Khairul Amri Pimpin Rapat Perdana SPS Riau
Pekanbaru- Ketua Serikat Perusahaan Pers ( SPS) Cabang Riau, Khairul Amri pimpin rapat perdana pengurus dari perwakilan sejumlah perusahaan media.
"Kita santai saja jangan terlalu serius, untuk diketahui ada juga teman-teman yang menjapri saya untuk izin berhalangan hadir" Khairul Amri, jumat (19/02/2021) di kantor SPS Riau jalan sumatra.
Menurut Khairul, bahwa SPS Riau kedepannya tetap akan melanjutkan kegiatan yang sudah dirintis oleh kepengurusan sebelumnya.
"Program happy happy aja, namun yang terpenting jangan pula kita kalah dari kepengurusan yanga lama, misalnya mendapatkan penghargaan , itu tetap harus kita pertahanankan" katanya.
Ketua SPS Riau, mengajak keaktifan pengurus dalam menghadiri rapat.
"Saya berharap minimal kehadiran pengurus 50 (limapuluh) persenlah" katanya.
Sekjen SPS Riau, M Hasbi dalam kesempatan rapat menyampaikan bahwa kesiapan kelengkapan kantor sudah mulai dibenahi.
"Sepertinya kedepan bahwa kita juga perlu kantor yang layak, jangan kalah kita dengan kantor asosiasi wartawan," canda Hasbi, sambil tersenyum.
Hasbi juga menginformasikan kepada para pimpinan media yang telah bergabung di SPS untuk segera mengukur baju.
"Silahkan ukur baju, hari ini stanbye di Kantor SPS " tuturnya.
Masih menurut Hasbi, bahwa kita juga memperkuat organisasi secara bersama-sama.
"Saya fikir kedepannya agar menjaga kekompakan, kita coba bergerak secara terstruktur dan sistematis dalam rangka memperjuangkan sumber pendapatan media yang bergabung di SPS Riau, perlu kiranya dibentuk pokja hubungan kerjasama media, dalam rangka mendongkrak pendapatan media" katanya.
Hingga berita ini diposting, rapat SPS Cabang Riau masih berlangsung.
(romzizi)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)