PILIHAN +INDEKS
Terkait Penganiayaan Sugeng Anggota DPRD Riau
Polisi Periksa Azizah Staf Anggota DPRD Riau
RADARPEKANBARU.COM - Penyidik Polresta Pekanbaru, akhirnya memeriksa Azizah, staf DPRD Riau, terkait kasus penganiayaan Sugeng, anggota DPRD Provinsi Riau, yang dianiaya oleh 2 (Dua) oknum TNI Angkatan Udara (AU) Pekanbaru, berinisial Ag dan Ro.
Dalam pemeriksaannya, Azizah, mengaku tidak pernah menyuruh Ag dan Ro, untuk melakukan penganiayaan terhadap Sugeng.
Hubungan Azizah, dengan korban (Sugeng) hanyalah bisnis atau rekan kerja.
"Memang dulu antara Azizah dengan Sugeng, memiliki hubungan tentang bisnis. Namun 2012, bisnis Azizah dan Sugeng, sudah tidak ada lagi," ujar Kasat Reskrim saat ditemui diruangannya Kamis (22/1).
Lalu mengenai Azizah menyuruh Ag dan Ro, untuk menganiaya korban, Azizah membantahnya.
"Sebenarnya Azizah, cuma mau minta uangnya kepada Sugeng. Jadi Ag dan Ro, datang kepada Sugeng, untuk meminta korban menghargai Azizah," ujar Kasat.
Lebih lanjut dikatakan Hari, uang Azizah, yang kini belum dibayar Sugeng, sekitar Rp170 Juta, "Itu sudah lama tidak dibayarnya. Hutang itu juga sudah lama juga dimintanya sejak 2013.
Terkait apa bisnis antara Azizah dengan Sugeng, Kasat enggan berkomentar, "Kalau bisnisnya saya gak tahu, lagi pula itu interen mereka," tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Riau Sugeng Pranoto diduga dikeroyok oleh orang tak dikenal di depan kantor DPD PDI P, Jum'at (16/1) pukul 03.00 WIB dini hari. Sugeng mengalami luka memar dipinggang bagian kiri.
Informasi yang dihimpun, pengeroyokan yang dialami oleh anggota Dewan dapil Inhu-Kuansing ini dilatarbelakangi oleh masalah pribadi (Bisnis).
Dalam laporan tersebut, jika suaminya dikeroyok oleh orang tak dikenal didepan kantor PDI P jalan Sudirman.(Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








