Anggota DPRD Dumai Dilaporkan Diculik dan Disekap
RADARPEKANBARU.COM - Seorang legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai Provinsi Riau dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sutrisno dilaporkan disekap oleh orang tak dikenal seusai menginap di Hotel Grand Elite Pekanbaru untuk kepentingan dinas.
"Terakhir saya ketemu dengan beliau (Sutrisno) hari Kamis (16/9). Waktu itu dia izin untuk membeli rokok di luar (luar hotel)," kata Edi Sepen, legislator Dumai dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), saat dihubungi lewat sambungan telepon, Minggu malam.
Edi mengatakan, sebelumnya Sutrisno bersama rombongan termasuk dirinya berkunjung ke Pekanbaru untuk kepentingan dinas, yakni berkonsultasi hukum di Biro Hukum Pemerintah Provinsi Riau.
"Perjalanan dinas dilakukan sehari dan menginap di Hotel Grand Elite Pekanbaru. Besoknya, hari Kamis (16/9), kami berencana mau balik ke Dumai, namun Sutrisno izin untuk membeli rokok. Tapi nggak balik--balik. Kami sangat lama menunggunya hingga akhirnya lebih dulu pulang ke Dumai," katanya.
Edi mengatakan, awalnya dia dan rekan sesama legislator Dumai lainnya tidak berprasangka buruk, namun kemudian didapat kabar jika Sutrisno belum juga pulang sampai hari Sabtu (19/9).
Sejauh ini, lanjut dia, kabarnya masih simpang siur, ada yang mengatakan dia disekap oleh orang tak dikenal, ada juga yang katanya mengalami kecelakaan.
"Namun yang jelas, kami sudah menyampaikannya ke partai bersangkutan (NasDem) tentang hilangnya salah satu kader politik mereka," kata dia.
Wartawan mencoba menghubungi nomor telepon Sutrisno, berulang kali tidak aktif. Sementara pihak keluarga mengaku sebelumnya sempat mendapat pesan singkat (SMS) dari nomor Sutrisno jika dirinya sedang disekap oleh orang tak dikenal.
Namun Edi Sepen selaku teman baik Sutrisno mengaku telah menerima informasi tersebut. Walau demikian, dia menyatakan itu masih sebatas isu yang perlu diperdalam untuk mencari tahu kebenarannya.
"Sampai malam ini, kami juga belum bisa menghubungi yang bersangkutan. Nomor teleponnya tidak aktif-aktif. Besok kami akan mencoba mencari tahu di mana dan ke mana sebenarnya Sutrisno selama tiga hari hilang," katanya.(*)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








