PILIHAN +INDEKS
Senpi Rakitan milik Tersangka Edison Mematikan
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Robert Haryanto Watratan SH SSos MH mengatakan senjata api (Senpi) rakitan milik Edison, tersangka perampokan Mulyono, di Jalan Sudirman Pekanbaru, sangat berbahaya dan dapat mematikan korbannya karena peluru yang digunakan tajam (Runcing). Dugaan senpi dibeli dari Palembang Sumatera Selatan.
"Kalau dilihat dari peluru yang digunakan, ini sangat berbahaya. Pasalnya senpi jenis revolver yang biasa digunakan pihak Kepolisian ujung pelurunya tidak panjang atau runcing," ujar Robert, kepada wartawan saat espos pengungkapan kasus di Mapolresta Pekanbaru Jumat (7/11) lalu. Dikatakan Kapolresta, peluru tersebut dapat mematikan, "Jadi kalau kena peluru ini, bisa mematikan," terangnya.
Diduga senpi tersebut dibeli atau dipesan di Pelembang, "Pabrik senpi rakitan terbesar kan di Cipacing Jawa Barat, tapi kan sudah digerebek Mabes Polri. Tapi kalau yang ini diduga dibeli di Palembang," tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka Edison, mengaku senpi tersebut dibeli oleh Pratu JN. Oknum wartawan tersebut mengaku senpi dibelinya dengan harga Rp5 juta.
Senpi tersebut disita petugas dari rumah Eman, di Pandau Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, teman tersangka Edison.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus jambret korban Mulyono alias Akun (58) tewas setelah kepalanya terhempas trotoar di Jalan Sudirman Senin (27/10) silam. Pelaku berhasil merampas uang milik korban Rp300 juga yang disimpan di jaketnya.
Dalam kasus ini, jajaran Polresta Pekanbaru telah mengamankan tiga tersangka Edison (29), Monang Simanjuntak (34) dan Amin (37). Sementara tersangka lain, Yusuf masih terus diburu. Diduga ada 2 pelaku lainnya yang juga diburu yaitu sebagai perencana. (Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








