• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3290 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3269 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3247 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3294 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3257 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

Redaksi Radarpku

Kamis, 06 Agustus 2026 08:53:23 WIB
Cetak
3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

RADARPEKANBARU.COM - Mengapa ada orang yang bergelimang harta, jabatan, dan berbagai kesenangan dunia, tetapi hidupnya tetap terasa hampa?

Sebaliknya, mengapa ada orang yang hidup sederhana, namun wajahnya memancarkan ketenangan dan kebahagiaan?

Pertanyaan ini telah dijawab dengan sangat mendalam oleh Ibn al-Qayyim. Menurut dia, manusia sering keliru memahami hakikat kenikmatan. Banyak orang mengira bahwa kenikmatan terbesar adalah harta, makanan, kekuasaan, atau syahwat.

Padahal, semua itu hanyalah kenikmatan yang sementara, bahkan sebagian justru dapat menjadi jalan menuju kesengsaraan.

Dalam kitab al-Jawab al-Kafi li Man Sa'ala 'an ad-Dawa' asy-Syafi, Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa kenikmatan dunia terbagi menjadi tiga macam.

Pertama, kenikmatan yang mengantarkan ke surga

Jenis pertama adalah kenikmatan yang membawa seseorang kepada kenikmatan akhirat. Inilah kenikmatan yang paling tinggi, paling sempurna, dan paling dicintai Allah.

Seorang mukmin tidak hanya mendapatkan pahala dari ibadah mahdhah seperti shalat dan puasa.

Bahkan perkara-perkara mubah seperti makan, minum, berpakaian, bekerja, mencari nafkah, hingga hubungan suami istri dapat berubah menjadi ibadah apabila diniatkan untuk mencari ridha Allah.

Karena itu, seorang mukmin diberi pahala atas seluruh kenikmatan yang ia gunakan sebagai sarana mendekat kepada Allah.

Namun, di atas semua kenikmatan itu, Ibn al-Qayyim menegaskan bahwa tidak ada yang lebih agung daripada nikmat mengenal Allah, mencintai-Nya, merindukan perjumpaan dengan-Nya, dan berharap dapat memandang wajah-Nya kelak di surga.

"Kenikmatan terbesar di dunia tanpa pengecualian adalah kenikmatan mengenal Allah, mencintai-Nya. Itulah surga dunia dan kenikmatan yang paling tinggi. Dibandingkan dengannya, seluruh kenikmatan dunia yang fana hanyalah setetes air di tengah lautan. Ruh, hati, dan jasad manusia diciptakan untuk tujuan itu. Mengenal Allah dan mencintai-Nya merupakan penyejuk mata, kebahagiaan ruh, kegembiraan hati, serta kenikmatan sejati dalam kehidupan dunia. Bahkan seluruh kenikmatan dunia yang memutus hubungan seseorang dari Allah pada akhirnya akan berubah menjadi penderitaan dan siksa. Pemiliknya hanya akan berada di kehidupan yang sempit. Tidak ada kehidupan yang benar-benar baik kecuali bersama Allah."

Kalimat inilah yang menjadi inti seluruh pembahasan beliau tentang hakikat kebahagiaan.

Kedua, kenikmatan yang berujung penyesalan

Jenis kedua adalah kenikmatan yang justru menghalangi seseorang dari kenikmatan akhirat. Kenikmatan ini tampak indah di awal, tetapi berakhir dengan penderitaan.

Allah menggambarkan keadaan orang-orang yang tenggelam dalam kesenangan dunia tanpa mengingat akhirat:

"Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia mengumpulkan mereka semua (dan Allah berfirman), "Wahai golongan jin! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan, kami telah saling mendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang Engkau tentukan buat kami telah datang." Allah berfirman, "Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain." Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui." (QS al-An'am: 128)

Contohnya adalah kenikmatan yang diperoleh melalui kemaksiatan, seperti syirik, zina, minuman keras, kezaliman, kesombongan, dan berbagai dosa lainnya.

Menurut Ibnu al-Qayyim, semua kenikmatan seperti itu pada hakikatnya merupakan istidraj, yaitu Allah membiarkan seseorang terus menikmati kesenangan agar akhirnya ia merasakan azab yang jauh lebih berat.

Allah berfirman:

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.

Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh." (QS al-A'raf: 182–183)

Sebagian ulama salaf berkata ketika menafsirkan ayat ini, "Setiap kali mereka melakukan satu dosa, Allah tambahkan satu nikmat kepada mereka."

Ketiga, kenikmatan yang mubah

Jenis ketiga adalah kenikmatan yang dibolehkan syariat. Makan, minum, berpakaian, memiliki rumah, kendaraan, dan berbagai fasilitas hidup termasuk di dalamnya.

Kenikmatan seperti ini tidak berdosa, tetapi juga tidak otomatis bernilai ibadah apabila tidak digunakan untuk mendekat kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap bentuk hiburan yang dilakukan seseorang adalah sia-sia, kecuali memanah dengan busurnya, melatih kudanya, dan bercanda dengan istrinya. Sesungguhnya ketiganya termasuk perkara yang benar." (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Hibban)

Artinya, seluruh kenikmatan dunia seharusnya menjadi sarana menuju tujuan yang lebih besar, yaitu keridhaan Allah.

Dalam kitab Shaid al-Khathir, Imam Ibnu al-Jauzi mengingatkan bahwa manusia sering salah memahami kebahagiaan.

Dia mengingatkan, "Para pencari dunia telah lalai dari hakikat kenikmatan. Padahal kenikmatan dunia yang sebenarnya adalah kemuliaan ilmu, indahnya menjaga kehormatan diri, kemuliaan harga diri, kemuliaan sifat qana'ah, dan manisnya berbuat baik kepada sesama manusia."

"Adapun menjadikan makanan dan hubungan suami istri sebagai puncak kenikmatan hanyalah kesibukan orang yang tidak mengenal hakikat kenikmatan. Sebab keduanya hanyalah sarana menjaga tubuh dan keturunan," kata dia.

Ibnu al-Jauzi juga mengingatkan bahwa mengejar harta tanpa batas bukanlah kebebasan, melainkan bentuk perbudakan.

"Orang yang terus mengejar harta sejatinya hanyalah budak sekaligus penjaga hartanya sendiri. Siang malam ia dihantui rasa takut kehilangan harta tersebut."(rep)

 

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Jumat, 07 Agustus 2026 - 09:06:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu hari, Nabi Muhammad .

Dakwatuna

Bersegera dalam Hal Kebaikan

Rabu, 05 Agustus 2026 - 08:59:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

Dakwatuna

Seberapa Sering Kita Merasakan Waktu Berjalan Begitu Cepat?

Selasa, 04 Agustus 2026 - 08:56:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Betapa cepatnya hari-hari berlalu.Pernahkah kita benar-bena.

Dakwatuna

Benarkah Membujang Lebih Baik Jika untuk Beribadah? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Senin, 03 Agustus 2026 - 10:58:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sebagian kalangan mungkin ada y.

Dakwatuna

Mereka yang Merindukan Perjumpaan dengan Allah SWT, Mengikuti Jejak Rasulullah SAW

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:45:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara nikmat terbesar yang .

Dakwatuna

Enam Ajakan yang Berada di Sekeliling Manusia Menurut Abu Bakar Ash-Shiddiq

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:44:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Setiap manusia hidup di tengah .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam Murid Baru SD Dan SMP Negeri
07 Agustus 2026
Kebutuhan BBM di Riau Meningkat, Pertamina Genjot Penyaluran hingga 27 Persen
07 Agustus 2026
Penghapusan Denda PBB Masih Berlaku, Bapenda Imbau Warga Segera Bayar Pajak
07 Agustus 2026
Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW
07 Agustus 2026
Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati
07 Agustus 2026
Kapal Kargo India Tenggelam Diserang Proyektil di Laut Merah
07 Agustus 2026
Harga TBS Sawit di Riau Sentuh Angka Rp4.011 per Kg
06 Agustus 2026
Pembangunan Jembatan Siak V Dan Flyover Garuda Sakti Diusulkan Ke Kementerian PU
06 Agustus 2026
Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Ada Mobil, Tanah, Emas hingga Kapal
06 Agustus 2026
3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?
06 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam Murid Baru SD Dan SMP Negeri
  • 2 Kebutuhan BBM di Riau Meningkat, Pertamina Genjot Penyaluran hingga 27 Persen
  • 3 Penghapusan Denda PBB Masih Berlaku, Bapenda Imbau Warga Segera Bayar Pajak
  • 4 Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW
  • 5 Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati
  • 6 Kapal Kargo India Tenggelam Diserang Proyektil di Laut Merah
  • 7 Harga TBS Sawit di Riau Sentuh Angka Rp4.011 per Kg

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com