OJK Riau Ukur Kinerja BRK Day by Day, Suhardiman : Kami Ukur Kinerja per 5 Tahun
RADARPEKANBARUCOM-OJK mengatakan bahwa pernyataan Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Suhardiman Ambi tentang "BRK akan bangkrut 2 tahun kedepan” berdasarkan dari day to day patut diduga OJK melindungi BRK.
"Trend pertumbuhan dana , laba ,kredit dibuat malahan berdasarkan tren 5 tahunan apanya yang day to day." kata Suhardiman Ambi, minggu (8/4) malam.
Menurut Suhardiman OJK tidak juga mau mengakui komposisi dana yang tinggi di BRK dari deposito beresiko sangat tinggi jika terjadi penarikan dana deposito akibat kebijakan bunga Bank pada Bank lain dan arus outflow dana dari BRK akan terjadi besar besaran dan tentu ini akan membuat BRK kolap karena dana Pemda tidak lagi besar seperti dulu yang disimpan di BRK.
"Saya yakin OJK melakukan ini demi menjaga reputasi Bank Riau Kepri semata tapi secara ke ilmuan mereka setuju dengan saya." katanya.
Saya dalam tanda kutip mengatakan “ jika tidak dikelola dengan baik” dalam dua tahun brk bisa bangkrut . Fintech yang berkembang saat ini juga menjadi ancaman yang luar biasa pada Bank dengan modal buku 1 dan 2 .
BRK dengan dana mahal dan dalam keadaan dana yang short bagaimana mampu memberikan pinjaman pada masyarakat Riau dan memberikan kontribusi untuk masyarakat Riau?
Pada OJK Suhardiman mengingatkan agar menilai tidak secara parsial pernyataannya , pandang secara menyeluruh , jangan di putus BRK akan bangkrut 2 tahun lagi saja, karena didepannya ada kalimat “jika tidak dikelola dengan baik" .
Penyebab yang akan membuat BRK bangkrut dalam 2 tahun banyak faktor , karena banyak kejahatan yang diduga dilakukan karyawan di dalam yang nilainya tidak tanggung tanggung.
Kejahatan itu ada yang berupa kredit fiktif di Dalu-dalu, Indragiri Hilir, Sorek, Duri, Dumai,Bengkalis , Cabang Utama, Bangkinang.
"Tolong juga OJK jawab bagaimana yang bobol segini besar dan kecurigaan kami tentang mark-up sewa gedung, dan lain-lain boleh katakan apapun dan saya akan gali semua dengan transparan dan saya berharap OJK mau meniru OJK di jatim yg melakukan transformasi dan pembenahan Bank Jatim menjadi Bank besar", tambah Suhardiman.
Lebih lanjut Suhardiman mengatakan tidak ada salahnya mencontoh yang baik, bukan melindungi yang rusak, mari sama sama kita benahi BUMD.
OJK sebagai pengawas langsung dan saya selaku anggota dewan yang juga memiliki fungsi pengawasan terhadap BUMD.
"Saya berharap OJK tidak menjadi bumper dan jubir BRK." sindir Suhardiman. (radarpku)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








