• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2895 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2859 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2850 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2847 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2840 Kali

  • Home
  • Nasional

Jaga Stok Obat

Redaksi Radarpku

Sabtu, 31 Juli 2021 08:38:31 WIB
Cetak
Jaga Stok Obat

JAKARTA,Radarpekanbaru.com – Laporan sulitnya warga memperoleh obat-obatan terapi Covid-19 akibat kelangkaan muncul di berbagai daerah. Pemerintah diharapkan bisa menjaga pasokan obat guna menekan keparahan akibat penularan Covid-19.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melansir kemarin, mereka masih menemukan kelangkaan obat terapi Covid-19 serta tabung oksigen di sejumlah daerah di Indonesia. "Kami menemukan barang-barang tersebut langka di pasaran sehingga harganya melambung. Namun, sepanjang perjalanan, kami terus melakukan monitoring ternyata masih ditemukan hal-hal seperti di awal, masih langka, harga mahal," kata Komisioner KPPU Ukay Karyadi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (30/7).

KPPU telah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk regulator, produsen obat, produsen gas (terkait oksigen), distributor, rumah sakit, dan apotek untuk memantau harga dan pasokan obat terapi Covid-19 sejak pemberlakuan PPKM Darurat awal Juli lalu. Berdasarkan hasil pemantauan, ditemukan bahwa masih terdapat obat yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kelangkaan pasokan obat dan oksigen ditemukan terutama di wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa dan Bali, hingga ke sejumlah wilayah Indonesia timur. Direktur Ekonomi KPPU Zulfirmansyah dalam kesempatan yang sama menjelaskan, kelangkaan obat terapi Covid-19 di wilayah Kalimantan, Sulawesi serta kawasan Indonesia timur akibat distribusi yang terhambat atau karena jauhnya dari sentra produksi.

Ia juga mencatat ada ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, terutama di daerah dengan kasus aktif yang tinggi, seperti wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. "Kelangkaan obat di apotek juga diduga diakibatkan pedagang besar farmasi (PBF) lebih mengutamakan pasokan ke rumah sakit karena rumah sakit banyak menangani gejala berat. Tapi ini membuat yang isoman tidak bisa mengakses rumah sakit dan klinik yang juga butuh obat," katanya.

Zulfirmansyah juga menilai tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan baku impor membuat produksi obat dalam negeri terhambat. Dia mengungkapkan, ada obat yang diproduksi lokal, tapi bahan pokoknya impor, lebih dari 90 persen.

"Bahkan ada jenis obat yang impor. Adanya larangan atau penghentian ekspor dari negara asal semakin memperlambat akselerasi pembuatan obat di dalam negeri atau importasi obat jadi," ujar Zulfirmansyah.

Di lain pihak, Kementerian Kesehatan menyatakan telah berupaya memenuhi kebutuhan pasokan obat-obatan untuk terapi Covid-19 yang semakin langka. Di antaranya Redemsivir, Immuneglobulin, dan Tocilizumab.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemenuhan obat-obatan tersebut dilakukan dari berbagai negara, seperti Cina, India, Iran, dan juga Turki. “Termasuk melakukan negosiasi diplomasi ke negara-negara lain untuk bisa mendapatkan bantuan ketersediaan obat ini,” kata Siti Nadia saat dikonfirmasi, Jumat (30/7).

Ia menyebut, pasokan obat-obatan terapi Covid-19 di dunia saat ini terbatas karena produsennya yang juga terbatas. Sementara seluruh negara menggunakan obat-obatan tersebut untuk terapi Covid-19.

Sedangkan, untuk obat-obatan yang dapat diproduksi di dalam negeri hanya multivitamin, Azithromycin, Favipiravir, serta Oseltamivir. Namun, kata dia, kebutuhan terhadap obat-obatan itu saat ini telah melonjak hingga 12 kali lipat sehingga membutuhkan waktu untuk proses penyediaannya. 

Apalagi, bahan baku produksi obat-obatan tersebut juga didatangkan dari luar negeri. “Dengan lonjakan kebutuhan 12 kali lipat pasti membutuhkan waktu untuk penyediaan bahan baku yang didatangkan dari luar negeri,” kata dia menjelaskan. 

Secara umum, lanjut dia, stok obat-obatan tersedia. Namun, karena tingginya kebutuhan menyebabkan pasokan terhambat. “Karena kebutuhan yang juga tinggi tentunya kadang-kadang stok tidak langsung bisa dipenuhi dan distribusi langsung dari distributor ataupun industri farmasi,” ucap Siti Nadia.

Tiada akhlak

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan penimbun obat untuk tidak mengambil keuntungan di atas derita rakyat. "Janganlah pada saat rakyat susah, penimbun-penimbun obat ini enggak punya akhlak. Saya harapkan mereka jadi satu kesatuan karena ini benar-benar rakyat sedang susah. Kita harus dukung mereka agar ekonomi bisa bergerak dan kesehatan kita jaga," ujar Erick di Jakarta, Jumat (30/7).

Kata Erick, Kementerian BUMN telah mengerahkan BUMN membantu penanganan sejak awal pandemi covid-19. "Kita mendukung pemerintah dalam memberikan obat gratis. Kita terus berupaya memastikan keberadaan obat tetap ada di apotek-apotek BUMN. Oleh karenanya kita juga meningkatkan tingkatkan kapasitas produksi," ucap Erick.

Erick menekankan, BUMN tidak akan sanggup berjalan sendirian dalam penyediaan obat-obatan untuk penanganan covid-19. Erick menyebut peran penting swasta yang juga memproduksi obat terapi Covid-19.


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Langkah Polri Usut Korupsi Batu Bara jadi Oase di Tengah Keraguan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - katan Keluarga Alumni (IKA) BEM.

Nasional

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:31:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:42:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Sejumlah Titik Di Kuansing Digeledah KPK, Lokasi Masih Dirahasiakan

Selasa, 07 Juli 2026 - 09:15:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Menhut Raja Juli Dikaitkan dengan Kasus Bupati Kuansing, PSI Riau Bilang Begini

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:50:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Nama Menteri Kehutanan sekaligu.

Nasional

Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:12:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Kerugian Korupsi CSR PT SPRH Lebih Rp13 Miliar, Polda Riau segera Tetapkan Tersangka
10 Juli 2026
Kesbangpol Riau: 12 Kabupaten/Kota Telah Lampaui Target Responden IHaI 2026
10 Juli 2026
JPU KPK Tuntut Arief Setiawan 5,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Abdul Wahid
10 Juli 2026
Mbappe Cetak Gol Seusai Gagal Penalti, Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
10 Juli 2026
Langkah Polri Usut Korupsi Batu Bara jadi Oase di Tengah Keraguan Publik
10 Juli 2026
Trump Bersikeras Hapus Hak Kewarganegaraan AS Berdasarkan Kelahiran
10 Juli 2026
Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
09 Juli 2026
Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
09 Juli 2026
Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
09 Juli 2026
Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
09 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kerugian Korupsi CSR PT SPRH Lebih Rp13 Miliar, Polda Riau segera Tetapkan Tersangka
  • 2 Kesbangpol Riau: 12 Kabupaten/Kota Telah Lampaui Target Responden IHaI 2026
  • 3 JPU KPK Tuntut Arief Setiawan 5,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Abdul Wahid
  • 4 Mbappe Cetak Gol Seusai Gagal Penalti, Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
  • 5 Langkah Polri Usut Korupsi Batu Bara jadi Oase di Tengah Keraguan Publik
  • 6 Trump Bersikeras Hapus Hak Kewarganegaraan AS Berdasarkan Kelahiran
  • 7 Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com