• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2881 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2845 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2838 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2833 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2828 Kali

  • Home
  • Internasional

Inggris Alami Kelangkaan Keripik Kentang, Kok Bisa?

Redaksi Radarpku

Selasa, 09 November 2021 09:57:23 WIB
Cetak
Inggris Alami Kelangkaan Keripik Kentang, Kok Bisa?

RADARPEKANBARU.COM - Inggris mengalami kelangkaan makanan ringan favorit warga Britania setelah mengalami kepanikan karena naiknya harga bahan bakar dan pemanas. Kini Inggris mengalami kelangkaan kentang atau keripik kentang.

Rak-rak keripik kentang di supermarket dan toko-toko di penjuru Inggris dibiarkan kosong setelah sistem informasi teknologi produsen keripik kentang terbesar di Inggris, Walker, diperbarui. Kelangkaan ini dapat terjadi selama berpekan-pekan.

Walkers yang dimiliki PepsiCo mengatakan masalah seputar pembaruan sistem telah diperbaiki. Pabrik tidak meningkatkan produksi penuh sampai akhir November yang artinya jumlah dan jangkauan ke pengecer berkurang.

"Pembaruan sistem IT baru-baru ini mengganggu pasokan sejumlah produk kami. Situs kami masih memproduksi keripik dan makanan ringan tapi skalanya dikurangi," kata juru bicara untuk Walkers yang berbasis di Leicester, Inggris tengah, akhir pekan lalu.

"Kami melakukan semua yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan produksi dan mengembalikan makanan ringan kesukaan masyarakat ke rak-rak toko. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tambah juru bicara tersebut.

Walkers memprioritaskan memproduksi keripik-keripik yang paling populer seperti Cheese & Onion, Ready Salted, Salt & Vinegar, serta makanan ringan Quavers dan Wotsits. Namun kelangkaan keripik Walkers telah mendorong konsumen untuk membeli merek lain. Kosongnya rak-rak makanan ringan tahun ini telah terlihat sejak terjadi gangguan dalam rantai pasokan pasca-Brexit yang disebabkan kelangkaan supir truk dan gangguan pasokan global yang disebabkan pandemi.

Agustus lalu McDonald menarik susu kocok dan minuman botolan dari menunya. Restoran cepat saji lain, Nando, menutup sekitar 50 lokasi karena kekurangan pegawai dalam rantai pasokan ayam.

Keripik merupakan makanan ringan kesukaan masyarakat Inggris. Penganan ini turut dimasukan ke dalam bekal makan siang anak-anak, tersedia di pub, atau menjadi cemilan sambil menonton televisi.

Selama pemerintah memberlakukan peraturan pembatasan sosial Covid-19, masyarakat Inggris banyak melahap makan ringan. Pemerintah Britania mensponsori iklan yang menganjurkan masyarakat untuk makan makanan yang lebih sehat.

Rata-rata masyarakat Inggris makan sekitar dua kantong keripik kentang seberat 25 gram per pekan. Data dari lembaga penelitian pasar Kantar mencatat setiap tahunnya ada sekitar 141 ribu metrik ton keripik kentang terjual di Inggris.

"Saya kesal sekarang saya harus keluar untuk berbelanja lagi," kata pensiunan dari Plaistow, London, Carole Moore.

Perempuan berusia 69 tahun itu mencari keripik kentang di rak-rak kosong di salah satu supermarket Tesco, jaringan pasar swalayan terbesar di Inggris. Moore berbelanja untuk menjamu 22 orang dalam pesta api unggun. Ia tidak berhasil menemukan keripik kentang favoritnya Prawn Cocktail dan Salt & Vinegar di supermarket Tesco di Beckton.

Penemuan keripik kentang pada awal abad ke-19 menjadi objek perdebatan. Terdapat berbagai legenda dan klaim mengenai asal usul keripik kentang. Pada abad ke-20 keripik kentang menjadi bisnis besar.

Walkers didirikan oleh seorang tukang daging pada 1948 di Leicester. Ia beralih ke keripik kentang karena daging dijatahkan selama Perang Dunia II. Kantar mengatakan nilai pasar Inggris untuk keripik, popcorn, kacang-kacangan dan makanan ringan asin lainnya lain sekitar 13,1 persen atau 3,8 miliar poundsterling hingga 27 Desember 2020.(rep)

 
 

 

 
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Gencatan Senjata Berakhir, Trump Ancam Serang Iran Lebih Dahsyat

Kamis, 09 Juli 2026 - 08:27:52 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Trump Hadiri KTT NATO: Kalau Bukan karena Erdogan Saya Tidak akan Datang

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:47:43 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Presiden Prabowo dan PM Wong Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Tiga Bidang Strategis

Selasa, 07 Juli 2026 - 08:50:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden RI Prabowo Subi.

Internasional

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Senin, 06 Juli 2026 - 08:33:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Belum Setahun Jadi PM Moldova, Alexandru Munteanu Putuskan Mundur

Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:36:11 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Perdana Menteri Moldova Alexand.

Internasional

AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:08:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
09 Juli 2026
Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
09 Juli 2026
Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
09 Juli 2026
Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
09 Juli 2026
Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi
09 Juli 2026
Gencatan Senjata Berakhir, Trump Ancam Serang Iran Lebih Dahsyat
09 Juli 2026
Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR
08 Juli 2026
Plt Gubri Larang Sekolah Lakukan Perpeloncoan Saat MPLS
08 Juli 2026
KPK: Bupati Kuansing Diduga Minta Uang dari 914 Petani HPT
08 Juli 2026
Jauh Sebelum Islam Datang, Nusantara Sudah Terhubung dengan Timur Tengah
08 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
  • 2 Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
  • 3 Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
  • 4 Progres Proyek Tol Lingkar Pekanbaru Capai 77 Persen
  • 5 Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi
  • 6 Gencatan Senjata Berakhir, Trump Ancam Serang Iran Lebih Dahsyat
  • 7 Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com