Ratusan Warga Pekanbaru diduga Jadi Korban Penipuan Arisan Online
RADARPEKANBARU.COM-Seorang karyawati salahsatu bank di Pekanbaru berinisial DS, dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan penipuan bermodus arisan online. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 500-an orang ikut serta dalam arisan tersebut, baik di Riau maupun provinsi lainnya. Dana investasinya pun berkisar miliaran Rupiah.
Informasi dirangkum di Polda Riau, korban berinisial DN (25) karena diduga merugikan sebesar Rp2,5 juta. Tak hanya dia, orang yang masih punya kerabat dengan DN diduga mengalami penipuan serupa dan mengalami kerugian Rp80 juta.
"Awalnya tante yang ngajak ikut arisan online. Karena tante ikut, saya percaya bahkan dengan keuntungan yang dijanjkan saya juga tergiur. Saya setor uang Rp2,5 juta bulan April 2015 lalu. Katanya dalam lima bulan akan menerima Rp10 juta. Namun jangankan keuntungan, modal pun sampai sekarang tidak dikembalikan," beber DN.
Senada dengan itu, tante DN berinisial LD yang merugi Rp80 juga angkat bicara. Pada Februari lalu, ia menyetor uang via transfer ke rekening DS. Lima bulan berjalan (investasi), uang LD tidak dikembalikan.
"Saat dihubungi, dia (DS) bilang bahwa dirinya sudah bangkrut, jadi sampai kini nggak ada kejelasan," sebutnya.
Kasubdit III Dit Reskrimum Polda Riau, AKBP Hendri Posma Lubis dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. "Ya kita masih melakukan penyelidikan dan sudah meminta keterangan beberapa orang saksi. Selain itu kita masih pelajari dugaan modus penipuannya," ujarnya, Selasa (3/11) siang.
Data dihimpun, ada 513 orang yang ikut dalam investasi online ini, dengan menggunakan jejaring sosial. Rata-rata nominal investasi bervariasi, mulai dari jutaan hingga puluhan juta Rupiah.
Belum diketahui apakah semua orang (513) itu ditipu, atau hanya sebagian saja, karena polisi masih mendalami laporan tersebut.(lipo)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








