PILIHAN +INDEKS
Polri Siapkan Strategi Pengamanan Molornya Rekapitulasi Suara KPU
JAKARTA, RADARPEKANBARU.COM - Hingga siang ini, terhitung tujuh provinsi masih mengalami penundaan rekapitulasi suara di KPU. Polri menyiapkan desain pengamanan apabila proses rekapitulasi mengalami kemunduran hingga malam nanti pukul 24.00 WIB.
Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, mundur tidaknya jadwal rekapitulasi sepenuhnya ada di tangan KPU. Polri, kata Sutarman, hanya mengawal jalannya rekapitulasi.
"Termasuk dampak-dampak keterlambatan, sehingga ada kemarahan-kemarahan masyarakat ada antisipasi dan tidak menyebabkan konflik," ujar Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2014).
Skema pengamanan nanti, Sutarman melanjutkan, adalah dengan menyiapkan personel Brimob di Kantor KPU. Untuk saat ini, pengawalan pengamanan masih dilakukan satuan Sabhara Polda Metro Jaya.
"Personel yang sudah siaga ada 1 kompi, 250 orang lebih kurang," ujarnya.
Namun, apabila kekuatan Polri dirasa tidak mencukupi untuk melakukan pengamanan rekapitulasi suara yang molor, maka kepolisian akan meminta bantuan TNI untuk pengamananan.
"Apabila kekuatan Polri tidak cukup, kita meminta personel TNI tetap dalam tindakan polisioner dalam kendali Polri," terang Sutarman.(dtc)
Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan, mundur tidaknya jadwal rekapitulasi sepenuhnya ada di tangan KPU. Polri, kata Sutarman, hanya mengawal jalannya rekapitulasi.
"Termasuk dampak-dampak keterlambatan, sehingga ada kemarahan-kemarahan masyarakat ada antisipasi dan tidak menyebabkan konflik," ujar Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2014).
Skema pengamanan nanti, Sutarman melanjutkan, adalah dengan menyiapkan personel Brimob di Kantor KPU. Untuk saat ini, pengawalan pengamanan masih dilakukan satuan Sabhara Polda Metro Jaya.
"Personel yang sudah siaga ada 1 kompi, 250 orang lebih kurang," ujarnya.
Namun, apabila kekuatan Polri dirasa tidak mencukupi untuk melakukan pengamanan rekapitulasi suara yang molor, maka kepolisian akan meminta bantuan TNI untuk pengamananan.
"Apabila kekuatan Polri tidak cukup, kita meminta personel TNI tetap dalam tindakan polisioner dalam kendali Polri," terang Sutarman.(dtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








