• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2831 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2786 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2788 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2773 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2772 Kali

  • Home
  • Nasional

Gatot: Prabowo Seorang Patriot Bukan Pesimistis

Redaksi Radarpku

Kamis, 29 Maret 2018 08:29:34 WIB
Cetak
Gatot: Prabowo Seorang Patriot Bukan Pesimistis

RADARPEKANBARU.COM.- Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengungkapkan, bagi dirinya Prabowo Subianto adalah seorang patriot. Gatot pun tidak setuju dengan tudingan dari berbagai pihak, yang menganggap Prabowo seorang pesimistis pascamenyampaikan pidato soal Indonesia kemungkinan bubar pada 2030.

"Yang saya tahu Pak Prabowo seorang patriot dan negarawan yang taat hukum. Pada saat pilpres kemarin beliau mencalonkan dan ikut hadir bersama Pak Jokowi, tidak ada sifat permusuhan," kata Gatot saat berkunjung ke kantor Republika, Rabu (28/3). Menurutnya pernyataan Prabowo Subianto terkait ancaman Indonesia bisa bubar di 2030, bukan pernyataan seorang pesimistis. Sebab kondisi itu sangat mungkin terjadi. Bahkan, kata Gatot, bisa terjadi lebih cepat.

Terlepas dari apa yang disampaikan bersumber fiksi atau ilmiah, Gatot seringkali menekankan di dunia saat ini terjadi perang yang lebih berbahaya. Perang yang sedang berlangsung itu bukan angkat senjata, tapi ketika tidak diketahui dimana musuhnya, yang sering ia sebut proxy war.

Dalam pergulatan Proxy War tersebut TNI tidak bisa masuk karena tidak memiliki kewenangan di dalam kehidupan masyarakat. Kenapa berbahaya, karena masyarakatnya tidak paham bahwa perang itu sedang berlangsung dan tiba-tiba hasilnya sangat merugikan bangsa dan menghancurkan generasi muda bangsa Indonesia.

"Kita pernah mengalami itu, contoh lepasnya Timor Timur menjadi negara yang namanya Timor Leste. Pada saat itu bisa dibayangkan, provinsi kita lepas jadi negara tapi rakyatnya tepuk tangan seolah mendapatkan pembenaran. Tidak ada sedih dan penyesalan, itulah hasil dari Proxy War," ujar mantan Pangkostrad ini. Itu belum ancaman lain yang saat ini terus berlangsung merusak Indonesia, seperti narkoba. Saat ini ia mengungkapkan pasokan narkoba masuk ke Indonesia dari Cina dalam jumlah besar.

Ia juga mengingatkan proxy war itu sedang terjadi karena ancaman krisis pangan, energi dan air. Banyak orang, menurut Gatot, menilai apa yang ia sampaikan ini tidak benar. "Orang bilang, mana ada krisis air. Padahal sekarang di Cape Town, Afrika Selatan krisis air itu terjadi. Disana orang membayar mahal hanya untuk air," ucap Gatot.

Apa yang ia ungkapkan dari hasil analisa seorang prajurit TNI inilah yang seringkali disalahpahami oleh orang awam. Apa yang disampaikan seolah hanya khayalan dan tanpa analisis mendalam. Jadi terkait soal 2030 seperti yang disampaikan Prabowo, menurutnya, kalau publik membaca pesannya terputus-putus yang didapat hanya seolah ancaman.

"Tapi harus dilihat konteksnya dengan jernih, seorang Prabowo Subianto mengatakan itu pasti ada analisa yang mendalam. Tapi inikan namanya juga tahun politik bisa dibawa kemana-mana," ujar Gatot.

"Maka saya bilang malah bisa lebih cepat, kenapa? ada pengalaman di dunia, sebuah negara Uni Sovyet pecah hanya hitungan kurang dalam empat tahun. Tidak ada yang memprediksi sebelumnya. Padahal Sovyet itu perbedaan penduduknya hanya di tingkat ekonomi, bahasa sama agama," jelasnya.

Karena itu, Gatot mengingatkan kalau kemiskinan dan kesenjangan terus dibiarkan semakin tinggi, kepastian hukum tidak ada itu jalan yang mudah membuat masyaraka frustasi. Maka benih-benih perpecahan dan wilayah yang ingin merdeka kembali muncul. "Walaupun Indonesia tidak hilang tenggelam, tidak.

Negaranya ada tapi dalam bentuk yang lain. Jadi kalau berpikiran positif, pernyataan itu sebagai peringatan saja. Jadi jangan dikaitkan dengan pemerintahan sekarang gagal, sehingga 2030 Indonesia tidak ada, tidak kesana," ujarnya.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari

Jumat, 03 Juli 2026 - 09:12:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Harga Emas Antam Naik, Buyback Menguat Lebih Tinggi

Kamis, 02 Juli 2026 - 10:14:19 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harga emas batangan produksi PT.

Nasional

HUT Bhayangkara Momentum Polri Berbenah dan Lebih Humanis

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:19:16 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Safari Jokowi Tak Hanya Senggol PDIP tapi Semua Partai

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:31:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Komnas Perempuan Mestinya Bela Korban Bukan Berdebat Definisi Penyiksaan

Senin, 29 Juni 2026 - 08:29:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Roy Suryo Konsolidasi Dukungan Massa, Media dan Youtubers Jelang Sidang di PN Jaktim

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:12:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
03 Juli 2026
Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
03 Juli 2026
Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
03 Juli 2026
Cerdas Menghadapi Kematian
03 Juli 2026
Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari
03 Juli 2026
AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
03 Juli 2026
Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK
02 Juli 2026
Kunjungan Wisatawan Asing ke Riau Melonjak 24,68 Persen, Malaysia Mendominasi Sektor Perhotelan Bergairah
02 Juli 2026
Harga Emas Antam Naik, Buyback Menguat Lebih Tinggi
02 Juli 2026
Suhardiman Amby Tersangka, Muklisin Jabat Plt Bupati Kuansing
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hasil SPMB Tingkat SD di Pekanbaru Diumumkan Hari Ini, Jalur Domisili Mendominasi
  • 2 Pemprov Riau Minta Plt Bupati Kuansing Sukseskan MTQ dan Pacu Jalur
  • 3 Ronaldo Cetak Gol, Portugal Melaju 16 Besar Usai Bungkam Kroasia 2-1
  • 4 Cerdas Menghadapi Kematian
  • 5 Menhut Dua Kali Bertemu Bupati Kuansing dalam 36 Hari
  • 6 AS Pimpin Dialog Keamanan Regional di Bahrain, Bahas Stabilitas Timur Tengah dan Selat Hormuz
  • 7 Jejak Hidup Suhardiman Amby Dari Tiga Gelar Adat, Tiga Istri, Berakhir Di Rutan KPK

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com