PILIHAN +INDEKS
Polda Riau Incar Sijabat, Investor PETI Kuansing
Penambangan Emas Ilegal
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - Berdasarkan keterangan sejumlah tersangka, kegiatan penambang emas tanpa
izin alias PETI di Kuansing dimodali Sijabat. Polda Riau tengah
membidiknya.
Polda Riau menahan lima orang tersangka penambangan emas tanpa izin (peti) di areal PT. Duta Palma Nasional (DPN), Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (15/2/14).
Terungkap nama seorang pemodal penambangan tersebut, Jabat dari salah seorang tersangka. Terkait hal itu, Polda Riau akan segera menangkapnya, jika ia terbukti.
"Namun, sejauh ini masih dalam penyelidikan. Kalau bukti-bukti kuat, (Jabat) akan kita tangkap," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (17/2/14) di Pekanbaru.
Ditanyakan soal maraknya peti di Kuansing yang masih belum tersentuh oleh pihak kepolisian, Guntur kembali mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan, disamping melakukan penyidikan terhadap lima orang tersangka yang sudah ditahan.
"Masih kita selidiki. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. Sementara soal lima orang yang telah ditahan, kita masih melakukan penyidikan," ungkapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, anggota Polda Riau menangkap peti dan mengamankan 22 orang tersangka ke Mapolda Riau. Tujuh belas orang dipulangkan, lima orang ditahan.
Saat penangkapan tersebut, terjadi perlawan dari pihak penambang. Dua orang polisi dan satu sekuriti PT. DPN mengalami luka dalam penangkapan itu. (rp/rt)
Polda Riau menahan lima orang tersangka penambangan emas tanpa izin (peti) di areal PT. Duta Palma Nasional (DPN), Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (15/2/14).
Terungkap nama seorang pemodal penambangan tersebut, Jabat dari salah seorang tersangka. Terkait hal itu, Polda Riau akan segera menangkapnya, jika ia terbukti.
"Namun, sejauh ini masih dalam penyelidikan. Kalau bukti-bukti kuat, (Jabat) akan kita tangkap," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (17/2/14) di Pekanbaru.
Ditanyakan soal maraknya peti di Kuansing yang masih belum tersentuh oleh pihak kepolisian, Guntur kembali mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan, disamping melakukan penyidikan terhadap lima orang tersangka yang sudah ditahan.
"Masih kita selidiki. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. Sementara soal lima orang yang telah ditahan, kita masih melakukan penyidikan," ungkapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, anggota Polda Riau menangkap peti dan mengamankan 22 orang tersangka ke Mapolda Riau. Tujuh belas orang dipulangkan, lima orang ditahan.
Saat penangkapan tersebut, terjadi perlawan dari pihak penambang. Dua orang polisi dan satu sekuriti PT. DPN mengalami luka dalam penangkapan itu. (rp/rt)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








