• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1927 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4259 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4266 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4218 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4333 Kali

  • Home
  • Hukrim

Tindak Pidana Korupsi Dinas Koperasi Kampar, Hanafi Bebas Beberapa Menit dan Ditangkap Lagi

Redaksi Radarpku

Sabtu, 06 Desember 2014 10:00:28 WIB
Cetak
Tindak Pidana Korupsi Dinas Koperasi Kampar, Hanafi Bebas Beberapa Menit dan Ditangkap Lagi
Simbol Korupsi
BANGKINANG, RADARPEKANBARU.COM - Setalah memenangkan praperadilan di Pengadilan Negeri Baangkinang Jum'at tanggal 5/11/2014, 'Hanafi' sempat bebas beberapa menit, tersangka kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Gedung PLUT-KUMKM. Hanafi Direktur PT. Fira Jaya Utama itu tidak bisa mengelak, kembali ditangkap di halaman Lembaga Pemasyarakatan Bangkinang, Jumat sore. Pihak Kejaksaan Negeri Bangkinang mencokok Hanafi hanya beberapa langkah dari pintu lembaga pemasyarakatan Bangkinang saat akan masuk ke mobil untuk meninggalkan Lapas. Ketua mejelis Hakim Endro Walesa yangh sebelumnya memenangkan perkara perdata praperadilan yang dimohonkan tersangka Hanafi. Praperadilan diajukan karena menganggap perpanjangan penahanan yang diterbitkan Kejari cacat hukum. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bangkinang Beny Siswanto menyatakan, penangkapan dan penahanan dilakukan demi lancarnya penyidikan. "Kita khawatir tersangka diduga kuat terlibat korupsi dan melarikan diri," ungkapnya. Ia menegaskan, pihaknya siap menghadapi konsekuensi dari penangkapan tersebut. Termasuk jika tersangka melakukan upaya hukum lain. Dikatakan, pihaknya akan menghargai hak tersangka dan profesi kuasa hukum. "Kita sudah menjalankan putusan hakim. Administrasi pembebasan tersangka sudah kita urus secepatnya," kata Beny. Dijelaskan dia, lama penahanan tersangka tidak dihitung seluruhnya setelah praperadilan. Disebutkan, lama penahanan yang dihitung hanya penahanan awal yakni 20 hari sejak mulai ditahan pada 10 September 2014. "Sedangkan yang 40 hari perpanjangan penahanan tidak dihitung karena dinyatakan tidak sah. Kita mengikuti putusan hakim," katanya. Sementara itu, Hanafi melalui kuasa hukumnya Emil Salim menyatakan, pihaknya kembali akan mengajukan praperadilan terhadap penangkapan tersebut. Menurutnya, prosedur penangkapan itu menyalahi aturan. "Kejari kembali menerbitkan surat penangkapan. Penanggalan suratnya tidak jelas," ungkap Emil. Ia menjelaskan, penangkapan dilakukan kurang dari 1x24 jam setelah keluar Lapas. Menurut Emil, tindakan Kejari Bangkinang telah menciderai penegakan hukum dan keadilan. Ia menilai, Kejari tidak menghargai hak kliennya dalam proses Hukum. Seperti diketahui, Hanafi sebagai pihak rekanan dalam proyek pembangunan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu - Koperasi Usaha Mikro dan Menengah (PLUT-KUMKM) itu. Nilai proyek sebesar Rp. 2,3 miliar bersumber dari APBN tahun 2013. Kejari Bangkinang menduga adanya praktik korupsi dalam kegiatan itu karena pencairan nilai proyek sudah 100 persen. Pencairan disetujui oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kampar selaku penanggungjawab kegiatan. Padahal, realisasi fisik di lapangan baru 74 persen. (Smi)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Marwah Pacu Jalur Jadi Sorotan, Kuasa Hukum DT Darwis Akan Laporkan Dugaan Penghinaan Usai Polemik Pamer Tuak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10:48 WIB

KUANTAN SINGINGI — Polemik yang bermula dari aksi memamerkan minuman yang dise.

Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
28 September 2026
Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
28 September 2026
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
  • 3 Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
  • 4 Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
  • 5 Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
  • 6 Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
  • 7 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com