PILIHAN +INDEKS
Astaga,,,IRT Tewas Terpanggang
Ilustrasi
Bangkinang, (radarpekanbaru.com) - Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Nurhayati tewas terpanggang di kamar tidurnya dengan kondisi luka bakar yang amat parah, bahkan kepala korban sudah habis terbakar.
Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono Sik melalui Kasat Reskrim AKP Eka Ariandy Putra SIK dan Kapolsek Tambang AKP Sumarno ketika dikonfirmasikan mengatakan bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Ahad dinihari (29/12) sekitar pukul 03.00 WIB di Dusun I RT 01 RW 01 Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Pada waktu kejadian, anak korban bernama Sri Riski (20) terbangun dari tidurnya karena merasakan hawa panas di dalam kamarnya. Saksi kemudian keluar dari kamar dan mendapati ada asap dan api di kamar orangtua saksi. Karena itu saksi meminta tolong tetangga kemudian secara bersama-sama berupaya mematikan api dengan cara disiram dengan air.
Setelah api dapat dipadamkan, ditemukan Nurhayati sudah meninggal dunia di atas tempat tidurnya dalam kondisi sebagian dari tubuh korban seperti bagian kepala sudah habis terbakar, sedangkan suami korban berada di Malaysia. "Atas kejadian tersebut, kami sudah mengecek tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru untuk otopsi. Di samping itu, juga dilakukan pembuatan laporan polisi dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujarnya.
Ditambahkan Kapolres, setelah dilakukan pengecekan dan olah TKP, diketahui bahwa sepeda motor milik korban yang diparkir di kamar korban sudah tidak ada alias hilang. "Korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara, dan api sudah berhasil dipadamkan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tukas Kasat dan Kapolsek menambahkan.(rp)
Editor : Ramli
Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono Sik melalui Kasat Reskrim AKP Eka Ariandy Putra SIK dan Kapolsek Tambang AKP Sumarno ketika dikonfirmasikan mengatakan bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Ahad dinihari (29/12) sekitar pukul 03.00 WIB di Dusun I RT 01 RW 01 Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Pada waktu kejadian, anak korban bernama Sri Riski (20) terbangun dari tidurnya karena merasakan hawa panas di dalam kamarnya. Saksi kemudian keluar dari kamar dan mendapati ada asap dan api di kamar orangtua saksi. Karena itu saksi meminta tolong tetangga kemudian secara bersama-sama berupaya mematikan api dengan cara disiram dengan air.
Setelah api dapat dipadamkan, ditemukan Nurhayati sudah meninggal dunia di atas tempat tidurnya dalam kondisi sebagian dari tubuh korban seperti bagian kepala sudah habis terbakar, sedangkan suami korban berada di Malaysia. "Atas kejadian tersebut, kami sudah mengecek tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru untuk otopsi. Di samping itu, juga dilakukan pembuatan laporan polisi dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujarnya.
Ditambahkan Kapolres, setelah dilakukan pengecekan dan olah TKP, diketahui bahwa sepeda motor milik korban yang diparkir di kamar korban sudah tidak ada alias hilang. "Korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara, dan api sudah berhasil dipadamkan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tukas Kasat dan Kapolsek menambahkan.(rp)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








