PILIHAN +INDEKS
Mobil PNS dipecah Bandit, Uang Rp 3,5 dan Surat Berharga Lesap
Ilustrasi
Pekanbaru, (radarpekanbaru.com)-Saat ini pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) kembali beraksi ketika mobil di parkirkan , dan mengambil barang-barang berharga.
Kali ini korbannya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Yulia Safitri (31)) warga Jalan Cemara, Kecamatan Sail. Pasalnya, kaca depan sebelah kiri depan dipecahkan oleh orang yang tidak dikenal Selasa (10/12) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Arifin Achmad , depan Indomaret, Kecamatan Marpoyan Damai.
Saat itu, pelaku berhasil mengasak satu buah tas yang ada di dalam mobil. Sementara tas tersebut berisikan uang ditaksir sebesar Rp3,5 juta serta surat penting lainnya lesap.
Kini kasus pencurian dengan pemberatan tersebut ditangani Polsek Bukit Raya untuk pengusutan hukum lebih lanjut.
Informasi yang dirangkum radarpekanbaru.com di Mapolsek Bukit Raya,peristiwa pencurian tersebut berawal ketika korban baru pulang dari bekerja, dan singgah di perbelanjaan Indomaret yang terletak di Jalan Arifin Achmad. Sesampai di depan Indomaret, korban memarkirkan mobil dan langsung masuk ke dalam Indomaret untuk berbelanja. Namun setelah selesai belanja kembali ke mobil. Alangkah kagetnya korban melihat kaca sebelah kiri depan dalam keadaan pecah dan berserakan. Mengetahui hal itu, tentu korban teringat tas miliknya yang ada di dalam mobil. Kemudian korban mengecek tas tersebut. Tapi setelah dicek, ternyata tas tersebut sudah hilang. Tidak senang dan dirugikan, korban akhirnya membuat laporan ke Polsek Bukit Raya untuk pengusutan hukum lebih lanjut. Dengan harapan uang miliknya bisa didapatkan, sementara siapa pelakunya secepatnya tertangkap.
Kapolsek Bukit Raya Kompol M Sembiring ketika dikonfirmasi radarpekanbaru.com melalui Kanit Reskrim AKP Dedi Suryadi membenarkan adanya laporan tentang pencurian yang dialami korban tersebut.
"Kini laporan korban sudah kita terima untuk ditindaklanjuti. Anggota masih dilapangan, dan kasusnya masih kita dalami untuk mengungkap siapa pelakunya,"kata AKP Dedi Suryadi.(hen)
Editor : Ramli
Kali ini korbannya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Yulia Safitri (31)) warga Jalan Cemara, Kecamatan Sail. Pasalnya, kaca depan sebelah kiri depan dipecahkan oleh orang yang tidak dikenal Selasa (10/12) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Arifin Achmad , depan Indomaret, Kecamatan Marpoyan Damai.
Saat itu, pelaku berhasil mengasak satu buah tas yang ada di dalam mobil. Sementara tas tersebut berisikan uang ditaksir sebesar Rp3,5 juta serta surat penting lainnya lesap.
Kini kasus pencurian dengan pemberatan tersebut ditangani Polsek Bukit Raya untuk pengusutan hukum lebih lanjut.
Informasi yang dirangkum radarpekanbaru.com di Mapolsek Bukit Raya,peristiwa pencurian tersebut berawal ketika korban baru pulang dari bekerja, dan singgah di perbelanjaan Indomaret yang terletak di Jalan Arifin Achmad. Sesampai di depan Indomaret, korban memarkirkan mobil dan langsung masuk ke dalam Indomaret untuk berbelanja. Namun setelah selesai belanja kembali ke mobil. Alangkah kagetnya korban melihat kaca sebelah kiri depan dalam keadaan pecah dan berserakan. Mengetahui hal itu, tentu korban teringat tas miliknya yang ada di dalam mobil. Kemudian korban mengecek tas tersebut. Tapi setelah dicek, ternyata tas tersebut sudah hilang. Tidak senang dan dirugikan, korban akhirnya membuat laporan ke Polsek Bukit Raya untuk pengusutan hukum lebih lanjut. Dengan harapan uang miliknya bisa didapatkan, sementara siapa pelakunya secepatnya tertangkap.
Kapolsek Bukit Raya Kompol M Sembiring ketika dikonfirmasi radarpekanbaru.com melalui Kanit Reskrim AKP Dedi Suryadi membenarkan adanya laporan tentang pencurian yang dialami korban tersebut.
"Kini laporan korban sudah kita terima untuk ditindaklanjuti. Anggota masih dilapangan, dan kasusnya masih kita dalami untuk mengungkap siapa pelakunya,"kata AKP Dedi Suryadi.(hen)
Editor : Ramli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








