PILIHAN +INDEKS
Kejagung Tugaskan Kejati Riau dan Kejari Bengkalis Usut Kasus Kepala Daerah
JAKARTA,RADARPEKANBARU.COM- Kejaksaan Agung (Kejagung) menugaskan sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Indonesia mengusut sejumlah kasus kepala daerah. Tak terkecuali Kejati Riau, Kejari Bengkalis.
Menurut Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Widyo Pramono, penugasan itu merupakan upaya mempercepat proses penanganan kasus delapan kepala daerah yang memiliki transaksi mencurigakan.
Diterangkanya, penanganan delapan transaksi mencurigakan di rekening kepala daerah memang dibagi-bagi. "Tidak hanya Kejagung yang menanganinya, namun ada juga dari sejumlah kejaksaan tinggi di daerah. Ini agar penanganan lebih cepat," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ada sejumlah kejati yang menangani kasus tersebut, di antaranya Kejari Bengkalis, Kejati Riau, dan Kejati Bali. Laporan terakhir dari Kejati Bali yang menangani kasus Bupati Klungkung, Bali. "Dari jarak juga lebih dekat, tentu ini bisa efektif," terangnya.
Untuk Kejagung, saat ini sedang menangani kasus transaksi mencurigakan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam. Saat ini kasus tersebut masih dalam tingkat penyelidikan. Untuk hasilnya, Widyo masih belum bisa mengungkapnya. "Tunggu proses dulu, ini masih confidential alias rahasia," ujarnya.
Soal status dari Nur Alam sendiri, Widyo juga bungkam. Menurut dia, yang jelas ada rencana pemanggilan Nur Alam dalam waktu dekat. Tentu, untuk memberikan keterangan soal kasus ini, jelasnya. Dia memastikan bahwa Kejagung bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut. Hal tersebut tentu bisa mengarahkan untuk menemukan potensial suspect atau tersangka potensial. "Kami bekerja siang dan malam untuk itu," janjinya.
Beberapa waktu lalu, Jaksa Agung menggelar rapat terkait transaksi mencurigakan dari kepala daerah. Tentunya, kasus yang yang menjadi perhatian masyarakat harus diselesaikan secepatnya. "Ya gak semua soal transasksi mencurigakan kepala daerah, tapi banyak juga kasus lainnya," pungkasnya, seperti dilansir jpnn. (Rec)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








