• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2208 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4545 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4564 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4517 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4631 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Mengapa Saya Harus Merasa Cukup dalam Hidup?

Redaksi Radarpku

Senin, 17 Januari 2022 10:15:49 WIB
Cetak
Mengapa Saya Harus Merasa Cukup dalam Hidup?

RADARPEKANBARU.COM - Dalam penciptaan manusia, Allah SWT memberikan sejumlah kelebihan dan kekurangan, termasuk adanya hawa nafsu. Keberadaan perasaan ini dapat membawa pada beragam kondisi, termasuk tidak pernah merasa cukup dan selalu merasa ingin lebih.

 
 

Contohnya, jika ada film terbaru yang sudah keluar, manusia cenderung merasa harus menontonnya agar tidak ketinggalan pembicaraan dengan teman atau kolega, meskipun kondisi saat itu sedang kekurangan uang.

 

Tak hanya itu, ada begitu banyak pakaian yang mengumpulkan debu di lemari pakaian, tetapi masih merasa perlu untuk membeli yang lainnya.

 

Tidak peduli berapa banyak hal yang dimiliki, selalu ada sesuatu di luar sana yang ingin dan harus didapatkan. Manusia cenderung merasa harus memiliki hal berikutnya, sehingga kebahagiaan menjadi tergantung padanya.

 

Di sisi lain, lambat laun apa yang kita rasa menjadi penting saat ini, dengan suatu transformasi yang luar biasa, benda itu akan kehilangan kekuatannya untuk mempengaruhi kebahagiaan manusia. Dan dengan kekuatan entah bagaimana, akan ditransfer ke hal berikutnya di luar sana menuntut kekaguman kita.

 

Dalam kehidupan, tidak ada salahnya bagi seseorang menginginkan sesuatu. Dalam agama Islam pun tidak ada larangan jika hamba-Nya menginginkan hal-hal yang halal.

 

Jika kita sudah memiliki suatu barang yang dapat berdungsi dengan baik dan mampu memberi layanan penuh, namun masih merasa tidak puas dan cenderung kurang, maka perlu dipertanyakan apa sebetulnya yang menjadi fokus kita dalam hidup.

 

Dilansir di About Islam, Kamis (13/1/2022), seseorang dalam kondisi itu berada satu langkah jaraknya dari tidak bersyukur dan resah atas apa yang tidak dia miliki. Gelas akan selalu terlihat setengah kosong dan tidak pernah setengah penuh.

 

Allah berfirman dalam Alquran surat Ibrahim ayat 7, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat".

 

Ketika kita merasakan dorongan untuk memiliki sesuatu, pikirkan dulu sebelum memutuskan untuk mendapatkannya. Apakah hal itu sesuatu yang benar-benar dibutuhkan atau hanya sekedar keinginan belaka.

 

Tanyakan pula mengapa barang itu diperlukan. Apakah benar membawa keuntungan dan sepadan dengan waktu maupun sumber daya yang harus dikeluarkan.

 

Masing-masing dari kita hanya memiliki waktu dan sumber daya yang terbatas. Untuk memanfaatkannya sebaik mungkin, maka luangkanlah waktu dengan hal-hal yang benar-benar penting.

 

Sepanjang kehidupan Nabi dan Rasul di dunia, ada satu hal yang menjadi benang merah di antaranya semuanya. Mereka merupakan gembala, bukan domba. Mereka lah yang memberi panutan atau trendsetter dari kaumnya.

 

Nabi dan Rasul menggunakan otak dan akal mereka untuk memilah norma yang baik dan buruk. Mereka tidak pernah berpikir dua kali untuk membuang yang buruk ke tempat sampah.

Sementara itu, manusia yang lainnya hanya mengikuti norma sosial secara membabi buta.

 

Sebagai contoh, Nabi Daud SAW adalah seorang raja, namun dia mencari nafkah sendiri dan hidup sederhana. Dia biasa berpuasa setiap hari, sekaligus seorang penyembah Allah SWT yang sejati. Dia memilih untuk mencurahkan waktu dan sumber dayanya yang terbatas untuk hal-hal yang benar-benar penting.

 

Gaya hidup sederhana bukan hanya digaungkan oleh agama yang berusia empat 14.000 tahun. Islam selalu hijau dan ajarannya sesuai dengan tren di zaman modern, seperti dulu pada masa Nabi Muhammad SAW.

 

Kehidupan minimalis adalah tren modern dan didukung oleh sains. Menerapkan gaya hidup minimalis tidak hanya merapikan lemari pakaian tetapi juga pikiran, mengurangi stres dan kecemasan, bahkan membuat seseorang lebih kreatif. Dan tentu saja, gaya hidup ini akan berguna dalam menghemat uang untuk dibelanjakan dalam hal-hal yang benar-benar penting.

 

Apa itu hal-hal yang benar-benar penting? Allah SWT berfirman dalam QS Asy-Syura ayat 36, "Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepadamu, maka itu adalah kesenangan hidup di dunia. Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal".

 

Apakah Anda ingin menjadi kaya? Menurut Nabi Muhammad SAW, menjadi kaya bukan berarti memiliki harta yang banyak. Orang yang benar-benar kaya adalah orang yang merasa cukup.(At-Tirmidzi 2373)

 

Apakah Anda ingin sukses? Nabi Muhammad mendefinisikan kesuksesan dengan tiga syarat, yaitu, penerimaan Islam, diberikan rizki yang cukup, serta merasa puas dengan apa yang dimiliki. (Muslim 1054)

 

Suatu hal yang menarik terkait hal di atas, dalam sebuah hadits Qudsi disampaikan, jika seorang Hamba mengabdikan diri Anda untuk Islam dan Allah SWT, maka Allah akan menjaga hal kedua dan ketiga selama hidupnya.

 

Dengan kata lain, jika seorang Muslim mencurahkan waktu dan sumber dayanya yang terbatas untuk beribadah kepada Allah SWT dengan cara yang benar, maka Allah akan mengurus kemiskinannya dan membuatnyapuas. (Ibnu Majah 4107) (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:18:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Banyak Rezeki tak Selalu Tanda Dicintai Allah, Iman Hanya Diberikan yang Disukai-Nya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rezeki berupa harta dan kenikma.

Dakwatuna

Malaikat atau Orang yang Saleh, Mana yang Lebih Utama?

Jumat, 09 Oktober 2026 - 09:11:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Persoalan mengenai siapa.

Dakwatuna

Lezatnya Hawa Nafsu yang Bersarang di Hati Bisa Menghalangi Hidayah Allah

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:52:47 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:32:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 2 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 3 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 4 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 5 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
  • 6 Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
  • 7 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com