PILIHAN +INDEKS
Teka-teki Perampokan Didinas Pertanian Kampar , Modus Menghilangkan Data Korupsi ? atau bukan?
RADARPEKANBARU.COM-Teka-teki peristiwa perampokan yang terjadi di Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Selasa dinihari (31/3/2015) lalu. Menurut sumber Radar Pekanbaru diduga ada permainan untuk menghilangkan data/dokumen korupsi didinas tersebut.
Pasalnya dinas pertanian merupakan satker yang bersentuhan langsung dengan kegiatan P4S Kubang Raya yang tengah menjadi sorotan publik karena menggunakan uang negara miliaran rupiah untuk belanja kegiatan ,program ambisius Jefry Noer dan juga selalu menjadi bahan sindiran oleh Wakil Bupati Kampar karena dianggap mubazir.
" Kami menilai banyak kejanggalan dalam kasus perampokan didinas pertanian Kampar, dokumen berharga juga disikatnya,jangan-jangan ada sesuatu", kata sumber radar yang tak ingin namanya ditulis.
Pasca kejadian Kepala Dinas Henry Dunan menyatakan akan meningkatkan pengamanan di lingkungan kantornya.
"Iya, saya segera bicarakan dengan Sekda untuk penambahan personil pengamanan di Dinas Pertanian. Begitu juga halnya dengan kemungkinan akan dilakukannya pemasangan cctv," ucapnya ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin.
Meski peristiwa perampokan itu telah menimbulkan kerugian materil, namun Henry mengatakan bahwa dia masih sedikit lega karena anggotanya semuanya selamat. "Saya masih lega karena tidak ada korban jiwa. Sebab, apapun yang terjadi, tentu yang terpenting adalah nyawa anggota saya. Apalagi para pelaku itu membawa senjata tajam,"ucap Henry.
Sebagaimana diketahui bahwa pada Selasa dinihari (31/3/2015) sekitar pukul 01.30 WIB, sebanyak enam orang pria tak dikenal unjuk gigi dan berhasil menggondol sejumlah barang berharga dan uang dari Kantor Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Kabupaten Kampar.
Beruntung tak ada korban jiwa, sebab para kawanan itu hanya menggunakan senjata tajam yang mereka bawa untuk mengancam guna melancarkan aksi mereka. Sejumlah ruangan kantor Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan berantakan, hampir seluruh laci-laci di setiap ruangan di bongkar. Dokumen-dokumen berserakan di lantai.
Pemandangan kantor yang berantakan membuat para pegawai yang masuk kantor pada pagi hari kemarin menjadi kaget dan sebagian terlihat berusaha untuk menenangkan diri agar tidak trauma.
Tentang kerugian yang dialami, secara rinci belum dapat dijelaskan seluruhnya karena masih dihitung. Namun barang yang sudah diketahui hilang antara lain satu unit kamera, uang kantor Rp1,5 juta.
"Kami masih cek lebih lanjut tentang dokumen-dokumen yang mungkin hilang masih diperiksa lagi. Kejadian ini juga akan saya laporkan segera ke Bupati,"ungkap Henry.
Sampai berita ini di turunkan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resminya kepada media.(radarpku /sk)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








