Polisi Tangguhkan Penahanan Camat Tenayan Raya, Tersangka Pemalsuan SKGR
RADARPEKANBARU.COM-Setelah ditetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan pemalsuan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) 4 hektar lahan, Camat Tenayan Raya Abdurrahman diwajibkan melapor ke Mapolresta Pekanbaru pada Senin dan Kamis.
Hal itu dilakukan setelah penahanan dirinya ditangguhkan.
Demikian diungkapkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarief Hidayat MM, melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiawan Harun SIK di ruang kerjanya, Rabu (22/7).
"Berkasnya masih kita lengkapi. Memang saat ini tersangka tidak ditahan, hanya menjalani Wajib lapor. Meski begitu kasusnya tetap lanjut, tapi untuk membuktikan siapa yang benar atau salah itu pengadilan," terang Kasat.
Menurut Kasat, Camat Tenayan ini akan ditahan jika berkasnya sudah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri Pekanbaru.
"Berkasnya akan kita limpahkan secepat mungkin, dan dalam waktu dekat berkasnya kita kirim dengan pihak Kejaksaan," sebut Hari.
Sebelumnya, dua orang penjaga kebun PT GII di Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, melihat dua orang yang tidak dikenal membakar lahan yang dipersengketakan tersebut pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 18.00 WIB.
Saat dikejar, dua orang tersebut melarikan diri. Karyawan PT GII kemudian berusaha memadamkan api tapi mengalami kesulitan lantaran api sudah membesar akibat kondisi tanah yang berkabut.
"Laporan yang kita terima dari Saksi bernama Sipahutar menyebutkan,
ada orang yang tidak dikenal memfoto aktifitas karyawan PT GII saat memadamkan api. Tapi apakah ada hubungannya dengan kasus ini, kita belum bisa menjelaskannya," jelas Hari.
Seperti diketahui, kasus ini dilaporkan oleh warga bernama Efendi dan terjadi sejak tahun 2014 silam. Polisi kemudian mendalaminya dan sudah melakukan penggeledahan di Kantor camat Tenayan Raya.
Penetapan Abdurahman dan seorang warga bernama Edi Suryanto sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara pada Selasa (14/7) lalu. Penyidik mengatakan jika dua alat bukti sudah ditemukan. (Lipo/Ms)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








