• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2878 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2839 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2834 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2827 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2823 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Muhasabah Diri

Redaksi Radarpku

Senin, 03 Januari 2022 09:52:58 WIB
Cetak
Muhasabah Diri

RADARPEKANBARU. COM - Akhir tahun kerap menjadi momentum untuk berbenah diri. Evaluasi, introspeksi dan resolusi pun disusun demi meraih pencapaian terbaik pada tahun berikutnya. Islam mengenal konsep muhasabah yang tidak menunggu masa tahunan. Upaya menghitung diri bisa dilakukan setiap hari sesuai dengan firman Allah SWT.

“Yaa ayyuhalladzii naamanuttaqullaha wal tanzhur nafsun ma qadda mat lighad. Wattaqullah. Innallaha khabirun bimaa ta’malun.” (QS al-Hasyr: 18). Yang artinya, "Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah (dengan mengerjakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya), dan hendaklah setiap diri melihat dan memperhatikan apa yang telah dilakukan (dari amal-amalnya) untuk hari esok (hari Akhirat). dan (sekali lagi diingatkan) bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mahateliti akan segala yang kamu kerjakan."

Prof Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah menjelaskan, dalam ayat ini, Allah SWT memberi perintah takwa hingga dua kali. Dua perintah tersebut mengapit imbauan agar kita memperhatikan segenap amal yang sudah diperbuat.

Takwa yang pertama, ujar Quraish, berada dalam konteks ajakan kepada kaum Muslimin agar tidak bernasib seperti orang Yahudi dan munafik yang mendapatkan siksa duniawi dan ukhrawi. Karena itu, kita diminta bertakwa agar terhindar dari siksa Allah baik dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Perintah takwa kedua didorong rasa malu atau untuk meninggalkan amalan negatif. Hal ini tampak jelas dari kalimat, “Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah meliputi pengetahuan-Nya akan segala yang kamu kerjakan.”

Quraish menjelaskan,  perintah untuk memperhatikan apa yang diperbuat untuk hari esok merupakan  perintah untuk melakukan evaluasi terhadap segenap amal yang telah dilakukan. Analoginya bak seorang tukang yang telah menyelesaikan pekerjaannya.

Ia dituntut untuk memperhatikannya kembali agar menyempurnakannya bila telah baik atau memperbaikinya bila masih ada kekurangan. Jika tiba saatnya diperiksa, tidak ada lagi kekurangan karena barang tersebut sudah tampil sempurna. Demikian dengan setiap mukmin yang dituntut untuk terus menjadi lebih baik.

Para ulama menjelaskan, ada tiga dimensi waktu pada ayat tersebut. Pertama, masa sekarang dan yang akan datang dalam kalimat wal tanzhur. Karena itu, ayat tersebut bisa dimaknai hendaknya setiap jiwa itu dalam keadaan terus menerus memperhatikan apa yang telah dia lakukan.

Dimensi kedua yakni masa lalu. Apa yang telah dia lakukan. Sementara itu, dimensi berikutnya adalah masa depan (lighadin) yang dimaknai sebagai akhirat.  Karena itu, kita diminta untuk mengevaluasi perbuatan pada masa lalu dengan fokus terhadap amal-amal yang sedang kita lakukan sebagai inventarisasi dan pertanggungjawaban pada tak hanya hari esok tetapi sampai kepada akhirat.

Muhasabah berasal dari kata bahasa Arab hasaba-yahsubu-hisaban yang berarti menghitung. Dalam sebuah kesempatan, Umar bin al-Khattab berpesan untuk senantiasa melakukan perhitungan diri dengan perkataan yang artinya: “Perhitungkan dirimu sebelum kamu diperhitungkan dan timbanglah dirimu sebelum kamu ditimbang dan bersiap-siaplah untuk pameran yang paling besar.”

Sebagian ulama menyatakan bahwa muhasabah diri adalah kesiapan akal untuk menjaga dirinya dari perbuatan khianat dan senantiasa bertanya dalam setiap perbuatan yang dia lakukan, “Mengapa dia melakukannya dan untuk siapa dia lakukan?”

Apabila ternyata perbuatannya itu karena Allah, maka dia melanjutkannya. Namun bila dia berbuat karena selain Allah maka segera dia menghentikannya, dan menyalahkan dirinya atas kekurangan dan kesalahan yang dia lakukan.

Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyatakan apabila seorang hamba telah memberikan persyaratan kepada dirinya dalam melaksanakan kebenaran pada pagi harinya dan waktu sore, dia hendaknya menuntut dirinya dan menghisabnya atas segala gerak dan diamnya.

Hal ini sebagaimana apa yang dilakukan para pedagang terhadap barang dagangannya setiap akhir tahun, atau akhir bulan, bahkan setiap hari. Demikian besarnya harapan untuk memperoleh keuntungan dan takut mengalami kerugian sehingga perjalanan waktu terasa amat cepat dan singkat.

Kapan waktu yang tepat untuk memuhasabah diri? Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah menjelaskan, betapa besar manfaat seseorang untuk duduk sebentar sesaat sebelum tidur untuk memuhasabah diri.

Dia bisa melihat apa yang dialami pada hari itu, apakah keuntungan dan kerugian. Dia memperbaharui taubat nasuha antara dirinya dengan Allah SWT. Kemudian, dia tidur dengan tobatnya dan bertekad untuk tidak mengulangi dosa saat terjaga nanti.

Jika amalan ini dilakukan setiap malam, Ibnu Qayyim menjelaskan, seseorang yang mati dalam kondisi demikian, maka ia mati dalam keadaan tobat. Jika terjaga, maka dia berada dalam kondisi siap beramal dan bergembira karena ajalnya ditangguhkan. Dia pun bisa menghadap keharibaan Tuhannya dan memperbaiki kekurangannya. Wallahu a’lam. (rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah

Rabu, 08 Juli 2026 - 10:28:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Hubungan antara Nusantara dan T.

Dakwatuna

Yang Kita Anggap Baik Belum Tentu Terbaik di Sisi Allah

Selasa, 07 Juli 2026 - 09:07:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Banyak orang yang menganggap di.

Dakwatuna

Mengapa Shalat Sunah Sebelum Subuh Lebih Baik Dibanding Dunia dan Seisinya?

Senin, 06 Juli 2026 - 08:39:14 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Salah satu amalan sunah yang ru.

Dakwatuna

Tanda Kecil Menjelang Kiamat, Mana Saja yang Sudah Terjadi?

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:52:03 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam ajaran Islam, sebelum dat.

Dakwatuna

Cerdas Menghadapi Kematian

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:21:04 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam Alquran surah Ali Imran a.

Dakwatuna

5 Hiasan Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:07:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dunia ini hanyalah sementara. N.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
08 Juli 2026
Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
08 Juli 2026
KPK: Bupati Kuansing Diduga Minta Uang dari 914 Petani HPT
08 Juli 2026
Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah
08 Juli 2026
Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang
08 Juli 2026
Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi
08 Juli 2026
Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas, Tiga Hilang
07 Juli 2026
Kepala Satpol PP Bengkalis Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Rp1,4 Miliar
07 Juli 2026
4.863 Rumah Warga Riau Bakal Direnovasi Jadi Layak Huni
07 Juli 2026
Sejumlah Titik Di Kuansing Digeledah KPK, Lokasi Masih Dirahasiakan
07 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
  • 2 Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
  • 3 KPK: Bupati Kuansing Diduga Minta Uang dari 914 Petani HPT
  • 4 Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah
  • 5 Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang
  • 6 Menhut Raja Juli Seharusnya Lapor Gratifikasi saat Terima Amplop, Bukan Dikembalikan ke Pemberi
  • 7 Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas, Tiga Hilang

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com