PILIHAN +INDEKS
Kejati Riau Butuh Penyegaran
RADARPEKANBARU.COm - Lemahnya pengungkapan kasus kasus korupsi dijajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati)Riau. Menjadi sorotan bagi Komisi III DPR RI. Pihak Komisi III menilai, lemahnya pengungkapan tersebut tidak terlepas dari masa jabatan pejabat eselon IV yang menjabat Kepala Seksi yang terlalu lama. Untuk itu, jajaran Kejati Riau butuh adanya penyegaran.
Hal Ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi III, Mul Fahri Harahap saat berkunjung ke Kejati Riau, Selasa (17/3/15) kemarin.
" Guna meningkatkan kinerja, harus ada penyegaran," ujarnya.
Saat ini jajaran pejabat eselon IV di Kejati Riau rata-rata telah menjabat selama tiga hingga empat tahun, antara lain, Asisten Intel, dan Asisten Pidana Khusus.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Setia Untung Arimuladi SH mengakui jika jajarannya banyak yang sudah bertugas terlalu lama. Kajati meminta personilnya untuk dirotasi dalam rangka penyegaran.
" Banyak pejabat eselon yang sudah lebih enam bulan, agar kita usulkan untuk dirotasi penyegaran," jelasnya.
Guna melakukan penyegaran tersebut. Untung akan mengusulkan adanya rotasi pejabat pemangku kepentingan. Masalahnya, masih ada Kepala Seksi (Kasi) yang tidak memiliki staf.
" Idealnya kita butuh tambahan tenaga administrasi, dan sudah mohonkan untuk dapat didropig penerimaan pegawai baru. Ada kasi yang tidak punya staf, itu akan mengganggu kinerja," ucapnya.
Kekurangan staf lanjut Kajati akan memengaruhi kinerja jajarannya. Penanganan kasus akan lamban jika tidak memiliki staf.
" Tipe B Kejari, itu idealnya 60 orang jaksa, saat ini ada yang 40-35 orang, makanya banyak pegawai magang. Perkara terhambat karena kekurangan penyidik," jelas Untung.(radarpku/rt)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








