• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1894 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4226 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4227 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4180 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4297 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah

Redaksi Radarpku

Rabu, 08 Juli 2026 10:28:19 WIB
Cetak
Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah

RADARPEKANBARU.COM - Hubungan antara Nusantara dan Timur Tengah ternyata telah terjalin jauh sebelum Islam berkembang di kepulauan Indonesia. Melalui jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Arab, Persia, Cina, dan kawasan Asia Tenggara, kapal-kapal para pedagang diduga telah singgah di Nusantara sejak era peradaban Phunisia dan Saba. Jaringan perdagangan inilah yang kemudian menjadi pondasi bagi lahirnya hubungan keagamaan, intelektual, dan budaya pada masa-masa berikutnya.

Buku Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII-VXIII menyebutkan hubungan antara Nusantara dan Timur Tengah memiliki sejarah yang sangat panjang, bahkan dapat ditelusuri hingga masa kuno (antiquity). Kontak awal antara kedua kawasan ini, terutama dalam bidang perdagangan, telah berlangsung sejak era Phunisia dan Saba.

Peradaban Phunisia adalah peradaban kuno bangsa pelaut dan pedagang yang hidup di wilayah pesisir Levant, kira-kira kawasan Lebanon, Suriah, dan sekitarnya di tepi timur Laut Tengah. Saba adalah peradaban atau kerajaan kuno yang kuat, kaya, dan maju di Arabia Selatan.

Hubungan dagang tersebut, baik pada periode sebelum kedatangan Islam maupun pada masa awal Islam, pada dasarnya berkembang sebagai bagian dari aktivitas perdagangan bangsa Arab dan Persia dengan Dinasti Cina. Dalam perjalanan dagang menuju Cina, kapal-kapal Arab dan Persia diduga juga singgah dan berlayar ke wilayah Nusantara jauh sebelum Islam hadir dan berkembang di berbagai daerah di kepulauan ini.

Prof. Azyumardi Azra dalam buku Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII-VXIII menjelaskan, sumber-sumber Cina dan Arab merupakan rujukan paling awal yang mencatat hubungan antara Timur Tengah dan Nusantara. Namun, catatan-catatan tersebut bersifat fragmentaris dan memiliki berbagai persoalan dalam hal keandalan. Memang terdapat sejumlah riwayat mengenai Nusantara yang ditulis oleh sejarawan Arab, seperti al-Ya'qubi, Abu Zayd atau al-Mas'udi. Akan tetapi, sebagian besar tulisan mereka bersumber dari kisah para pelayar Arab yang lebih tertarik menceritakan hal-hal yang dianggap luar biasa atau aneh daripada menggambarkan kondisi nyata wilayah-wilayah Nusantara yang mereka singgahi. Akibatnya, banyak informasi dalam riwayat tersebut sulit untuk diverifikasi.

Keadaan tersebut sedikit terbantu oleh catatan para pengembara pada periode berikutnya, yang paling terkenal di antaranya adalah Ibnu Bathuthah. Ia meninggalkan uraian yang dipandang lebih akurat dan autentik, meskipun sejumlah nama tempat di Nusantara yang disebutkannya masih sulit diidentifikasi hingga kini.

Hubungan pertama yang tercatat antara Timur Tengah dan Cina pada umumnya berlangsung dalam bentuk hubungan diplomatik. Sejarah Dinasti Cina yang berjudul Chiu Tang Shu mencatat bahwa pada tahun 31 H/ 651 M, Istana Tang menerima kunjungan dua orang utusan pertama dari negeri Ta Shih yaitu sebutan bangsa Cina untuk Arab. Empat tahun kemudian, istana kembali menerima utusan kedua yang dalam sumber-sumber Cina disebut Tan-mi-mo-ni (Amir al-Mu'minin). Utusan tersebut menyampaikan kepada pihak Cina bahwa mereka telah mendirikan sebuah negara Islam di Timur Tengah sekitar 34 tahun sebelumnya dan telah memiliki tiga orang penguasa. Kedatangan delegasi Muslim ini berlangsung pada masa pemerintahan Khalifah ketiga, Utsman bin Affan Radhiyallahu anhu (sekitar tahun 23-35 H/ 644-656 M).

Ekspansi Islam ke wilayah Persia dan Anak Benua India pada masa Dinasti Umayah (sekitar tahun 40-132 H/ 660-749 M) memberikan dorongan baru bagi pelayaran bangsa Arab dan Persia hingga mencapai kawasan Timur Jauh. Penaklukan wilayah-wilayah tersebut membuat kaum Muslim Arab serta masyarakat Persia yang baru memeluk Islam menguasai sejumlah pelabuhan strategis di sepanjang jalur perdagangan yang membentang dari Teluk Persia hingga Samudra Hindia. Sejak periode inilah para pelaut Muslim secara teratur menempuh jalur pelayaran dari Arabia Selatan menuju Timur Jauh. Jalur tersebut merupakan rute pelayaran terpanjang yang pernah ditempuh manusia sebelum kebangkitan pelayaran bangsa Eropa pada abad ke-16.

Berbekal kemampuan navigasi yang tinggi serta ketangguhan fisik dan mental, para pelaut Muslim mampu mengarungi rute tersebut dengan intensitas yang sangat tinggi. Menjelang abad ke-7 M, peningkatan pelayaran reguler kaum Muslim ke Timur Jauh tidak hanya tercatat dalam dokumen-dokumen istana Cina, tetapi juga dalam laporan para peziarah Buddha dari Cina. Mereka kerap memanfaatkan kapal-kapal milik pelaut Muslim ketika melakukan perjalanan menuju pusat-pusat keagamaan dan keilmuan Buddha di India.(rep)

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

Dakwatuna

Pendapat Nabi Muhammad soal Orang Beriman yang Berbohong

Senin, 21 September 2026 - 11:09:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com