• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2874 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2833 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2831 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2823 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2820 Kali

  • Home
  • Internasional

Diduga Bakar Alquran, Pria di Pakistan Dirajam Hingga Tewas

Redaksi Radarpku

Senin, 14 Februari 2022 09:39:05 WIB
Cetak
Diduga Bakar Alquran, Pria di Pakistan Dirajam Hingga Tewas

RADARPEKANBARU.COM - Massa yang marah melempari seorang pria paruh baya dengan batu hingga tewas. Polisi mengatakan, peristiwa itu terjadi karena dugaan menodai Alquran di sebuah desa terpencil di Pakistan timur, Ahad (13/2/2022).

 
 

Penjaga masjid setempat bernama Mian Mohammad Ramzan melihat pria itu membakar kitab suci umat Islam di dalam masjid pada Sabtu (12/2) malam. Juru bicara polisi Chaudhry Imran menyatakan, Ramzan memberi tahu orang lain sebelum memberi tahu polisi tentang kejadian itu. Kekerasan terjadi di sebuah desa di distrik Khanewal di provinsi Punjab.

Imran mengatakan polisi bergegas ke tempat kejadian, dengan seorang pria ditemukan dikelilingi oleh kerumunan yang marah. Petugas Polisi Mohammad Iqbal dan dua bawahannya mencoba untuk menahan pria itu tetapi Sekelompok orang mulai melempari mereka dengan batu, melukai Iqbal dan sedikit melukai dua petugas lainnya.

Kepala kantor polisi Tulamba Munawar Gujjar mengatakan bergegas menurunkan bala bantuan ke masjid. Namun, mereka telat sampai tempat kejadian karena massa telah melempari pria itu dengan batu sampai mati dan menggantung tubuhnya di pohon.

Gujjar mengatakan korban diidentifikasi sebagai Mushtaq Ahmed berusia 41 tahun dan berasal dari desa terdekat. "Pria bernasib buruk itu telah mengalami gangguan mental selama 15 tahun terakhir dan menurut keluarganya sering hilang dari rumah selama berhari-hari, mengemis dan makan apa pun yang dia temukan,” katanya menjelaskan jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Ramzan mengatakan dia melihat asap di dalam masjid yang bersebelahan dengan rumahnya dan bergegas untuk menyelidiki. Dia menemukan satu Alquran dibakar dan melihat seorang pria mencoba untuk membakar yang lain. Dia mengatakan orang-orang mulai berdatangan untuk salat magrib saat dia berteriak agar pria itu berhenti.

Saksi mata mengatakan tim polisi yang tiba di desa sebelum pelemparan batu mulai menahan seorang pria. Namun massa merebutnya dari mereka dan memukuli polisi ketika mereka mencoba menyelamatkannya.

Gujjar mengatakan penyelidik sedang memindai video yang tersedia untuk mencoba mengidentifikasi para penyerang. Dia mengatakan polisi sejauh ini telah menahan sekitar 36 pria yang tinggal di sekitar masjid tetapi sekitar 300 tersangka ikut ambil bagian.

Perdana Menteri Imran Khan mengungkapkan kesedihannya atas insiden tersebut. Dia mengatakan sedang menunggu laporan dari kepala menteri Punjab tentang penanganan polisi atas kasus tersebut. Dia mengatakan mereka gagal dalam tugasnya.

"Kami tidak menoleransi siapa pun yang mengambil tindakan hukum dan hukuman mati tanpa pengadilan akan ditangani dengan hukum yang berat," kata Khan melalui Twitter beberapa jam setelah kejadian.

Khan juga meminta kepala polisi Punjab untuk melaporkan tindakan yang diambil terhadap pelaku main hakim sendiri itu. Pembunuhan itu terjadi beberapa bulan setelah hukuman mati tanpa pengadilan terhadap seorang manajer Sri Lanka dari sebuah pabrik peralatan olahraga di Sialkot di provinsi Punjab pada 3 Desember yang dituduh oleh para pekerja melakukan penistaan.

Serangan massa terhadap orang-orang yang dituduh melakukan penistaan agama adalah hal biasa di itu. Kelompok hak asasi internasional dan nasional mengatakan tuduhan penistaan agama sering digunakan untuk mengintimidasi minoritas agama dan menyelesaikan masalah pribadi. Penistaan agama dapat dihukum mati di Pakistan.(rep)

 
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:47:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Presiden Prabowo dan PM Wong Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Tiga Bidang Strategis

Selasa, 07 Juli 2026 - 08:50:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

Internasional

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Senin, 06 Juli 2026 - 08:33:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:36:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Perdana Menteri Moldova Alexand.

Internasional

AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:08:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:01:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subianto di.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
08 Juli 2026
Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
08 Juli 2026
KPK: Bupati Kuansing Diduga Minta Uang dari 914 Petani HPT
08 Juli 2026
Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah
08 Juli 2026
Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang
08 Juli 2026
Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi
08 Juli 2026
Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas, Tiga Hilang
07 Juli 2026
Kepala Satpol PP Bengkalis Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Rp1,4 Miliar
07 Juli 2026
4.863 Rumah Warga Riau Bakal Direnovasi Jadi Layak Huni
07 Juli 2026
Sejumlah Titik Di Kuansing Digeledah KPK, Lokasi Masih Dirahasiakan
07 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
  • 2 Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
  • 3 KPK: Bupati Kuansing Diduga Minta Uang dari 914 Petani HPT
  • 4 Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah
  • 5 Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang
  • 6 Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi
  • 7 Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas, Tiga Hilang

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com