Jelang Pilkada, Kejati Riau Banyak Menerima Laporan Korupsi
RADARPEKANBARU.COM-Selama proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak berlangsung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menerima banyak laporan terkait dugaan korupsi yang diduga dilakukan para kandidat.
Demikian disampaikan, anggota Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Tipikor Kejati Riau, DR Zulkifli dalam diskusi publik bertajuk Pemilukada dan Korupsi, Sabtu (22/8). Kegiatan ini digelar Forum Diskusi Publik (FDP) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Komunikasi UIR (Fikom UIR).
Terhadap laporan tersebut, Kejati Riau melakukan tindak lanjut. Kalau memang punya bukti yang kuat, Kejati Riau pasti memprosesnya.
"Penyidik akan sangat berhati-hati agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan persaingan politik dalam Pilkada," ungkap Zulkifli.
Dalam laporan yang diterima, sambung Zulkifli, adapula yang terindikasi sebagai fitnah untuk menjatuhkan sang calon karena tidak ada bukti yang disertakan.
Menurut Zulkifli, praktik korupsi dalam proses Pemilukada jarang terjadi. Kalaupun ada pelanggaran hukum, maka biasanya terkait pelanggaran UU Pemilukada.
"Korupsi baru akan terjadi jika sang calon sudah menjabat sebagai kepala daerah," ujarnya.
Sementara itu, calon wakil Bupati Pelalawan, Annas Badrun yang juga hadir mengungkapkan, menciptakan Pemilukada yang bersih dan bebas korupsi harus ada sinergi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat.
Annas tak menampik bahwa selama ini pelaksanaan Pemilukada menjadi pemicu terjadinya korupsi karena biaya politik yang dikeluarkan seorang calon kepala daerah.
"Masyarakat juga berperan menimbulkan korupsi. Biasanya masyarakat banyak yang memanfaatkan moment Pemilukada untuk meminta uang kepada calon kepala daerah, biasanya dengan membentuk tim sukses-tim sukses sendiri," ungkapnya.(Lipo)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








