• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1894 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4228 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4227 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4180 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4297 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Redaksi Radarpku

Selasa, 30 Juni 2026 09:41:30 WIB
Cetak
Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagiaan. Namun, banyak di antara mereka yang tersesat dari jalan menuju kebahagiaan yang sejati. Mereka berlari mengejar fatamorgana yang tidak memiliki hakikat.

Mereka mengira bahwa kebahagiaan terletak pada harta dan kedudukan, pada pemuasan hawa nafsu dan kemewahan, atau pada popularitas serta kenikmatan dunia yang fana. Padahal semua itu hanyalah kebahagiaan semu yang menipu hati dan melalaikan akal

Banyak orang yang memiliki harta melimpah dan kekayaan berlimpah, tetapi tidak menunaikan hak-hak yang ada pada hartanya.

Mereka justru menjalani kehidupan yang penuh kesengsaraan dan kegelisahan, bahkan sebelum datangnya kehidupan akhirat.

Mengapa demikian? Karena seluruh hidup mereka dihabiskan untuk menjaga, mengembangkan, dan mempertahankan kekayaannya. Mereka terus dihantui rasa cemas dan takut kehilangan harta yang dimiliki.

Betapa banyak orang yang memiliki kekayaan hingga miliaran, tetapi hidupnya dipenuhi kecemasan. Mengapa mereka begitu takut?

Mengapa hati mereka tidak pernah tenang? Karena mereka selalu khawatir hartanya lenyap, dirampas oleh musibah, krisis ekonomi, peperangan, atau berbagai peristiwa yang dapat menghilangkan seluruh kekayaannya.

Berapa banyak orang kaya yang menjadi korban penculikan atau pembunuhan karena kekayaannya. Bahkan, tidak sedikit orang yang justru kehilangan kebebasan akibat hartanya. Mereka tidak dapat berjalan dengan leluasa, tidak bisa bepergian sesuka hati, bahkan tidak dapat tidur dengan tenang.

Semua itu terjadi karena kekayaan yang mereka miliki. Lebih dari itu, tidak sedikit orang yang suatu ketika memiliki harta berlimpah, namun kemudian seluruh kekayaannya lenyap karena berbagai sebab, sehingga sisa hidupnya dijalani dalam penderitaan dan kesedihan.

Karena itu, harta semata tidak cukup untuk menghadirkan kebahagiaan. Kekayaan saja tidak mampu memberikan ketenangan hidup.

Salah satu ilusi terbesar tentang kebahagiaan adalah anggapan bahwa kebahagiaan pasti diperoleh melalui kekayaan dan kesuksesan dalam berdagang.

Padahal, seseorang baru benar-benar dapat merasakan kebahagiaan melalui hartanya apabila harta itu diperoleh dengan cara yang halal dan tidak membuatnya lalai dari mengingat Allah SWT.

Sebaik-baik harta adalah harta yang berada di tangan hamba yang saleh. Sebaliknya, apabila harta diperoleh dari jalan yang haram, maka ia justru menjadi sumber azab. Rasulullah SAW bahkan berdoa

"Aku berlindung kepada-Mu dari harta yang menjadi sebab azab bagiku."

Betapa banyak orang yang justru disiksa oleh hartanya sendiri.

Di antara ilusi lainnya adalah anggapan bahwa kebahagiaan dapat diraih melalui ketenaran, baik di dunia olahraga, seni, maupun hiburan.

Padahal ketenaran yang tidak dibangun di atas ketakwaan kepada Allah bukanlah kebahagiaan, melainkan sumber kesengsaraan.

Popularitas sejatinya tidak memiliki nilai yang hakiki apabila tidak diiringi ketakwaan. Bahkan orang yang benar-benar bertakwa tidak menjadikan popularitas sebagai tujuan hidupnya.

Sebab, ketenaran yang tidak dibangun di atas landasan yang benar akan cepat sirna. Ketika ketenaran itu hilang, pemiliknya sering kali terjerumus dalam kesedihan dan penderitaan.

Banyak orang mengira bahwa para atlet adalah orang-orang yang paling bahagia. Padahal kenyataannya, sebagian besar dari mereka menjalani hidup yang penuh tekanan.

Mereka berpindah dari satu pertandingan ke pertandingan lain, dari satu perjalanan ke perjalanan berikutnya. Waktu bersama diri sendiri dan keluarga sangat sedikit.

Belum lagi tekanan mental menjelang setiap pertandingan, kesedihan setiap kali mengalami kekalahan, serta cedera yang selalu mengintai dari berbagai arah. Ditambah lagi rasa takut terhadap penilaian publik ketika performa mereka menurun.

Semua itu membuat mereka hidup dalam tekanan yang berkepanjangan. Setelah pensiun, masyarakat perlahan melupakan mereka, sehingga rasa kehilangan dan kesedihan pun semakin bertambah.

Karena itu, kebahagiaan tidak terletak pada dunia olahraga, meskipun banyak orang mengiranya demikian. Demikian pula kebahagiaan tidak terdapat pada dunia tarik suara, hiburan, maupun seni peran.

Tidak sedikit pelaku dunia hiburan yang justru menjalani kehidupan yang penuh kegagalan, keretakan rumah tangga, terjerumus ke dalam narkoba, kerusakan moral, hilangnya rasa malu, dan pudarnya nilai-nilai kebajikan.

Sebagian orang juga mengira bahwa kebahagiaan terletak pada banyaknya anak dan pengikut yang akan membela, menguatkan, serta meneruskan nama baik seseorang.

Namun kenyataannya, tidak sedikit anak yang justru membangkang kepada orang tuanya, bahkan berubah menjadi musuh terbesar bagi mereka dan menjadi penyebab penderitaan hidupnya.(rep)


 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 26 September 2026 - 09:59:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Doa bukan sekadar permohonan se.

Dakwatuna

Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam

Jumat, 25 September 2026 - 09:46:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Di antara bentuk kemurahan dan .

Dakwatuna

Jangan Terlalu Memuji Orang , Lalu Harus Bagaimana? Ingat Selalu Pesan Rasulullah SAW Ini

Kamis, 24 September 2026 - 09:03:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seringkali kita mendengar seseo.

Dakwatuna

Tanda Kiamat Kian Dekat, Umat Islam akan Hancur Bukan oleh Musuh tetapi Penyakit Wahn

Rabu, 23 September 2026 - 08:26:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Allah Menciptakan Kejahatan dan Dosa di Alam Semesta?

Selasa, 22 September 2026 - 10:20:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Sesungguhnya hikmah Allah Yang .

Dakwatuna

Pendapat Nabi Muhammad soal Orang Beriman yang Berbohong

Senin, 21 September 2026 - 11:09:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam sebuah kesempatan, salah seorang sahabat bertanya ke .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com