• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2620 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4967 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4999 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4937 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5086 Kali

  • Home
  • Hukrim

Menunggu Nyali Kajati Riau

Membuka Tabir Aliran Dana Sang Penjaga Beringin Tua yang Tumbuh di Pendopo Sang Penguasa Kampar

Redaksi Radarpku

Sabtu, 24 Januari 2015 20:42:39 WIB
Cetak
Membuka Tabir Aliran Dana Sang Penjaga Beringin Tua yang Tumbuh di Pendopo Sang Penguasa Kampar
Kajati Riau Setia Untung Arimuladi,.SH.MH
RADARPEKANBARU.COM-Tersangka Korupsi Baju Koko di Kampar, Firdaus yang merupakan Bendahara Golkar adalah saksi kunci skandal korupsi yang diduga melibatkan orang nomor 1 ( satu) di Kabupaten Kampar.

Sepak terjang dan Peran Firdaus sebagai makelar sejumlah Proyek di Bumi Serambi mekah Kampar sudah menjadi rahasia umum di tengah kalangan kontraktor.

Berbekal kedekatan dengan orang nomor satu dikampar Firdaus menurut sumber terpercaya Radar Pekanbaru mampu mengatur siapa saja orang-orang yang akan menduduki jabatan Kepala Dinas yang nantinya siap bekerja sama dengannya menggarap sejumlah proyek.

"Kepala Dinas membangkang bisa di ganti , selain berperan sebagai kontraktor firdaus juga menjadi broker proyek dan ia juga yang memungut upeti dari satker untuk disetorkan ke rojab," kata sumber Radar.

Siapakah rojab yang dimaksud sumber Radar, rojab menurutnya adalah nama lain dari Bupati Kampar JN, " rojab adalah nama lain dari bupati Kampar, panggilan waktu kecilnya, semua masyarakat kampar tau itu" jelasnya.

Uang haram hasil korupsi dari praktek Mark up dan praktek perijonanan proyek di kabupaten Kampar yang dikumpulkan Firdaus diduga mengalir ke sejumlah pihak.

Firdaus alias idas yang sebelumnya hanya pemuda kampung dari bangkinang seberang, acap tampil ke publik bersama Jefry Noer sebelum di tetapkan menjadi TSK baju koko.

"Dia (idas) pandai mengambil hati rojab, disuruh ini itu, bikin teh,kopi dan semuanya dia mau," kata Sumber Radar.

Idas cukup piawai memainkan peran, kisah aliran uang Rp.2,5 M, dengan sandi dua setengah ton kuat dugaan ditransfer oleh idas ke JN untuk keperluan entertain keluar negri.

"Kita berharap ditangan Kejati Riau, idas mau membuka tabir korupsi dikampar,menyeret dalang utama tuan takur dari kampar" pintanya.

Borok Firdaus alias idas terbongkar dari proyek baju koko yang berlabelkan "JEVA", idas membawa bendera perusahaan dengan nama CV Mulya Raya Mandiri diduga dengan memberikan fee kepada sang pemilik CV.

Walaupun belakangan pemilik perusahaan mengaku tidak pernah ikut tender dalam pengadaan baju koko. Hal itu disampaikan Manajer CV Mulya Raya Mandiri, Yani Mudiyanto, dalam klarifikasi menanggapi berita media sebagaimana dikutip Radar Pekanbaru dari detikcom.

Menurut Yani, pihaknya sama sekali tidak mengenal Firdaus. "Kami tidak pernah menjadikan Firdaus sebagai marketing kami di Kampar. Malah kami juga tidak kenal dengan dia (Firdaus). Jadi dia (Firdaus) mencatut nama perusahaan kami. Kami sama sekali tidak pernah ikut tender pengadaan baju koko di sana (Kabupaten Kampar)," kata Yani, Jumat (16/1/2015).

Yani mengakui, sekitar enam bulan yang lalu, pernah dihubungi pihak kejaksaan dari Riau. Pihak kejaksaan soal Firdaus.

"Pihak kejaksaan memang sempat mempertanyakan soal Firdaus apa benar bekerja sebagai markerting di perusahaan kami. Saat itu kami jelaskan, bahwa nama Firdaus tidak pernah bekerja di perusahaan kami. Dan kami sendiri tidak mengenal dia (Firdaus)," kata Yani.

Yani merasa nama baik perusahaannya telah dicatut Firdaus yang kini telah ditangkap pihak kejaksaan. Pihaknya sama sekali tidak ikut terlibat dalam proses tender pengadaan baju koko

"Kami sendiri tidak pernah datang ke Riau atau di Kabupaten Kampar itu. Jadi kami pastikan perusahaan kami tidak ikut tender dalam pengadaan baju tersebut. Perusahaan kami telah dicatut oleh Firdaus," kata Yani.

Tersangka Firdaus telah ditangkap tim kejaksaan pada Rabu (14/1/2015) sore. Firdaus sendiri telah ditetapkan DPO oleh kejaksaan sejak Oktober 2014 lalu.

Tersangka Firdaus ditangkap tim Kejari Bangkinang, saat menggunakan mobil Honda CRV di Desa Sei Silam Kecamatan XIII Koto Kampar.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kejati Riau telah menahan Kepala BKD Pemkab Kampar, Asril Jasda, sebagai tersangka korupsi baju koko. Korupsi baju ini terjadi pada tahun anggaran 2012 silam dengan nilai proyek mencapai Rp 2,4 miliar.

Proyek baju ini melibatkan sejumlah camat di Kampar dengan nilai proyek baju antara Rp 80 juta sampai Rp 200 juta. Proyek baju ini tidak melalui tender tapi penunjukan langsung dengan sistem dipecah-pecah. Jaksa mencium kerugian negara mencapai Rp 600 juta sampai Rp 800 juta.(Adr/dtc)


Editor : Alamsah,SH


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Marwah Pacu Jalur Jadi Sorotan, Kuasa Hukum DT Darwis Akan Laporkan Dugaan Penghinaan Usai Polemik Pamer Tuak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10:48 WIB

KUANTAN SINGINGI — Polemik yang bermula dari aksi memamerkan minuman yang dise.

Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
06 November 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
06 November 2026
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
06 November 2026
Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
06 November 2026
Terbongkarnya Penyadapan Jadi Momen Prabowo Bersihkan Menteri Geng Solo
06 November 2026
Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun Mengabdi
06 November 2026
Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC
05 November 2026
Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
05 November 2026
Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
05 November 2026
340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
05 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Sita 45,8 Ton Pupuk Diduga Palsu di Siak, Selamatkan Petani dari Ancaman Gagal Panen
  • 2 Ekonomi Riau Tumbuh 4,65 Persen pada Triwulan III-2026
  • 3 Pertumbuhan Ekonomi Riau Tetap Positif, Industri Pengolahan hingga Pertanian Jadi Penopang
  • 4 Siapa Lebih Utama Utsman bin Affan atau Ali bin Abi Thalib Menurut Imam Hanafi?
  • 5 Terbongkarnya Penyadapan Jadi Momen Prabowo Bersihkan Menteri Geng Solo
  • 6 Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Usai 23 Tahun Mengabdi
  • 7 Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com