Riau Masuk Dalam Daftar Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla Nasional
RADARPEKANBARU.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis data luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) per provinsi periode 1 Januari-30 Juni 2026. Saat ini terdapat 10 provinsi di Indonesia yang masuk dalam daftar prioritas penangan Karhutla Nasional.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB RI Letnan Jenderal TNI Dr Suharyanto pada Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Senin (10/8/2026).
Disebutkannya, 10 provinsi tersebut diantaranya Kalimantan Barat, Riau, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua Selatan.
"Disusul dengan Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Lampung dan Aceh. Terakhir di Kalimantan Tengah," kata Letnan Jenderal TNI Dr Suharyanto.
Dirinya menyebutkan pada posisi pertama yakni Kalimantan Barat, luasan Karhutla mencapai 28.680,47 hektare dengan pembagian terdampak di hutan seluas 649,43 hektare dan di non hutan seluas 28.031,04 hektare.
Kemudian posisi Provinsi Riau dengan luasan terdampak Karhutla mencapai 15.477,95 hektare dengan pembagian 1.100,71 dalam kawasan hutan dan 14.377,24 hektare pada non hutan.
"Di Nusa Tenggara Timur, Karhutla terjadi dengan luasan mencapai 10.538,30 dengan pembagian 36,40 hektare pada kawasan hutan dan 10.501,89 hektare non hutan. Sementara di Maluku, Karhutla terjadi 7.091,07 hektare dengan pembagian 20,71 hektare dalam kawasan hutan dan 7.070,36 hektare pada non hutan," katanya.
Posisi kelima pada Papua Selatan, dikatakan Dr Suharyanto terdampak dengan luasan mencapai 6.281,81 hektare dengan pembagian 122,27 hektare dalam kawasan hutan dan 6.159,54 hektare pada kawasan non hutan.
"Di Nusa Tenggara Barat, terdapat luasan Karhutla mencapai 5.759,19 hektare dengan pembagian 209,43 hektare pada kawasan hutan dan 5.549,76 hektare pada kawasan non hutan," ungkapnya.
Selanjutnya, di Kepulauan Riau mencapai 5.709,27 hektare dengan pembagian terdampak pada kawasan hutan seluas 63,27 hektare dan 5.646,00 hektare pada non hutan. Lalu, Lampung mencapai 3.489,42 hektare dengan pembagian terdampak pada kawasan hutan seluas 19,82 hektare dan non hutan seluas 3.469,61 hektare.
"Sementara di Aceh, kawasan yang terdampak Karhutla mencapai 3.099,05 hektare dengan pembagian 508,18 hektare pada kawasan hutan dan 2.590,83 hektare pada kawasan non hutan," ungkapnya.
Terakhir, di Kalimantan Tengah, dikatakannnya, terdapat 3.069,52 hektare kawasan terdampak Karhutla dengan pembagian 147,16 hektare berada dalam kawasan hutan dan 2.922,36 hektare pada kawasan non hutan.(mcr)
Harga TBS Sawit Mitra Plasma di Riau Turun Jadi Rp3.931,55 Per Kg
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma Provinsi Riau.
Disdik Pekanbaru Siapkan Rp2 Miliar Anggaran Operasional
RADARPEKANBARU.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Pekan.
APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Rp3,18 Triliun, Pajak Warga Ditargetkan Tembus Rp1,56 Triliun
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
KUANSING - Polemik hukum antara DT Darwis dan konten kreator Polda Sitanggang me.
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
RADARPEKANBARU.COM - Bandar Udara Internasional Sult.
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
RADARPEKANBARU.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbar.








