PILIHAN +INDEKS
Korban Pencabulan Oleh Guru Ngaji Bertambah
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Korban pencabulan dengan pelaku seorang guru ngaji kembali melaporkan ke Polresta Pekanbaru Senin (27/10) siang. Kali ini orang tua korban LE (54) melaporkan perbuatan pencabulan yang dilakukan guru ngaji bernama Syamsul, terhadap anaknya berinisal MA (8) yang diduga meremas-remas kemaluan.
Dalam laporannya di Polresta Pekanbaru Senin (27/10) pukul 13.00 wib, LE, menuturkan kejadian berawal Sabtu (4/10) saat MA (Anaknya) menceritakan perbuatan yang dialaminya (Pencabulan) kepadanya.
Saat itu MA, mengaku dicabuli oleh guru ngajinya bernama Syamsul. Kejadian itu terjadi pada Kamis (2/10) lalu sekitar pukul 21.00 wib. Dimana anaknya MA, dicabuli dengan memeras kemaluannya.
MA, mengaku kemaluannya dipegang dan diremas sebanyak 2 (Dua) oleh pelaku (Syamsul). Perbuatan Syamsul, ternyata kembali dilakukan yaitu Jumat (3/10), "Ternyata dua hari berturut-turut anak saya dicabuli oleh pelaku," ujarnya dalam laporan korban nomor LP/K/1304/X/2014/SPKT III Polresta Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK membenarkan laporan pelapor dalam kasus pencabulan, "Pelapor mengaku anaknya dicabuli guru ngaji sebanyak 2 kali dan kasusnya kini sudah ditangani penyidik," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Syamsul, warga Kecamatan Senapelan ini, telah diringkus tim reskrim Polresta Pekanbaru atas perbuatan pencabulan anak yaitu sodomi. Kini pelaku Syamsul, ditahan dan kasusnya telah ditangani penyidik. (Zi)
Dalam laporannya di Polresta Pekanbaru Senin (27/10) pukul 13.00 wib, LE, menuturkan kejadian berawal Sabtu (4/10) saat MA (Anaknya) menceritakan perbuatan yang dialaminya (Pencabulan) kepadanya.
Saat itu MA, mengaku dicabuli oleh guru ngajinya bernama Syamsul. Kejadian itu terjadi pada Kamis (2/10) lalu sekitar pukul 21.00 wib. Dimana anaknya MA, dicabuli dengan memeras kemaluannya.
MA, mengaku kemaluannya dipegang dan diremas sebanyak 2 (Dua) oleh pelaku (Syamsul). Perbuatan Syamsul, ternyata kembali dilakukan yaitu Jumat (3/10), "Ternyata dua hari berturut-turut anak saya dicabuli oleh pelaku," ujarnya dalam laporan korban nomor LP/K/1304/X/2014/SPKT III Polresta Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK membenarkan laporan pelapor dalam kasus pencabulan, "Pelapor mengaku anaknya dicabuli guru ngaji sebanyak 2 kali dan kasusnya kini sudah ditangani penyidik," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Syamsul, warga Kecamatan Senapelan ini, telah diringkus tim reskrim Polresta Pekanbaru atas perbuatan pencabulan anak yaitu sodomi. Kini pelaku Syamsul, ditahan dan kasusnya telah ditangani penyidik. (Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








