Massa HIMARI Minta Kejaksaan Tinggi Riau Periksa Pengadaan Alat Medis RSUD AA
PEKANBARU - Massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Riau (HIMARI) melakukan aksi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Rabu (7/12/2022).
Massa mendesak Kejati Riau agar mengusut tuntas dugaan Kasus pengadaan Alat medis dan pengadaan Obat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

"Kami minta Kejati Riau agar segera mengusut tuntas penggunaan anggaran di RSUD Arifin Achmad, khususnya Milyaran uang rakyat Riau anggaran pengadaan alat medis dan pengadaan obat di Rumah Sakit pemerintah itu", kata Guntur Furyandi, SH Korlap aksi Himari dalam orasinya.
Diungkap Guntur, kasus pengadaan alat medis dan obat di RSUD Arifin Achmad sangat berefek kepada kemaslahatan masyarakat Riau.
"Sudah ada jatuh korban meninggal, akibat gagal dioperasi, akibat dari kosong nya alat medis, akibat dari sering tidak adanya obat, akibat dari tidak becus nya kememimpinan dan manajemen RSUD ini kan sangat miris sekali", lanjut Guntur.
Dibeberkan Korlap aksi, kuat dugaan bahwa User atau para dokter spesialis patalogi klinik dengan sengaja tidak memakai barang milik RSUD yang sudah tersedia.
Dengan tujuan, katanya, agar pihak RSUD selalu dapat membuat kerjasama KSO dengan pihak swasta yang diduga dengan komitmen tertentu dengan oknum di RSUD.
"Ini sudah beredar, dan kami mendesak Kajati Riau agar sesegera mungkin mengusut ini", pintanya.
Selain itu, massa juga meminta Gubernur Riau Syamsuar agar segera memberhentikan Dirut RSUD Arifin Ahmad dan menggantinya dengan orang yang lebih berkompeten sebagai leader RSUD.
Massa diterima langsung pihak Kejati Riau dengan menyerahkan tuntutan secara tertulis. (***)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








