PILIHAN +INDEKS
Kasat : "Saat ini, Kita Kesulitan Saksi"
RADARPEKANBARU.COM - Pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru mengaku kesulitan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang
mengakibatkan korban Muljono (58) warga Jalan Kina nomor 8 Kelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Marpoyan Damai, yang tewas di Jalan Sudirman Pekanbaru.
Pasalnya para saksi tersebut tidak ada yang ingin memberikan keterangannya kepada penyidik.
Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK kepada radarpekanbaru.com Senin (27/10) sore diruanganya.
"Saat ini, kita kesulitan saksi. Tidak ada yang mau jadi saksi dalam peristiwa tersebut," ujar Kasat.
Tidak hanya kesulitan saksi-saksi, pihak Kepolisian (Penyidik, red) juga kesulitan menemukan alat bukti lainnya, "Selain saksi-saksi yang tidak melihat pelakunya secara jelas. CCTV di TKP pun juga tidak ada," terang Hari.
Seperti diberitakan sebelumnya, Muljono, tewas setelah terjatuh akibat ditarik kawanan perampok di Jalan Sudirman tepatnya didepan Bulog, Senin (27/10) pagi pukul 10.15 wib. Uang sekitar Rp300 juta raib yang hendak disetor lesap dibawa kabur para pelaku.(Zi)
mengakibatkan korban Muljono (58) warga Jalan Kina nomor 8 Kelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Marpoyan Damai, yang tewas di Jalan Sudirman Pekanbaru.
Pasalnya para saksi tersebut tidak ada yang ingin memberikan keterangannya kepada penyidik.
Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK kepada radarpekanbaru.com Senin (27/10) sore diruanganya.
"Saat ini, kita kesulitan saksi. Tidak ada yang mau jadi saksi dalam peristiwa tersebut," ujar Kasat.
Tidak hanya kesulitan saksi-saksi, pihak Kepolisian (Penyidik, red) juga kesulitan menemukan alat bukti lainnya, "Selain saksi-saksi yang tidak melihat pelakunya secara jelas. CCTV di TKP pun juga tidak ada," terang Hari.
Seperti diberitakan sebelumnya, Muljono, tewas setelah terjatuh akibat ditarik kawanan perampok di Jalan Sudirman tepatnya didepan Bulog, Senin (27/10) pagi pukul 10.15 wib. Uang sekitar Rp300 juta raib yang hendak disetor lesap dibawa kabur para pelaku.(Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








