• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2589 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4935 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4964 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4904 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5055 Kali

  • Home
  • Nasional

Jelang Demo 27 Agustus, Aparat Diimbau Waspadai Angsa Hitam

Redaksi Radarpku

Kamis, 27 Agustus 2026 08:51:50 WIB
Cetak
Jelang Demo 27 Agustus, Aparat Diimbau Waspadai Angsa Hitam

RADARPEKANBARU.COM -  Analis politik dan isu intelijen Boni Hargens mengimbau aparat keamanan, khususnya Polri, TNI, dan BIN, mewaspadai kemungkinan munculnya fenomena keamanan yang dikenal sebagai black swan theory atau teori angsa hitam saat menghadapi rencana aksi demonstrasi besar pada Kamis (27/8/2026).

Menurut Boni Hargens, teori angsa hitam menekankan adanya kemungkinan peristiwa tak terduga yang dapat terjadi tanpa preseden atau indikasi sebelumnya, tetapi memiliki dampak besar.

"Peristiwa yang tidak dapat diprediksi, tetapi berdampak besar, selalu memiliki peluang untuk terjadi. Logika keamanan harus senantiasa memperhitungkan kemungkinan ini, bahkan ketika situasi tampak sepenuhnya normal dan terkendali," ujar Boni Hargens kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Karena itu, Boni mengatakan keberhasilan menjaga keamanan tidak boleh membuat aparat terlena. Menurut dia, perencanaan skenario terburuk (worst-case scenario planning) dan respons adaptif menjadi kunci dalam menghadapi demonstrasi berskala besar.

Boni juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, media, dan pengambil kebijakan, merespons isu keamanan secara proporsional. Ancaman, kata dia, tidak boleh diremehkan, tetapi situasi juga tidak perlu diperkeruh dengan kepanikan yang tidak berdasar.

"Tentu saja kita tidak mengharapkan hal buruk terjadi, tetapi logika keamanan harus selalu melihat adanya peluang munculnya angsa hitam dalam setiap peluang ancaman," tutur dia.

Boni menilai rumor mengenai potensi kekacauan dalam demo 27 Agustus merupakan bagian dari dinamika narasi di ruang publik kontemporer.

ADVERTISEMENT

 

 

Menurut dia, rumor yang beredar tidak otomatis dapat dimaknai sebagai ancaman nyata. Namun, informasi semacam itu tetap membutuhkan respons yang proporsional dan terukur dari seluruh pihak.

"Polri bersama TNI dan BIN tentunya sudah memiliki strategi kolaborasi yang efektif untuk menjaga kondisi tetap aman dalam situasi kaotik apa pun yang mungkin terjadi. Apalagi, saya percaya betul dengan kinerja Pak Kapolri yang sudah terbukti selama ini sukses menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam beragam gejolak yang terjadi sejak 2024," tegas doktor lulusan Universitas Walden, Amerika Serikat, tersebut.

Boni menegaskan aparat keamanan nasional diyakini telah memiliki kesiapan dan strategi kolaborasi dalam menghadapi berbagai skenario keamanan.

Meski demikian, dia mengingatkan kewaspadaan tidak boleh kendur meskipun situasi di lapangan terlihat aman dan terkendali.

Boni Hargens mengidentifikasi tiga faktor risiko yang berpotensi mengubah demonstrasi yang semula bersifat normatif menjadi situasi yang kompleks dan problematis bagi keamanan nasional.

Pertama, rumor yang beredar. Informasi yang tidak terverifikasi dan tersebar luas di ruang publik, terutama melalui media sosial, dapat membentuk persepsi ancaman secara berlebihan. Kondisi tersebut berpotensi memicu reaksi berantai di kalangan masyarakat maupun peserta demonstrasi.

Kedua, faktor ketakutan masyarakat. Menurut Boni, rasa takut yang berkembang di tengah masyarakat dapat memengaruhi perilaku kolektif. Kepanikan publik bahkan berpotensi memperparah eskalasi situasi di lapangan meskipun tidak ada provokasi nyata dari pihak mana pun.

"Ketika masyarakat terlanjur merasa takut, perilaku kolektif berubah secara signifikan. Kepanikan publik dapat memperparah eskalasi situasi di lapangan, bahkan tanpa provokasi nyata dari pihak mana pun," beber dia.

Ketiga, potensi penumpang gelap (free-riders). Boni menilai pihak-pihak yang memanfaatkan momentum demonstrasi untuk kepentingan di luar agenda resmi pengunjuk rasa menjadi salah satu faktor yang paling sulit diprediksi.

Kehadiran kelompok tersebut, kata dia, berpotensi memicu insiden yang mencoreng aksi demonstrasi sekaligus mempersulit upaya pengendalian keamanan.

"Demonstrasi itu sendiri bisa berjalan secara normatif, tetapi kombinasi rumor, ketakutan masyarakat, dan kehadiran penumpang gelap dapat mengubah situasi menjadi ancaman nyata bagi keamanan nasional," pungkas Boni.

Dengan demikian, kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya black swan bukan berarti menganggap demo 27 Agustus sebagai ancaman. Menurut Boni, pendekatan tersebut diperlukan untuk memastikan aparat dan seluruh pemangku kepentingan memiliki kesiapan menghadapi perubahan situasi yang tidak terduga.(ckc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri

Rabu, 04 November 2026 - 06:13:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Senin, 02 November 2026 - 05:31:57 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:13:28 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Riau Dikeluarkan dari Daftar 6 Provinsi Prioritas Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:26:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Upaya maksimal Pemerintah Provi.

Nasional

Karhutla yang Dilakukan Sengaja Harus Dicap Terorisme Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:09:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:58:52 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Menteri Keuangan Suahasil Nazar.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu
03 November 2026
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 3 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 4 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 5 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
  • 6 Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
  • 7 Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com