PILIHAN +INDEKS
Siswi SMP Nyaris Diperkosa Pengangguran di Kuburan Cina Pekanbaru
Ilustrasi
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com) - RA (11), siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pekanbaru, Riau, nyaris menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh ER (18), seorang pengangguran yang merupakan tetangga korban. Dia nyaris digarap setelah dibawa ke kawasan sepi dekat kuburan cina.
Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, bersama Sektor Kecamatan Rumbai masih mengejar pelaku. "Kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban berinisial JS (46), warga Rumbai," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (6/2/2014).
Menurut catatan kepolisian, korban adalah RA (11), seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP, sementara pelaku ER (18), penganggurang yang merupakan tetangga korban.
Kronologi kejadian menurut laporkan orang tua korban, berawal ketika pelaku mengantar anaknya itu ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor.
Namun di tengah perjalanan, kata dia, ternyata ER justru membawa korban ke sekitar lokasi semak dekat lokasi pemakaman warga tionghoa, tepatnya di Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. "Anak saya sempat menolak, tapi pelaku tetap saja memaksa dan sampailah di sekitar semak-semak itu," katanya.
Ketika itu, kata dia, pelaku sempat berusaha dengan cara memaksa korban untuk melakukan hubungan badan. "Anaknya saya kemudian berteriak meminta tolong. Waktu itu kebetulan ada seorang ibu-ibu lalu menolong," katanya.
Pada saat itu, demikian pelapor, ER langsung melarikan diri dan korban diantar oleh saksi ke rumahnya.
Mendapat kabar atas peristiwa itu, JS kemudian mendatangi kantor polisi terdekat untuk melaporkan kasusnya secara resmi.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi terkait laporkan percobaan pencabulan tersebut. "Kasusnya telah diproses dan pelaku masih dalam pengejaran," kata AKBP Guntur. (ant)
Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, bersama Sektor Kecamatan Rumbai masih mengejar pelaku. "Kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban berinisial JS (46), warga Rumbai," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (6/2/2014).
Menurut catatan kepolisian, korban adalah RA (11), seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP, sementara pelaku ER (18), penganggurang yang merupakan tetangga korban.
Kronologi kejadian menurut laporkan orang tua korban, berawal ketika pelaku mengantar anaknya itu ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor.
Namun di tengah perjalanan, kata dia, ternyata ER justru membawa korban ke sekitar lokasi semak dekat lokasi pemakaman warga tionghoa, tepatnya di Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. "Anak saya sempat menolak, tapi pelaku tetap saja memaksa dan sampailah di sekitar semak-semak itu," katanya.
Ketika itu, kata dia, pelaku sempat berusaha dengan cara memaksa korban untuk melakukan hubungan badan. "Anaknya saya kemudian berteriak meminta tolong. Waktu itu kebetulan ada seorang ibu-ibu lalu menolong," katanya.
Pada saat itu, demikian pelapor, ER langsung melarikan diri dan korban diantar oleh saksi ke rumahnya.
Mendapat kabar atas peristiwa itu, JS kemudian mendatangi kantor polisi terdekat untuk melaporkan kasusnya secara resmi.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi terkait laporkan percobaan pencabulan tersebut. "Kasusnya telah diproses dan pelaku masih dalam pengejaran," kata AKBP Guntur. (ant)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








