• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2221 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4559 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4579 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4532 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4649 Kali

  • Home
  • Nasional

Jaga Stok Obat

Redaksi Radarpku

Sabtu, 31 Juli 2021 08:38:31 WIB
Cetak
Jaga Stok Obat

JAKARTA,Radarpekanbaru.com – Laporan sulitnya warga memperoleh obat-obatan terapi Covid-19 akibat kelangkaan muncul di berbagai daerah. Pemerintah diharapkan bisa menjaga pasokan obat guna menekan keparahan akibat penularan Covid-19.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melansir kemarin, mereka masih menemukan kelangkaan obat terapi Covid-19 serta tabung oksigen di sejumlah daerah di Indonesia. "Kami menemukan barang-barang tersebut langka di pasaran sehingga harganya melambung. Namun, sepanjang perjalanan, kami terus melakukan monitoring ternyata masih ditemukan hal-hal seperti di awal, masih langka, harga mahal," kata Komisioner KPPU Ukay Karyadi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (30/7).

KPPU telah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk regulator, produsen obat, produsen gas (terkait oksigen), distributor, rumah sakit, dan apotek untuk memantau harga dan pasokan obat terapi Covid-19 sejak pemberlakuan PPKM Darurat awal Juli lalu. Berdasarkan hasil pemantauan, ditemukan bahwa masih terdapat obat yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kelangkaan pasokan obat dan oksigen ditemukan terutama di wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa dan Bali, hingga ke sejumlah wilayah Indonesia timur. Direktur Ekonomi KPPU Zulfirmansyah dalam kesempatan yang sama menjelaskan, kelangkaan obat terapi Covid-19 di wilayah Kalimantan, Sulawesi serta kawasan Indonesia timur akibat distribusi yang terhambat atau karena jauhnya dari sentra produksi.

Ia juga mencatat ada ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, terutama di daerah dengan kasus aktif yang tinggi, seperti wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. "Kelangkaan obat di apotek juga diduga diakibatkan pedagang besar farmasi (PBF) lebih mengutamakan pasokan ke rumah sakit karena rumah sakit banyak menangani gejala berat. Tapi ini membuat yang isoman tidak bisa mengakses rumah sakit dan klinik yang juga butuh obat," katanya.

Zulfirmansyah juga menilai tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan baku impor membuat produksi obat dalam negeri terhambat. Dia mengungkapkan, ada obat yang diproduksi lokal, tapi bahan pokoknya impor, lebih dari 90 persen.

"Bahkan ada jenis obat yang impor. Adanya larangan atau penghentian ekspor dari negara asal semakin memperlambat akselerasi pembuatan obat di dalam negeri atau importasi obat jadi," ujar Zulfirmansyah.

Di lain pihak, Kementerian Kesehatan menyatakan telah berupaya memenuhi kebutuhan pasokan obat-obatan untuk terapi Covid-19 yang semakin langka. Di antaranya Redemsivir, Immuneglobulin, dan Tocilizumab.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemenuhan obat-obatan tersebut dilakukan dari berbagai negara, seperti Cina, India, Iran, dan juga Turki. “Termasuk melakukan negosiasi diplomasi ke negara-negara lain untuk bisa mendapatkan bantuan ketersediaan obat ini,” kata Siti Nadia saat dikonfirmasi, Jumat (30/7).

Ia menyebut, pasokan obat-obatan terapi Covid-19 di dunia saat ini terbatas karena produsennya yang juga terbatas. Sementara seluruh negara menggunakan obat-obatan tersebut untuk terapi Covid-19.

Sedangkan, untuk obat-obatan yang dapat diproduksi di dalam negeri hanya multivitamin, Azithromycin, Favipiravir, serta Oseltamivir. Namun, kata dia, kebutuhan terhadap obat-obatan itu saat ini telah melonjak hingga 12 kali lipat sehingga membutuhkan waktu untuk proses penyediaannya. 

Apalagi, bahan baku produksi obat-obatan tersebut juga didatangkan dari luar negeri. “Dengan lonjakan kebutuhan 12 kali lipat pasti membutuhkan waktu untuk penyediaan bahan baku yang didatangkan dari luar negeri,” kata dia menjelaskan. 

Secara umum, lanjut dia, stok obat-obatan tersedia. Namun, karena tingginya kebutuhan menyebabkan pasokan terhambat. “Karena kebutuhan yang juga tinggi tentunya kadang-kadang stok tidak langsung bisa dipenuhi dan distribusi langsung dari distributor ataupun industri farmasi,” ucap Siti Nadia.

Tiada akhlak

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengingatkan penimbun obat untuk tidak mengambil keuntungan di atas derita rakyat. "Janganlah pada saat rakyat susah, penimbun-penimbun obat ini enggak punya akhlak. Saya harapkan mereka jadi satu kesatuan karena ini benar-benar rakyat sedang susah. Kita harus dukung mereka agar ekonomi bisa bergerak dan kesehatan kita jaga," ujar Erick di Jakarta, Jumat (30/7).

Kata Erick, Kementerian BUMN telah mengerahkan BUMN membantu penanganan sejak awal pandemi covid-19. "Kita mendukung pemerintah dalam memberikan obat gratis. Kita terus berupaya memastikan keberadaan obat tetap ada di apotek-apotek BUMN. Oleh karenanya kita juga meningkatkan tingkatkan kapasitas produksi," ucap Erick.

Erick menekankan, BUMN tidak akan sanggup berjalan sendirian dalam penyediaan obat-obatan untuk penanganan covid-19. Erick menyebut peran penting swasta yang juga memproduksi obat terapi Covid-19.


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Approval Rating Bakal Terdongkrak Jika Prabowo Tegas terhadap Kasus Ijazah Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:15:36 WIB

Tingkat kepuasan kinerja atau approval rating dari Presiden Pr.

Nasional

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:13:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

Ahad, 11 Oktober 2026 - 11:01:56 WIB

BATAM – Rombongan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mengunjungi Batam News, M.

Nasional

Fadli Rumakefing: Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Siapkan Terobosan Bisnis di Era AI

Jumat, 09 Oktober 2026 - 22:49:52 WIB

BATAM - Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau mendorong perusahaan media beradaptas.

Nasional

Komisi II DPR Dorong Pembentukan Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:01:21 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Approval Rating Bakal Terdongkrak Jika Prabowo Tegas terhadap Kasus Ijazah Gibran
13 Oktober 2026
Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027
13 Oktober 2026
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Approval Rating Bakal Terdongkrak Jika Prabowo Tegas terhadap Kasus Ijazah Gibran
  • 2 Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027
  • 3 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 4 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 5 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 6 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 7 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com