PILIHAN +INDEKS
Digrebek, Pasutri Diduga Pemilik Sabu Usir Polisi dari Rumahnya
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM-Digrebek Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir karena diduga menguasai, memiliki dan mengedarkan sabu, pasangan suami isteri bernama Tono dan Misrah mengamuk. Keduanya mengusir petugas karena merasa tak memiliki serpihan haram tersebut.
Namun, petugas tak kehilangan akal karena sebelumnya melihat kedua pelaku membuang bungkusan plastik hitam keluar rumah yang ada di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil tersebut.
Dalam bungkusan itu ditemukan beberapa paket sabu. Akhirnya, kedua pelaku bersama dua rekannya, Geri dan Sini digelandang ke Mapolres untuk pengusutan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Laporan tertulis sudah masuk ke Polda Riau. Penangananya dilakukan di Polres Rohil," ungkapnya, Jumat (17/4).
Dijelaskan Guntur, penangkapan berawal sewaktu petugas mendapat informasi yang menyebut keempat pelaku memiliki, menguasai dan mengedarkan sabu di lokasi tersebut.
Selanjutnya pada Rabu (15/4) sekitar pukul 15.00 WIB, petugas menggeledah rumah pelaku Tono dan Misrah. Saat itu, kedua pelaku marah dan mengusir petugas untuk keluar rumah.
Tak lama kemudian, petugas melihat keluarga pelaku membuang plastik hitam melalui jendela rumah yang mengarak ke mushalla. Petugas langsung mengambil bungkusan tersebut.
Setelah Ketua RT setempat datang, petugas membuka bungkusan tadi dan ditemukanlah satu paket sabu-sabu seberat 5 gram dan uang Rp3 juta, yang diduga hasil penjualan serpihan haram itu.
Selanjutnya, petugas menggeledah kamar. Disana ditemukan satu bungkus plastik yang diduga berisi butiran kristal. Dugaan petugas, sabu ini sudah dikonsumsi bersama pelaku Geri dan Gini.
Selain itu, petugas juga menyita satu telepon genggam merek Samsung warna putih dan satu lagi dengan merek Nokia. Kemudian, para pelaku dibawa ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Lo)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








