PILIHAN +INDEKS
KKSP : "Kalau Penyelundupan Itu Maraknya di Perawang"
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan (KKSP) AKP Hendrik, mengatakan terkait tudingan atau dugaan pelabuhan-pelabuhan illegal alias dermaga tikus pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelabuhan-pelabuhan yang berada disepanjang perairan Sei Siak termasuk pelabuhan Sei Duku.
Namun mengenai barang-barang yang dituding atau diduga illegal, pihaknya tidak menampik dan besar kemungkinan ada.
"Barang-barang illegal atau selundupan pasti ada tapi bukan disini tempatnya. Kalau masalah itu (Barang-barang illegal, red) itu di Perawang sana mainnya. Barang-barangnya disana diturunkannya, " ujar Hendrik.
Dikatakan Hendrik, kalau barang-barang yang masuk di Pelabuhan-pelabuhan di Sei Siak Pekanbaru, rata-rata sudah sesuai dengan manifesnya, "Coba tanya dan konfirmasi dengan Bea Cukai, karena Bea Cukai yang berwewenang untuk melakukan pemeriksaan. Kalau KSP hanya masalah tindak pidananya, seperti narkoba dan lain-lainnya," terang Hendrik.
Ia juga mengatakan mengenai kapal-kapal yang tidak terdaftar, itu wewenang Syahbandar, "Kapal itu Syahbandar yang tahu. Olah gerak dan sandar kapal dia yang mengetahui. Tapi yang ditanya sama Syahbandar itu tentang sertifikasinya. Dari laporan yang saya terima, pihak Syahbandar mengeluarkan dokumen atau izin kapal yang tidak semestinya alias penyalahgunaan wewenang," tambah Hendrik.
Seperti diberitakan sebelumnya, banyak pelabuhan-pelabuhan rakyat hingga nasional diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu.
Dari sumber radarpekanbaru.com, kapal-kapal yang melakukan aktifitas bongkar muat di perairan Sei Siak juga diindikasi tidak terdaftar seperti kapal milik seorang pengusaha di Pelita Pantai Pekanbaru.
Kepala Kepolisia Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK mengakui banyak barang-barang illegal masuk ke Pekanbaru melalui pelabuhan.(*/ram)
Namun mengenai barang-barang yang dituding atau diduga illegal, pihaknya tidak menampik dan besar kemungkinan ada.
"Barang-barang illegal atau selundupan pasti ada tapi bukan disini tempatnya. Kalau masalah itu (Barang-barang illegal, red) itu di Perawang sana mainnya. Barang-barangnya disana diturunkannya, " ujar Hendrik.
Dikatakan Hendrik, kalau barang-barang yang masuk di Pelabuhan-pelabuhan di Sei Siak Pekanbaru, rata-rata sudah sesuai dengan manifesnya, "Coba tanya dan konfirmasi dengan Bea Cukai, karena Bea Cukai yang berwewenang untuk melakukan pemeriksaan. Kalau KSP hanya masalah tindak pidananya, seperti narkoba dan lain-lainnya," terang Hendrik.
Ia juga mengatakan mengenai kapal-kapal yang tidak terdaftar, itu wewenang Syahbandar, "Kapal itu Syahbandar yang tahu. Olah gerak dan sandar kapal dia yang mengetahui. Tapi yang ditanya sama Syahbandar itu tentang sertifikasinya. Dari laporan yang saya terima, pihak Syahbandar mengeluarkan dokumen atau izin kapal yang tidak semestinya alias penyalahgunaan wewenang," tambah Hendrik.
Seperti diberitakan sebelumnya, banyak pelabuhan-pelabuhan rakyat hingga nasional diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu.
Dari sumber radarpekanbaru.com, kapal-kapal yang melakukan aktifitas bongkar muat di perairan Sei Siak juga diindikasi tidak terdaftar seperti kapal milik seorang pengusaha di Pelita Pantai Pekanbaru.
Kepala Kepolisia Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK mengakui banyak barang-barang illegal masuk ke Pekanbaru melalui pelabuhan.(*/ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








