Ketika Selangkangan Paha Mahasiswi Riau Menjadi Pundi Rejeki Mucikari

Selasa, 06 Oktober 2015

ilustrasi / Foto FB Ayam Kampus

RADARPEKANBARU.COM-Baru-baru ini Polresta Pekanbaru kembali membongkar praktik prostitusi online. Kali ini seorang mucikari berinisial DN (24) diringkus. Dia diketahui sudah lama menjalankan bisnis haram di lingkup Kota Pekanbaru.
 
"Pelaku seorang mucikari inisial DN, dia pemain lama yang telah menjalankan bisnis prostitusi online selama dua tahun di Pekanbaru," ujar Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Bimo Aryanto kepada wartawan, Senin (5/10/2015).
 
DN diringkus pada hari Sabtu lalu (3/10/2015). Terungkapnya jaringan mereka berawal dari penyelidikan polisi yang mendapat laporan, adanya jaringan prostitusi online di kota Pekanbaru.
 
"Pelaku diringkus di salah satu hotel di Kota Pekanbaru," kata Bimo.
 
Saat diinterogasi, DN mengaku sebagai mucikari dari para wanita muda dipekerjakannya sebagai wanita penghibur di pusat hiburan malam serta pekerja seks komersial.
 
"Dalam setiap transaksi, DN memasang harga berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 8 juta untuk sekali kencan," kata Bimo.
 
DN juga mengakui selama ini mempekerjakan sekitar 100 wanita, yang dijadikan sebagai wanita penghibur dan pekerja seks komersil.
 
"Rata-rata wanita yang dipekerjakan oleh DN adalah mahasiswi perguruan tinggi di kota Pekanbaru," jelas Bimo.
 
Dalam melancarkan aksi woman trafficking ini, DN menggunakan dengan cara menawarkan jasa kencan kepada pelanggan menggunakan sosial media seperti Whatsapp (WA) dan Blackberry Messenger (BBM).
 
"Pelaku mengirimkan foto-foto wanita kepada calon pelanggan, untuk kemudian pelanggan bisa memilih wanita yang diajak kencan," katanya.
 
Saat pelanggan telah memilih wanita yang rata-rata berusia 20-25 tahun tersebut, DN bernegosiasi tarif yang akan diterapkan, karena harga bervariasi, hasilnya tergantung kesepakatan antara tamu dengan PSK.
 
"Hingga kini DN masih menjalani pemeriksaan intensif. Selanjutnya kita juga berencana akan memanggil wanita yang dipekerjakan oleh DN. Saat ini baru tiga yang kita periksa," kata dia.
 
Bimo mengatakan DN bekerja sebagai mucikari selama 2 tahun di Pekanbaru, namun dia beraksi tidak hanya di Pekanbaru. Para PSK yang di pesan via online itu bersedia dikirim hingga ke luar kota setelah dipesan oleh pelanggan atau tamu.
 
"Bahkan mereka bersedia memenuhi panggilan pelanggannya di Jakarta dan Batam," jelas dia.
 
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 Pasal 12 tentang Perdagangan Manusia, dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebenarnya Tidak Susah Jika Ingin Mendapat Sensasi Service Ayam Kampus di Riau, Ini Buktinya :

Tidak susah mencari mahasiswi yang berprofesi sebagai penjaja seks atau dikenal dengan istilah Ayam Kampus di Pekanbaru Riau, Sabtu tim redaksi mencoba menghubungi nomor Hp 0823869xxxxxxxx yang redaksi dapatkan dari salah seorang mahasiswi yang memberikan informasi yang berhasil lacak oleh redaksi Sabtu, (19/09/15) lalu.Nomor hp tersebut langsung mengangkat dan minta di jemput langsung ke kosnya yang tidak jauh dari Sekitaran Jalan Bina Krida.

Perjalanan redaksi berhasil mewawancarai Mahasiswi berkerudung yang berkulit kuning langsat tersebut , awalnya Mahasiswi inisial DA ini redaksi mengajak makan bersama dan sambil menikmati hidangan Mahasiswi DA tersebut hanya malu dan sesekali tersenyum melihat dan menatap ke tim redaksi, ia bercerita tentang keluarganya, Mahasiswi yang mengaku berasal dari  salah satu Kabupaten di Riau ini  mengaku menjalani profesi sebagai Mahasiswi panggilan sejak semester 4 hingga sekarang semester 7, profesi ini ia lakukan karna terpaksa akibat tuntutan ekonomi, lagi lagi ekonomi yang menjadi alasan, keluarga yang tidak peduli membuat ia terjun kedunia ini.

DA bercerita banyak tentang prilakukanya melayani laki-laki hidung belang tersebut, laki-laki yang melayaninya bermacam-macam profesi ada ada pns dan ada pengusaha hingga ke masyarakat biasa yang butuh dilayani, bahkan DA sempat tidak dibayar oleh laki-laki yang membokingnya.

Berapa tarifnya DA menceritakan, bahwa tarifnya sambil bertanya abang mau short time ( ST) atau Long Time ( LT ),  istilah ini digunakan untuk laki-laki yang memboking ST di boking sebentar sementara LT diboking hingga semalam suntuk ujar DA, Pelayanan yang di berikan atau servisnya berbagai macam tergantung bayaran, untuk ST permbayarannya Satu juta Rupiah, sementara LT bisa mencapai 3 Juta dan itu bisa negosiasi kata DA.


Servis yang ia berikan menggunakan sepong untuk laki-laki, serpong tersebut ya silakan tarjemahkan sendiri ujarnya. Ya gitu gitu la Bang Ujarnya.(Abu)