PILIHAN +INDEKS
POM TNI AU Segera Periksa Azizah PNS Diduga Otak Pemukulan Anggota DPRD Riau
Sugeng Pranoto (rtc)
RADARPEKANBARU.COM-Polresta Pekanbaru akhirnya melimpahkan kasus pemukulan yang menimpa Sugeng Pranoto ke Polisi Militer (POM) Angkatan Udara. Pasalnya polisi juga sudah mendapat kepastian bawah dua pelaku pemukulan anggota DPRD Riau tersebut memang merupakan oknum TNI AU.
Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi, Hariwiyawan Harun, Ahad (18/01/15). Menurutnya, kepastian itu didapatkan setelah melakukan koordinasi dengan pihak TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Sabtu (17/01/15) kemaren.
"Setelah koordinasi dan memastikan kalau pelaku memang oknum TNI AU, kita kemudian melimpahkan perkara ini sepenuhnya pada POM AU. Sudah kita limpahkan kemaren," katanya menjawab riauterkini.com saat dihubungi melalui selulernya.
Hariwiyawan menambahkan, selain membuat laporan di Mapolresta Pekanbaru, istri korban juga akan membuat laporan serupa ke POM AU. Terkait hal itu, perwira berpangkat satu melati kuning dipundaknya ini pun mengaku bahwa staf DPRD Pekanbaru, Azizah yang disebut-sebut menyuruh pelaku melakukan pemukulan juga akan dipanggil dan diperiksa bersama dua pelaku yang bersangkutan.
"Korban juga akan buat laporan ke POM AU. Selain ke dua pelaku, seorang staf DPRD Pekanbaru yang menyuruh para pelaku juga akan dipanggil dan diperiksa oleh penyidik POM AU," singkatnya.***
riauterkini
Penegasan ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi, Hariwiyawan Harun, Ahad (18/01/15). Menurutnya, kepastian itu didapatkan setelah melakukan koordinasi dengan pihak TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Sabtu (17/01/15) kemaren.
"Setelah koordinasi dan memastikan kalau pelaku memang oknum TNI AU, kita kemudian melimpahkan perkara ini sepenuhnya pada POM AU. Sudah kita limpahkan kemaren," katanya menjawab riauterkini.com saat dihubungi melalui selulernya.
Hariwiyawan menambahkan, selain membuat laporan di Mapolresta Pekanbaru, istri korban juga akan membuat laporan serupa ke POM AU. Terkait hal itu, perwira berpangkat satu melati kuning dipundaknya ini pun mengaku bahwa staf DPRD Pekanbaru, Azizah yang disebut-sebut menyuruh pelaku melakukan pemukulan juga akan dipanggil dan diperiksa bersama dua pelaku yang bersangkutan.
"Korban juga akan buat laporan ke POM AU. Selain ke dua pelaku, seorang staf DPRD Pekanbaru yang menyuruh para pelaku juga akan dipanggil dan diperiksa oleh penyidik POM AU," singkatnya.***
riauterkini
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








