• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2211 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4548 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4567 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4522 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4634 Kali

  • Home
  • Internasional

Inggris Alami Kelangkaan Keripik Kentang, Kok Bisa?

Redaksi Radarpku

Selasa, 09 November 2021 09:57:23 WIB
Cetak
Inggris Alami Kelangkaan Keripik Kentang, Kok Bisa?

RADARPEKANBARU.COM - Inggris mengalami kelangkaan makanan ringan favorit warga Britania setelah mengalami kepanikan karena naiknya harga bahan bakar dan pemanas. Kini Inggris mengalami kelangkaan kentang atau keripik kentang.

Rak-rak keripik kentang di supermarket dan toko-toko di penjuru Inggris dibiarkan kosong setelah sistem informasi teknologi produsen keripik kentang terbesar di Inggris, Walker, diperbarui. Kelangkaan ini dapat terjadi selama berpekan-pekan.

Walkers yang dimiliki PepsiCo mengatakan masalah seputar pembaruan sistem telah diperbaiki. Pabrik tidak meningkatkan produksi penuh sampai akhir November yang artinya jumlah dan jangkauan ke pengecer berkurang.

"Pembaruan sistem IT baru-baru ini mengganggu pasokan sejumlah produk kami. Situs kami masih memproduksi keripik dan makanan ringan tapi skalanya dikurangi," kata juru bicara untuk Walkers yang berbasis di Leicester, Inggris tengah, akhir pekan lalu.

"Kami melakukan semua yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan produksi dan mengembalikan makanan ringan kesukaan masyarakat ke rak-rak toko. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tambah juru bicara tersebut.

Walkers memprioritaskan memproduksi keripik-keripik yang paling populer seperti Cheese & Onion, Ready Salted, Salt & Vinegar, serta makanan ringan Quavers dan Wotsits. Namun kelangkaan keripik Walkers telah mendorong konsumen untuk membeli merek lain. Kosongnya rak-rak makanan ringan tahun ini telah terlihat sejak terjadi gangguan dalam rantai pasokan pasca-Brexit yang disebabkan kelangkaan supir truk dan gangguan pasokan global yang disebabkan pandemi.

Agustus lalu McDonald menarik susu kocok dan minuman botolan dari menunya. Restoran cepat saji lain, Nando, menutup sekitar 50 lokasi karena kekurangan pegawai dalam rantai pasokan ayam.

Keripik merupakan makanan ringan kesukaan masyarakat Inggris. Penganan ini turut dimasukan ke dalam bekal makan siang anak-anak, tersedia di pub, atau menjadi cemilan sambil menonton televisi.

Selama pemerintah memberlakukan peraturan pembatasan sosial Covid-19, masyarakat Inggris banyak melahap makan ringan. Pemerintah Britania mensponsori iklan yang menganjurkan masyarakat untuk makan makanan yang lebih sehat.

Rata-rata masyarakat Inggris makan sekitar dua kantong keripik kentang seberat 25 gram per pekan. Data dari lembaga penelitian pasar Kantar mencatat setiap tahunnya ada sekitar 141 ribu metrik ton keripik kentang terjual di Inggris.

"Saya kesal sekarang saya harus keluar untuk berbelanja lagi," kata pensiunan dari Plaistow, London, Carole Moore.

Perempuan berusia 69 tahun itu mencari keripik kentang di rak-rak kosong di salah satu supermarket Tesco, jaringan pasar swalayan terbesar di Inggris. Moore berbelanja untuk menjamu 22 orang dalam pesta api unggun. Ia tidak berhasil menemukan keripik kentang favoritnya Prawn Cocktail dan Salt & Vinegar di supermarket Tesco di Beckton.

Penemuan keripik kentang pada awal abad ke-19 menjadi objek perdebatan. Terdapat berbagai legenda dan klaim mengenai asal usul keripik kentang. Pada abad ke-20 keripik kentang menjadi bisnis besar.

Walkers didirikan oleh seorang tukang daging pada 1948 di Leicester. Ia beralih ke keripik kentang karena daging dijatahkan selama Perang Dunia II. Kantar mengatakan nilai pasar Inggris untuk keripik, popcorn, kacang-kacangan dan makanan ringan asin lainnya lain sekitar 13,1 persen atau 3,8 miliar poundsterling hingga 27 Desember 2020.(rep)

 
 

 

 
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Internasional

Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:10:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Ukraina Serang Kilang Minyak Terbesar Rusia di Siberia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

400 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dapat Akses Layanan Kesehatan Taiwan

Jumat, 09 Oktober 2026 - 08:56:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Tiga Tahun Genosida Gaza Rakyat Palestina Masih Butuh Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:08:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Dijegal Sanksi Barat, Emas Rusia Kini Membanjiri Hong Kong

Rabu, 07 Oktober 2026 - 09:18:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Internasional

Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:43:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
12 Oktober 2026
Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
12 Oktober 2026
Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
12 Oktober 2026
Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
12 Oktober 2026
Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
12 Oktober 2026
Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
12 Oktober 2026
SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media
11 Oktober 2026
Pemprov Riau Dorong RSUD Arifin Achmad Raih Predikat Akreditasi Paripurna
10 Oktober 2026
Layanan Bus DAMRI di Siak Gratis
10 Oktober 2026
DPRD Pekanbaru Upayakan Pengesahan APBD 2027 Sebelum 30 November
10 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Buronan Kasus Sabu Ditangkap di Bengkalis
  • 2 Kalahkan PSMS Medan, PSPS Pekanbaru Puncak Klasemen Grup
  • 3 Pemprov Riau Sambut Irjen Arman Achdiat Sebagai Kapolda Riau Baru
  • 4 Benarkah Hawa Diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam AS?
  • 5 Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik
  • 6 Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh Usai Serangan Houthi
  • 7 SPS Riau Kunjungi Batam News, Pelajari Strategi Pengembangan Media

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com