Korupsi Popnas Riau 2011 Naik ke Penyidikan
RADARPEKANBARU.COM-Penyidik Pidana Khusus di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menemukan indikasi korupsi pada pengadaan alat olahraga di kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2011.
Dugaan kasus ini akhirnya dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan untuk mencari orang yang bertanggungjawab.
Kepala Kejari Pekanbaru Edy Birton, Rabu (27/5), dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. Menurutnta, peningkatan status perkara ini dilakukan setelah pihaknya meyakini adanya peristiwa pidana dalam kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau tersebut.
"Sejumlah pihak telah kita mintai keterangan. Dari keterangan yang berhasil kita kumpulkan, penyelidik meyakini adanya peristiwa pidana dalam kegiatan tersebut," ujar Edy Birton.
Dalam penyidikan nanti, penyidik berencana memeriksa sejumlah saksi. Di tahap ini, penyidik Pidsus akan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka yang bertanggungjawab dalam perkara ini.
Pemanggilan saksi, tambah Edy, akan dilakukan pihaknya dalam waktu dekat. Termasuk mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Lukman Abbas,red) yang merupakan pengguna anggaran kasus ini.
Seperti diberitakan, penyimpangan pada kegiatan pengadaan perlengkapan alat olahraga Popnas berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Riau terkait kegiatan, yakni sebesar Rp551 juta. Adapun anggaran kegiatan ini adalah Rp21 miliar.
Saat kasus ini masih dalam proses penyelidikan, penyidik telah meminta keterangan sejumlah pihak, seperti dari Dispora Riau antara lain PPTK, Pemeriksa Barang, Panitia Pengadaan, dan Bendahara. Selain itu, pihak rekanan turut dimintai keterangan.(Lipo/Ms)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








