• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3816 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3810 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3781 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3868 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3793 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

Redaksi Radarpku

Kamis, 06 Agustus 2026 08:53:23 WIB
Cetak
3 Bentuk Kenikmatan yang Dinikmati Manusia, Mana yang Lebih Berharga?

RADARPEKANBARU.COM - Mengapa ada orang yang bergelimang harta, jabatan, dan berbagai kesenangan dunia, tetapi hidupnya tetap terasa hampa?

Sebaliknya, mengapa ada orang yang hidup sederhana, namun wajahnya memancarkan ketenangan dan kebahagiaan?

Pertanyaan ini telah dijawab dengan sangat mendalam oleh Ibn al-Qayyim. Menurut dia, manusia sering keliru memahami hakikat kenikmatan. Banyak orang mengira bahwa kenikmatan terbesar adalah harta, makanan, kekuasaan, atau syahwat.

Padahal, semua itu hanyalah kenikmatan yang sementara, bahkan sebagian justru dapat menjadi jalan menuju kesengsaraan.

Dalam kitab al-Jawab al-Kafi li Man Sa'ala 'an ad-Dawa' asy-Syafi, Ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa kenikmatan dunia terbagi menjadi tiga macam.

Pertama, kenikmatan yang mengantarkan ke surga

Jenis pertama adalah kenikmatan yang membawa seseorang kepada kenikmatan akhirat. Inilah kenikmatan yang paling tinggi, paling sempurna, dan paling dicintai Allah.

Seorang mukmin tidak hanya mendapatkan pahala dari ibadah mahdhah seperti shalat dan puasa.

Bahkan perkara-perkara mubah seperti makan, minum, berpakaian, bekerja, mencari nafkah, hingga hubungan suami istri dapat berubah menjadi ibadah apabila diniatkan untuk mencari ridha Allah.

Karena itu, seorang mukmin diberi pahala atas seluruh kenikmatan yang ia gunakan sebagai sarana mendekat kepada Allah.

Namun, di atas semua kenikmatan itu, Ibn al-Qayyim menegaskan bahwa tidak ada yang lebih agung daripada nikmat mengenal Allah, mencintai-Nya, merindukan perjumpaan dengan-Nya, dan berharap dapat memandang wajah-Nya kelak di surga.

"Kenikmatan terbesar di dunia tanpa pengecualian adalah kenikmatan mengenal Allah, mencintai-Nya. Itulah surga dunia dan kenikmatan yang paling tinggi. Dibandingkan dengannya, seluruh kenikmatan dunia yang fana hanyalah setetes air di tengah lautan. Ruh, hati, dan jasad manusia diciptakan untuk tujuan itu. Mengenal Allah dan mencintai-Nya merupakan penyejuk mata, kebahagiaan ruh, kegembiraan hati, serta kenikmatan sejati dalam kehidupan dunia. Bahkan seluruh kenikmatan dunia yang memutus hubungan seseorang dari Allah pada akhirnya akan berubah menjadi penderitaan dan siksa. Pemiliknya hanya akan berada di kehidupan yang sempit. Tidak ada kehidupan yang benar-benar baik kecuali bersama Allah."

Kalimat inilah yang menjadi inti seluruh pembahasan beliau tentang hakikat kebahagiaan.

Kedua, kenikmatan yang berujung penyesalan

Jenis kedua adalah kenikmatan yang justru menghalangi seseorang dari kenikmatan akhirat. Kenikmatan ini tampak indah di awal, tetapi berakhir dengan penderitaan.

Allah menggambarkan keadaan orang-orang yang tenggelam dalam kesenangan dunia tanpa mengingat akhirat:

"Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia mengumpulkan mereka semua (dan Allah berfirman), "Wahai golongan jin! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan, kami telah saling mendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang Engkau tentukan buat kami telah datang." Allah berfirman, "Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain." Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui." (QS al-An'am: 128)

Contohnya adalah kenikmatan yang diperoleh melalui kemaksiatan, seperti syirik, zina, minuman keras, kezaliman, kesombongan, dan berbagai dosa lainnya.

Menurut Ibnu al-Qayyim, semua kenikmatan seperti itu pada hakikatnya merupakan istidraj, yaitu Allah membiarkan seseorang terus menikmati kesenangan agar akhirnya ia merasakan azab yang jauh lebih berat.

Allah berfirman:

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.

Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh." (QS al-A'raf: 182–183)

Sebagian ulama salaf berkata ketika menafsirkan ayat ini, "Setiap kali mereka melakukan satu dosa, Allah tambahkan satu nikmat kepada mereka."

Ketiga, kenikmatan yang mubah

Jenis ketiga adalah kenikmatan yang dibolehkan syariat. Makan, minum, berpakaian, memiliki rumah, kendaraan, dan berbagai fasilitas hidup termasuk di dalamnya.

Kenikmatan seperti ini tidak berdosa, tetapi juga tidak otomatis bernilai ibadah apabila tidak digunakan untuk mendekat kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap bentuk hiburan yang dilakukan seseorang adalah sia-sia, kecuali memanah dengan busurnya, melatih kudanya, dan bercanda dengan istrinya. Sesungguhnya ketiganya termasuk perkara yang benar." (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Hibban)

Artinya, seluruh kenikmatan dunia seharusnya menjadi sarana menuju tujuan yang lebih besar, yaitu keridhaan Allah.

Dalam kitab Shaid al-Khathir, Imam Ibnu al-Jauzi mengingatkan bahwa manusia sering salah memahami kebahagiaan.

Dia mengingatkan, "Para pencari dunia telah lalai dari hakikat kenikmatan. Padahal kenikmatan dunia yang sebenarnya adalah kemuliaan ilmu, indahnya menjaga kehormatan diri, kemuliaan harga diri, kemuliaan sifat qana'ah, dan manisnya berbuat baik kepada sesama manusia."

"Adapun menjadikan makanan dan hubungan suami istri sebagai puncak kenikmatan hanyalah kesibukan orang yang tidak mengenal hakikat kenikmatan. Sebab keduanya hanyalah sarana menjaga tubuh dan keturunan," kata dia.

Ibnu al-Jauzi juga mengingatkan bahwa mengejar harta tanpa batas bukanlah kebebasan, melainkan bentuk perbudakan.

"Orang yang terus mengejar harta sejatinya hanyalah budak sekaligus penjaga hartanya sendiri. Siang malam ia dihantui rasa takut kehilangan harta tersebut."(rep)

 

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki

Jumat, 04 September 2026 - 08:59:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Ilmu bukan sekadar pengetahuan yang memenuhi pikiran, tetap.

Dakwatuna

Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?

Kamis, 03 September 2026 - 10:02:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Duduk dengan posisi memeluk lut.

Dakwatuna

Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil

Rabu, 02 September 2026 - 09:30:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Angan-angan yang terus dipeliha.

Dakwatuna

Berkontribusi untuk Dakwah

Selasa, 01 September 2026 - 09:57:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Al-Hayatu jihadun, hidup.

Dakwatuna

Agar Hidup Terasa Tenteram

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:06:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Ahmad bin Muhammad bin At.

Dakwatuna

Lalaikan Shalat, Rugikan Diri Sendiri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:43:08 WIB

"Tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
04 September 2026
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
04 September 2026
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
04 September 2026
Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
04 September 2026
Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
04 September 2026
Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
04 September 2026
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
  • 2 Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
  • 3 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
  • 4 Maksiat Menghalangi Ilmu dan Rezeki
  • 5 Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok
  • 6 Pertemuan Prabowo-Putin Bukan Kunjungan Diplomatik Biasa
  • 7 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com