PILIHAN +INDEKS
Arief Rosyid : PB HMI Libatkan Akuntan Untuk Audit Kongres
Kongres HMI di Gelanggang Remaja Riau
RADARPEKANBARU.COM - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB - HMI) melibatkan Kantor Akuntan Publik Ishak, Saleh, Soewondo dan Rekan untuk melakukan audit keuangan terhadap pembiayaan kongres HMI yang berlangsung sejak 22 November 2015.
"Audit guna mempertanggungjawabkan bantuan pendanaan dari berbagai pihak. Kontrak kerjasama audit keuangan ini telah kami tandatangani," ujar Ketua Umum PB HMI Arief Rosyid Hasan dalam siaran pers yang dikirim ke Makassar, Selasa.
Menurut Arif Rosyid, langkah PB - HMI untuk melibatkan audit keuangan ini merupakan bukti nyata bahwa HMI menjunjung tinggi transparasi dan akuntabilitas publik.
"Kami yakin audit ini akan menciptakan budaya baru bagi organisasi kepemudaan, khususnya HMI yang bernafaskan Islam untuk membangun nilai integritas pada seluruh kadernya," kata kader HMI Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Makassar tersebut
Sebagai organisasi pemuda terbesar yang akan mencetak calon pemimpin bangsa, lanjut Arief Rosyid, HMI tidak ragu menjalani proses audit yang dilakukan oleh pihak independen dan kompeten untuk mengevaluasi bukti dan laporan keuangan kongres sesuai dengan kaidah manajemen keuangan.
"Audit ini akan menentukan dan melaporkan kesesuaian antara proses yang telah kami jalankan dengan laporan pembÄ·uktiannya.Ini tekad kami dan tanggung jawab kami meskipun sebagian besar dana yang j belum cair hingga saat ini," ujar Arief.
Sebagaimana diketahui dalam kongres ke-29 mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi Riau sebesar Rp3 miliar. (*)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








.jpg)