• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2257 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4589 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4615 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4567 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4689 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

Redaksi Radarpku

Kamis, 06 Agustus 2026 08:53:23 WIB
Cetak
3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

RADARPEKANBARU.COM - Mengapa ada orang yang bergelimang harta, jabatan, dan berbagai kesenangan dunia, tetapi hidupnya tetap terasa hampa?

Sebaliknya, mengapa ada orang yang hidup sederhana, namun wajahnya memancarkan ketenangan dan kebahagiaan?

Pertanyaan ini telah dijawab dengan sangat mendalam oleh Ibn al-Qayyim. Menurut dia, manusia sering keliru memahami hakikat kenikmatan. Banyak orang mengira bahwa kenikmatan terbesar adalah harta, makanan, kekuasaan, atau syahwat.

Padahal, semua itu hanyalah kenikmatan yang sementara, bahkan sebagian justru dapat menjadi jalan menuju kesengsaraan.

Dalam kitab al-Jawab al-Kafi li Man Sa'ala 'an ad-Dawa' asy-Syafi, Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa kenikmatan dunia terbagi menjadi tiga macam.

Pertama, kenikmatan yang mengantarkan ke surga

Jenis pertama adalah kenikmatan yang membawa seseorang kepada kenikmatan akhirat. Inilah kenikmatan yang paling tinggi, paling sempurna, dan paling dicintai Allah.

Seorang mukmin tidak hanya mendapatkan pahala dari ibadah mahdhah seperti shalat dan puasa.

Bahkan perkara-perkara mubah seperti makan, minum, berpakaian, bekerja, mencari nafkah, hingga hubungan suami istri dapat berubah menjadi ibadah apabila diniatkan untuk mencari ridha Allah.

Karena itu, seorang mukmin diberi pahala atas seluruh kenikmatan yang ia gunakan sebagai sarana mendekat kepada Allah.

Namun, di atas semua kenikmatan itu, Ibn al-Qayyim menegaskan bahwa tidak ada yang lebih agung daripada nikmat mengenal Allah, mencintai-Nya, merindukan perjumpaan dengan-Nya, dan berharap dapat memandang wajah-Nya kelak di surga.

"Kenikmatan terbesar di dunia tanpa pengecualian adalah kenikmatan mengenal Allah, mencintai-Nya. Itulah surga dunia dan kenikmatan yang paling tinggi. Dibandingkan dengannya, seluruh kenikmatan dunia yang fana hanyalah setetes air di tengah lautan. Ruh, hati, dan jasad manusia diciptakan untuk tujuan itu. Mengenal Allah dan mencintai-Nya merupakan penyejuk mata, kebahagiaan ruh, kegembiraan hati, serta kenikmatan sejati dalam kehidupan dunia. Bahkan seluruh kenikmatan dunia yang memutus hubungan seseorang dari Allah pada akhirnya akan berubah menjadi penderitaan dan siksa. Pemiliknya hanya akan berada di kehidupan yang sempit. Tidak ada kehidupan yang benar-benar baik kecuali bersama Allah."

Kalimat inilah yang menjadi inti seluruh pembahasan beliau tentang hakikat kebahagiaan.

Kedua, kenikmatan yang berujung penyesalan

Jenis kedua adalah kenikmatan yang justru menghalangi seseorang dari kenikmatan akhirat. Kenikmatan ini tampak indah di awal, tetapi berakhir dengan penderitaan.

Allah menggambarkan keadaan orang-orang yang tenggelam dalam kesenangan dunia tanpa mengingat akhirat:

"Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia mengumpulkan mereka semua (dan Allah berfirman), "Wahai golongan jin! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan, kami telah saling mendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang Engkau tentukan buat kami telah datang." Allah berfirman, "Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain." Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui." (QS al-An'am: 128)

Contohnya adalah kenikmatan yang diperoleh melalui kemaksiatan, seperti syirik, zina, minuman keras, kezaliman, kesombongan, dan berbagai dosa lainnya.

Menurut Ibnu al-Qayyim, semua kenikmatan seperti itu pada hakikatnya merupakan istidraj, yaitu Allah membiarkan seseorang terus menikmati kesenangan agar akhirnya ia merasakan azab yang jauh lebih berat.

Allah berfirman:

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.

Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh." (QS al-A'raf: 182–183)

Sebagian ulama salaf berkata ketika menafsirkan ayat ini, "Setiap kali mereka melakukan satu dosa, Allah tambahkan satu nikmat kepada mereka."

Ketiga, kenikmatan yang mubah

Jenis ketiga adalah kenikmatan yang dibolehkan syariat. Makan, minum, berpakaian, memiliki rumah, kendaraan, dan berbagai fasilitas hidup termasuk di dalamnya.

Kenikmatan seperti ini tidak berdosa, tetapi juga tidak otomatis bernilai ibadah apabila tidak digunakan untuk mendekat kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap bentuk hiburan yang dilakukan seseorang adalah sia-sia, kecuali memanah dengan busurnya, melatih kudanya, dan bercanda dengan istrinya. Sesungguhnya ketiganya termasuk perkara yang benar." (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Hibban)

Artinya, seluruh kenikmatan dunia seharusnya menjadi sarana menuju tujuan yang lebih besar, yaitu keridhaan Allah.

Dalam kitab Shaid al-Khathir, Imam Ibnu al-Jauzi mengingatkan bahwa manusia sering salah memahami kebahagiaan.

Dia mengingatkan, "Para pencari dunia telah lalai dari hakikat kenikmatan. Padahal kenikmatan dunia yang sebenarnya adalah kemuliaan ilmu, indahnya menjaga kehormatan diri, kemuliaan harga diri, kemuliaan sifat qana'ah, dan manisnya berbuat baik kepada sesama manusia."

"Adapun menjadikan makanan dan hubungan suami istri sebagai puncak kenikmatan hanyalah kesibukan orang yang tidak mengenal hakikat kenikmatan. Sebab keduanya hanyalah sarana menjaga tubuh dan keturunan," kata dia.

Ibnu al-Jauzi juga mengingatkan bahwa mengejar harta tanpa batas bukanlah kebebasan, melainkan bentuk perbudakan.

"Orang yang terus mengejar harta sejatinya hanyalah budak sekaligus penjaga hartanya sendiri. Siang malam ia dihantui rasa takut kehilangan harta tersebut."(rep)

 

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Umur Panjang tapi Sedikit Manfaatnya, Renungkan Nasihat Syekh Ibnu Athaillah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:48:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Nasihat Nabi Isa yang Diabadikan Para Ulama Turun Menurun, Pengingat Sepanjang Masa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:33:12 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam berbagai nasihatnya, Nabi.

Dakwatuna

Bagaimana Umar bin Abdul Aziz Berantas Korupsi Birokrasi? Ini 7 Langkah Briliannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:28:07 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:18:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Cuma Sampai 30 November, Jangan Lewatkan Program Pemutihan Denda Pajak di Riau
15 Oktober 2026
Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 12,9 Persen dan Solar 31,8 Persen di Riau
15 Oktober 2026
3.252 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 4 Titik
15 Oktober 2026
Umur Panjang tapi Sedikit Manfaatnya, Renungkan Nasihat Syekh Ibnu Athaillah
15 Oktober 2026
Riuh Desakan Pemakzulan, Pengamat: Putusan MK Produk Hukum, Bukan Politik
15 Oktober 2026
Koalisi Saudi Gempur Depot Bahan Bakar Houthi di Tiga Wilayah Yaman
15 Oktober 2026
Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR
14 Oktober 2026
Kredit Fiktif Rp2,59 Miliar, Kejari Rohul Tahan Empat Pengurus Koperasi
14 Oktober 2026
Kemenhaj Riau Awasi Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara, Travel Tak Berizin Ikut Diperiksa
14 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Pemko Pekanbaru Terapkan PJJ Dua Hari
14 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Cuma Sampai 30 November, Jangan Lewatkan Program Pemutihan Denda Pajak di Riau
  • 2 Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 12,9 Persen dan Solar 31,8 Persen di Riau
  • 3 3.252 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 4 Titik
  • 4 Umur Panjang tapi Sedikit Manfaatnya, Renungkan Nasihat Syekh Ibnu Athaillah
  • 5 Riuh Desakan Pemakzulan, Pengamat: Putusan MK Produk Hukum, Bukan Politik
  • 6 Koalisi Saudi Gempur Depot Bahan Bakar Houthi di Tiga Wilayah Yaman
  • 7 Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com