PILIHAN +INDEKS
Terkait Dugaan Suap APBD Riau
Kamis Ini, Yafiz Kepala Bappeda Riau Dipanggil KPK
M Yafiz
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Bappeda Riau Muhammad Yafiz siap memberikan keterangan ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait kasus suap APBD Riau 2015. Kemungkinan pemanggilan dirinya akan dilakukan Kamis mendatang.
Meski menyatakan kemungkinan akan dipanggil ke KPK pada Kamis mendatang, namun menurut Yafiz dirinya belum menerima surat tertulis dari lembaga super body tersebut.
"Belum, kemungkinan Kamis nanti," kata Yafiz, saat ditanya apakah sudah menerima pemanggilan dari KPK, di kantor gubernur, Senin (26/1/15).
Saat ditanya apakah sudah pernah mengetahui atau mendengar kasus dugaan suap yang melibatkan Gubernur Riau non aktif Annas Maamun yang kini kembali ditetapkan tersangka atas kasus tersebut, ia mengatakan, "Dengar apa lagi? Kirjauhari kan sudah dikorankan (diberitakan, red)? Kalau dia kan masih tersangka suap. Kalau (saya), bagaimana nanti. Ya orang tulah (KPK) nanti (yang menentukan)," ungkap Yafiz.
Meski begitu ia sudah bisa membayangkan beberapa pertanyaan yang akan diajukan seputar proses APBD dilakukan. Menyinggung pemanggilan dirinya tersebut, mantan Kadisbun Riau ini berpendapat hal itu adalah persoalan biasa. Pasalnya, ini menyangkut APBD, siapa pun kepala Bappeda pasti akan mengalami hal yang sama.
"Katanya diminta menjelaskan proses APBD. Kalau namanya APBD, siapa pun kepala Bapedanya, pasti dipanggil. Sama (kasus) RTRW juga begitu. Tidak ada yang dibongkar, (pertanyaan penyidik KPK) siapa yang Anda ketahui, yang dilihat, yang dirasakan," ungkap Yafiz lagi.
Sebelumnya, KPK menetapkan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai tersangka kasus dugaan suap. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan, kali ini Annas diduga terlibat suap dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun 2014 dan RAPBD Tambahan (RAPBDTA) Tahun 2015 di Provinsi Riau. ***
riauterkini
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








