Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang
RADARPEKANBARU.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat menghadiri KTT NATO di Ankara, Selasa, 7 Juli 2026, waktu setempat.
Dalam pernyataannya di hadapan wartawan saat pertemuan dengan Erdogan, Trump mengaku kecewa kepada sekutu NATO dan mengatakan kemungkinan besar tidak akan menghadiri pertemuan tersebut jika tidak diselenggarakan di Turki.
"Saya sangat kecewa dengan NATO. Sejujurnya, jika pertemuan ini tidak diadakan di Turki, tempat teman saya yang merupakan pemimpin kuat berada, mungkin saya tidak akan datang," kata Trump, dikutip Rabu, 8 Juli 2026.
Ia juga menegaskan hubungannya dengan Erdogan sangat baik.
"Ada kecocokan (chemistry) yang bekerja di antara kami," ujarnya.
Erdogan menyambut hangat pernyataan tersebut. Melalui akun X resminya, Presiden Turki mengatakan dirinya senang menjadi tuan rumah bagi Trump dalam KTT NATO Ankara. Erdogan juga menyatakan optimistis berbagai isu yang dibahas kedua negara dapat mencapai hasil positif.
"Saya percaya banyak isu dalam agenda kami akan mencapai hasil yang baik berkat solidaritas kami dan hubungan yang kuat," tulisnya.
Dalam pertemuan itu, Trump juga membuka peluang penjualan jet tempur F-35 kepada Turki. Ankara sebelumnya dikeluarkan dari program F-35 pada 2019 setelah membeli sistem pertahanan udara Rusia. Erdogan mengungkapkan bahwa Trump telah memberikan komitmen secara langsung mengenai persoalan tersebut.
Di sisi lain, Trump kembali mengkritik sejumlah sekutu Eropa yang menurutnya tidak memberikan dukungan penuh kepada Amerika Serikat pada awal konflik Iran. Ia menyebut Italia, Jerman, dan Prancis menolak penggunaan pangkalan militer mereka oleh pasukan AS.
Sementara Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan negara-negara Eropa telah memenuhi komitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Di sela-sela KTT, perang Ukraina juga kembali menjadi perhatian.
Di sisi lain, Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan akan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
"Saya pikir mereka berdua ingin mencapai kesepakatan. Memang sudah terlalu lama, tetapi saya rasa akan ada hasilnya," kata Trump.(rml)
Presiden Prabowo dan PM Wong Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Tiga Bidang Strategis
RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.
Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur
RADARPEKANBARU.COM - Perdana Menteri Moldova Alexand.
Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini
RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subianto di.








