Lagi-lagi Penipuan Via Telepon, Sekarang Modusnya Minta Damai Kasus Kecelakaan
Jakarta(RADARPEKANBARU.COM) - Aksi penipuan melalui telepon kembali terjadi. Setelah 'mama minta pulsa' tak eksis lagi, kini muncul modus minta damai karena anak korban menabrak keponakan pelaku.
Hal ini menimpa seorang korban bernama Solundahan. Korban melapor polisi setelah kehilangan uang Rp 8,5 juta usai kena tipu pelaku.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal membenarkan adanya laporan tersebut.
"Laporannya sudah diterima dan sedang diselidiki pelakunya oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Iqbal kepada wartawan, Senin (30/11/2015).
Korban melaporkan penipuan itu ke SPKT Polda Metro Jaya pada Minggu (29/11) kemarin. Sebelumnya, pada Sabtu (28/11) korban menerima panggilan telepon daru seseorang yang mengaku sebagai paman dari seorang korban kecelakaan.
Dalam komunikasi di telepon, pelaku mengatakan bahwa anak korban telah menabrak keponakannya. Pelaku membuat situasi korban menjadi panik.
Kemudian pelaku meminta kepada korban uang sebesar Rp 8,5 juta bila korban tidak ingin anaknya dilaporkan ke polisi. Karena panik, korban mempercayainya begitu saja sehingga kemudian mentransferkan uang tersebut ke rekening pelaku.
Setelah mentransfer uang tersebut, korban baru berpikir untuk menghubungi anaknya. Namun anak korban menyatakan bahwa dirinya tidak mengalami kecelakaan yang kemudian membuat korban tersadar jika dirinya telah tertipu.
Iqbal mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya begitu saja dengan modus-modus penipuan. "Dicek dan ricek kembali bila ada yang mengabari anaknya ditangkap polisi, atau kecelakaan atau lainnya. Jangan langsung panik," kata Iqbal.
(mei/fdn/dtc)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








