• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1882 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4206 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4210 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4167 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4280 Kali

  • Home
  • Nasional

Jelang Demo 27 Agustus, Aparat Diimbau Waspadai Angsa Hitam

Redaksi Radarpku

Kamis, 27 Agustus 2026 08:51:50 WIB
Cetak
Jelang Demo 27 Agustus, Aparat Diimbau Waspadai Angsa Hitam

RADARPEKANBARU.COM -  Analis politik dan isu intelijen Boni Hargens mengimbau aparat keamanan, khususnya Polri, TNI, dan BIN, mewaspadai kemungkinan munculnya fenomena keamanan yang dikenal sebagai black swan theory atau teori angsa hitam saat menghadapi rencana aksi demonstrasi besar pada Kamis (27/8/2026).

Menurut Boni Hargens, teori angsa hitam menekankan adanya kemungkinan peristiwa tak terduga yang dapat terjadi tanpa preseden atau indikasi sebelumnya, tetapi memiliki dampak besar.

"Peristiwa yang tidak dapat diprediksi, tetapi berdampak besar, selalu memiliki peluang untuk terjadi. Logika keamanan harus senantiasa memperhitungkan kemungkinan ini, bahkan ketika situasi tampak sepenuhnya normal dan terkendali," ujar Boni Hargens kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Karena itu, Boni mengatakan keberhasilan menjaga keamanan tidak boleh membuat aparat terlena. Menurut dia, perencanaan skenario terburuk (worst-case scenario planning) dan respons adaptif menjadi kunci dalam menghadapi demonstrasi berskala besar.

Boni juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, media, dan pengambil kebijakan, merespons isu keamanan secara proporsional. Ancaman, kata dia, tidak boleh diremehkan, tetapi situasi juga tidak perlu diperkeruh dengan kepanikan yang tidak berdasar.

"Tentu saja kita tidak mengharapkan hal buruk terjadi, tetapi logika keamanan harus selalu melihat adanya peluang munculnya angsa hitam dalam setiap peluang ancaman," tutur dia.

Boni menilai rumor mengenai potensi kekacauan dalam demo 27 Agustus merupakan bagian dari dinamika narasi di ruang publik kontemporer.

ADVERTISEMENT

 

 

Menurut dia, rumor yang beredar tidak otomatis dapat dimaknai sebagai ancaman nyata. Namun, informasi semacam itu tetap membutuhkan respons yang proporsional dan terukur dari seluruh pihak.

"Polri bersama TNI dan BIN tentunya sudah memiliki strategi kolaborasi yang efektif untuk menjaga kondisi tetap aman dalam situasi kaotik apa pun yang mungkin terjadi. Apalagi, saya percaya betul dengan kinerja Pak Kapolri yang sudah terbukti selama ini sukses menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam beragam gejolak yang terjadi sejak 2024," tegas doktor lulusan Universitas Walden, Amerika Serikat, tersebut.

Boni menegaskan aparat keamanan nasional diyakini telah memiliki kesiapan dan strategi kolaborasi dalam menghadapi berbagai skenario keamanan.

Meski demikian, dia mengingatkan kewaspadaan tidak boleh kendur meskipun situasi di lapangan terlihat aman dan terkendali.

Boni Hargens mengidentifikasi tiga faktor risiko yang berpotensi mengubah demonstrasi yang semula bersifat normatif menjadi situasi yang kompleks dan problematis bagi keamanan nasional.

Pertama, rumor yang beredar. Informasi yang tidak terverifikasi dan tersebar luas di ruang publik, terutama melalui media sosial, dapat membentuk persepsi ancaman secara berlebihan. Kondisi tersebut berpotensi memicu reaksi berantai di kalangan masyarakat maupun peserta demonstrasi.

Kedua, faktor ketakutan masyarakat. Menurut Boni, rasa takut yang berkembang di tengah masyarakat dapat memengaruhi perilaku kolektif. Kepanikan publik bahkan berpotensi memperparah eskalasi situasi di lapangan meskipun tidak ada provokasi nyata dari pihak mana pun.

"Ketika masyarakat terlanjur merasa takut, perilaku kolektif berubah secara signifikan. Kepanikan publik dapat memperparah eskalasi situasi di lapangan, bahkan tanpa provokasi nyata dari pihak mana pun," beber dia.

Ketiga, potensi penumpang gelap (free-riders). Boni menilai pihak-pihak yang memanfaatkan momentum demonstrasi untuk kepentingan di luar agenda resmi pengunjuk rasa menjadi salah satu faktor yang paling sulit diprediksi.

Kehadiran kelompok tersebut, kata dia, berpotensi memicu insiden yang mencoreng aksi demonstrasi sekaligus mempersulit upaya pengendalian keamanan.

"Demonstrasi itu sendiri bisa berjalan secara normatif, tetapi kombinasi rumor, ketakutan masyarakat, dan kehadiran penumpang gelap dapat mengubah situasi menjadi ancaman nyata bagi keamanan nasional," pungkas Boni.

Dengan demikian, kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya black swan bukan berarti menganggap demo 27 Agustus sebagai ancaman. Menurut Boni, pendekatan tersebut diperlukan untuk memastikan aparat dan seluruh pemangku kepentingan memiliki kesiapan menghadapi perubahan situasi yang tidak terduga.(ckc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan

Kamis, 24 September 2026 - 08:54:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

KPK Dalami Aliran Dana Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Ke Nusron Wahid

Rabu, 23 September 2026 - 08:17:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Prabowo Mesti Perbaiki Tutur Kata sebagai Kepala Negara

Selasa, 22 September 2026 - 10:13:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel untuk Atasi Karhutla

Senin, 21 September 2026 - 10:37:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

PT 5 Persen Upaya Menyederhanakan Kompromi Politik di DPR

Sabtu, 19 September 2026 - 08:53:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp232 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 08:28:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Belanja Riau Naik Rp56,63 Miliar, Efisiensi Jadi Kunci APBD Perubahan 2026
24 September 2026
Hujan Diprakirakan Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau Sore hingga Malam Hari
24 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah bagi Warga
24 September 2026
Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini
24 September 2026
KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan
24 September 2026
Trump Tekan ICC di Sidang PBB, Desak Seluruh Anggotanya Keluar
24 September 2026
Marahi Guru yang Viralkan Kondisi Sekolah Berdinding Triplek, Wabup Kampar Dikecam
23 September 2026
Sekdaprov dan Tiga Pejabat Pemprov Riau Bersaksi di Sidang Ajudan Abdul Wahid
23 September 2026
Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn
23 September 2026
APBD Perubahan Riau Ditetapkan Rp8,378 Triliun, Fokus Lunasi Tunda Bayar
23 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Belanja Riau Naik Rp56,63 Miliar, Efisiensi Jadi Kunci APBD Perubahan 2026
  • 2 Hujan Diprakirakan Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau Sore hingga Malam Hari
  • 3 Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit Rumah bagi Warga
  • 4 Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini
  • 5 KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan
  • 6 Trump Tekan ICC di Sidang PBB, Desak Seluruh Anggotanya Keluar
  • 7 Marahi Guru yang Viralkan Kondisi Sekolah Berdinding Triplek, Wabup Kampar Dikecam

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com