• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3101 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3075 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3065 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3064 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3061 Kali

  • Home
  • Hukrim

Disinyalir Krisis Akhlak, Istri Bupati Kampar & Ajudannya dilaporkan Ke Polisi

Redaksi Radarpku

Senin, 02 Juni 2014 08:13:17 WIB
Cetak
Disinyalir Krisis Akhlak, Istri Bupati Kampar & Ajudannya dilaporkan Ke Polisi
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Sikap Tak terpuji oleh seorang istri pemimpin Kampar berujung delik aduan oleh warga ke kepolisian Resor Kampar yang tak terima atas  kejadian yang di alaminya. Pasangan suami istri  Jamal dan Asni, melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh Istri Bupati Kampar, Eva Yuliana dan Ajudannya, Ferry, ke Polres Kampar.

"Saya beserta istri dan didampingi oleh keluarga telah melaporkan penganiayaan itu ke Polres kampar," Ucap Jamal, kepada wartawan, Minggu (01/6/14). 

Laporan itu, sebut Jamal lagi, dilaporkannya Sabtu (31/5/14) malam. Jamal mengatakan bahwa kejadian itu membuat dirinya mengalami trauma yang cukup berat.

"Kami tak terima dianiaya seperti ini. Meskipun dia (Eva) Istri Bupati Kampar. Kalau memang masalah tanah ada jalur hukumnya. Bukan harus melakukan penganiyaan terhadap kami rakyat kecil ini," Cetusnya.

Menurut pengakuan Jamal, masalah tanah ini tak membuatnya gentar sedikitpun. Jamal mengungkapkan, tanah yang diklaim milik Bupati Kampar tersebut tidak mendasar. Dirinya menuturkan bahwa sertifikat tanah sudah lama ia pegang dan terdaftar atas namanya sendiri.

"Saya punya surat yang jelas atas hak tanah kebun saya. Bukan menyerobot punya orang. Kenapa dia malah menuduh saya menyerobot tanahnya," Ungkapnya dengan kesal.

Jamal menyayangkan sikap seorang istri seorang kepala daerah melakukan tindakan bak seorang preman. Harusnya, kata Jamal lagi, sebagai orang yang berpendidikan, kejadian memalukan ini tak seharusnya terjadi.

"Kalau memang istri kepala daerah yang baik bicaranya. Kalau memang ada masalah bisa dibicarakan. Bukan main maki dan pukul seperti preman pasar gini. Jelas saya merasa direndahkan. Jangan karena kami orang biasa dia (Eva,red) berbuat sesuka hati," Ujarnya.

Sementara itu, Asni (Istri Jamal) mengungkapkan tentang sikap Jefri Noer. Pasalnya, Bupati Kampar Jefri Noer yang ada pada saat kejadian bukannya melerai malah membiarkan suasana makin gaduh.

"Bupati apa namanya tu. Saya dipukuli sama istri dan ajudannya dia malah diam seperti patung dan jadi penonton saja. Ini yang membuat saya tidak habis pikir ada suami yang membiarkan istrinya bertindak seperti preman," Ketus Asni.

Dengan kejadian ini, Asni berharap aparat hukum dapat bijak menyikapinya dengan arif dan bijaksana.

"Hukum harus ditegakkan. Tak ada manusia yang kebal hukum. Jangan karena kami sebagai warga negara disepelekan mentang-mentang yang menganiaya kami seorang istri bupati. Kami tak mau damai," Katanya seraya berteriak.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kampar Herfio Zaki, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penganiyaan yang dilakukan istri bupati kampar Eva Yuliana dan ajudan Bupati, Ferry.

"Benar. Dan saat ini, prosesnya lagi dalam penyelidikkan kepolisian, jadi tunggu saja perkembangannya. Karena korban akan kita panggil lagi untuk melengkapi berkas," Terang Kasat. (Aulia/rp)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

Hukrim

Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus

Kamis, 05 Juni 2025 - 22:11:19 WIB

KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
27 Juli 2026
Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
27 Juli 2026
Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
27 Juli 2026
Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
27 Juli 2026
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
25 Juli 2026
Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
25 Juli 2026
Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya
25 Juli 2026
Dosa kepada Sesama Manusia Cenderung Lebih Rumit, Begini Kata Imam Al Ghazali
25 Juli 2026
Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital
25 Juli 2026
China Kecam Tarif Baru AS, Peringatkan Bahaya Perang Dagang
25 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dinas PUPR Riau Usulkan Pembangunan Jembatan Sungai Sibam di Tahun 2027
  • 2 Diduga Jadi Korban Begal, Wanita Muda Ditemukan Terluka dalam Parit dan Motor Raib
  • 3 Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
  • 4 Rusia Tolak Usulan Damai Kazakhstan, Bersikeras Capai Target di Ukraina
  • 5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Melarikan Diri
  • 6 Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat
  • 7 Agung Nugroho Lantik 39 Pejabat, Ini Nama-namanya

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com