• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3105 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3080 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3070 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3069 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3067 Kali

  • Home
  • Hukrim

Alamak,,Dokter Diskors Remas Payudara Pasien Saat Lakukan Pemeriksaan

Redaksi Radarpku

Senin, 16 Desember 2013 09:54:37 WIB
Cetak
Alamak,,Dokter Diskors Remas Payudara Pasien Saat Lakukan Pemeriksaan
Ilustrasi
Jakarta, (radarpekanbaru.com)- Seorang perempuan mengaku selama tiga tahun payudaranya diraba dan diremas oleh dokter kandungan saat sesi pemeriksaan dilakukan. Dia sebelumnya tidak pernah komplain karena dokter tersebut mengatakan apa yang dilakukannya itu sesuai dengan apa yang dipelajarinya. Namun merasa aneh dengan perlakuan tersebut, si pasien pun melaporkan dokter tersebut.

dr Angamathu Arunkalaivanan atau yang disapa dr Arun diduga melakukan pemeriksaan atas seorang pasien perempuan dengan motivasi seksual. Praktik itu dilakukan di RS swasta. Namun dr Arun menyangkal memiliki motivasi pelecehan lantaran tindakan itu sesuai dengan training yang pernah dijalaninya dulu di Madras, India. Demikian dikutip dari Daily Mail, Senin (16/12/2013).

Pasien berusia 49 tahun yang melaporkan pak dokter tersebut bersikukuh dirinya mendapat cara pemeriksaan yang tidak senonoh. Dia mengaku saat pemeriksaan akan dilakukan, dr Arun memintanya untuk membuka baju bagian atas, termasuk branya. Selanjutnya dari belakang pasien, dokter memegang kedua payudara pasien dan meremasnya dengan kedua tangannya.

Tidak disebutkan apa keluhan penyakit yang dirasakan perempuan itu hingga selama tiga tahun membiarkan payudaranya diremas-remas dokter guna pemeriksaan. Setelah sekian lama merasa aneh, akhirnya dia menghubungi pusat skrining payudara. Petugas di tempat tersebut mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan dokter itu tidak normal. Karena itulah dia melaporkan dokter tersebut ke polisi.

Kasus juga ditangani oleh General Medical Council. Sementara itu, Medical Practitioners' Tribunal Service di Manchester menemukan adanya kesalahan yang dilakukan dokter berusia 48 tahun itu. dr Arun yang menjadi konsultan kandungan dan kebidanan di RS Birmingham itu juga dinilai bersalah karena gagal untuk menawarkan pendampin atau membuat catatan pemeriksaan payudara pasien.

"Saya meninggalkan ruangan pada hari itu dan... Saya merasa ada yang salah. Saya rasa pemeriksaannya kok tidak masuk akal. Saya bilang sama diri saya sendiri apa yang sebenarnya terjadi," ujar pasien yang hanya diidentifikasi sebagai pasien A di hadapan panel General Medical Council.

Pada saat dia mengkomplain cara pemeriksaan itu, dr Arun tidak menyangkal apapun. "Dia bilang begitulah yang diajarkan padanya di India," kata pasien A yang takut mengatakan apa yang telah dialaminya kepada sang suami.

Panel juga telah mendapat laporan bahwa dokter lulusan University of Madras pada 1988 itu telah dimintai keterangan oleh direktur keperawatan, Pat Munday. dr Arun membenarkan apa yang disampaikan pasien perihal caranya melakukan pemeriksaan. Namun dr Arun bersikeras memang begitulah cara yang dipelajarinya untuk melakukan pemeriksaan sejak berada di bangku kuliah.

Munday pun telah menyampaikan hasil permintaan keterangan atas dr Arun kepada pasien A. Munday juga menyampaikan permintaan maaf dari dr Arun, akan tetapi pasien merasa permintaan maaf saja tidak cukup.

Ketua Panel, Sandra Kokoh mengatakan pada dr Arun bahwa tindakan yang dilakukan dr A saat memeriksa pasien A, secara jelas memperlihatkan adanya motivasi seksual. "Perilaku Anda merupakan pelanggaran serius," ucapnya. dr Arun kemudian diberi sanksi berupa skorsing.(dtc)

Editor : Ramli


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

Hukrim

Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus

Kamis, 05 Juni 2025 - 22:11:19 WIB

KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Siswa SDN 145 Pekanbaru Antusias Ciptakan Gantungan Kunci Unik
27 Juli 2026
Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
27 Juli 2026
Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
27 Juli 2026
Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
27 Juli 2026
Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
27 Juli 2026
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
25 Juli 2026
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
25 Juli 2026
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
25 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siswa SDN 145 Pekanbaru Antusias Ciptakan Gantungan Kunci Unik
  • 2 Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
  • 3 Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
  • 4 Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
  • 5 Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
  • 6 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
  • 7 Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com