zina, Rasulullah SAW menunjukkan kemarahan yang tampak pada wajah beliau. Beliau bahkan menegur Hazzal.

Dari Yazid bin Nu’aim, dari ayahnya, diriwayatkan bahwa Ma’iz datang kepada Nabi SAW dan mengakui perbuatannya sebanyak empat kali.

Kemudian Nabi SAW memerintahkan agar hukuman rajam ditegakkan. Kepada Hazzal beliau bersabda,“Seandainya engkau menutupinya dengan pakaianmu, itu lebih baik bagimu.”

Hazzal bin Ri’ab bin Zaid bin Kulaib Al-Aslami memahami bahwa Nabi SAW menginginkan agar aib tersebut tidak disebarluaskan.

Seandainya Hazzal menutupinya dan menyuruh Ma’iz untuk bertobat serta merahasiakan kesalahannya, hal itu lebih baik daripada apa yang telah dilakukannya hingga akhirnya menjadi sebab ditegakkannya hukuman atas Ma’iz.

Dalam al-Muntaqa Syarh al-Muwattha’, al-Baji menjelaskan penyebutan “pakaian” dalam hadis tersebut merupakan bentuk penegasan.

Seandainya satu-satunya cara untuk menutupi aib Ma’iz adalah dengan menutupinya menggunakan pakaian di hadapan orang-orang yang hendak bersaksi, hal itu tetap lebih baik daripada membuka perkaranya dan menjadi sebab ditegakkannya hukuman atas dirinya.

Ibnu Al-Atsir mengomentari hadis ini dalam kitabnya al-Nihayah fi Gharib Al-Hadits wa al-Atsar, dan berkata, “Beliau mengatakan demikian karena kecintaan untuk menyembunyikan aib dan ketidaksukaan terhadap penyebarannya.”(rep)

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Kala Umar Kejar Sendiri Unta Baitul Mal yang Terlepas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:34:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Apa yang dilakukan seorang pemi.

Dakwatuna

Sifat Tercela yang Dibenci Allah SWT, Sebagian Besar Banyak Dijumpai Saat Ini

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:24:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Banyak ayat Alquran dan hadis y.

Dakwatuna

Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 09:52:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Setiap orang pasti mendambakan .

Dakwatuna

Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Jumat, 07 Agustus 2026 - 09:06:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu hari, Nabi Muhammad .

Dakwatuna

3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

Kamis, 06 Agustus 2026 - 08:53:23 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Mengapa ada orang yang bergelim.

Dakwatuna

Bersegera dalam Hal Kebaikan

Rabu, 05 Agustus 2026 - 08:59:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
12 Agustus 2026
Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
12 Agustus 2026
Program Magang Nasional 2026 Dimulai, Cek 6 Hak Wajib Peserta
12 Agustus 2026
Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
12 Agustus 2026
Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?
12 Agustus 2026
AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4
12 Agustus 2026
Riau Masuk Dalam Daftar Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla Nasional
11 Agustus 2026
Berlaku Hingga 31 Agustus 2026, Denda Pajak PKB di Riau Dihapuskan
11 Agustus 2026
Berkas Pemerasan Eks Ajudan Abdul Wahid Lengkap, Segera Disidangkan
11 Agustus 2026
Sekolah Swasta Elite Segera Dicoret Dari Penerima Manfaat Program MBG
11 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
  • 2 Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
  • 3 Program Magang Nasional 2026 Dimulai, Cek 6 Hak Wajib Peserta
  • 4 Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
  • 5 Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?
  • 6 AS Gelontorkan Bantuan Darurat 15,5 Juta Dolar AS untuk Kolombia Pascagempa M7,4
  • 7 Riau Masuk Dalam Daftar Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla Nasional

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com